UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 145 melaksanakan kegiatan pembuatan Rocket Stove bersama masyarakat Desa Bobos sebagai bagian dari upaya edukasi pengelolaan sampah dan pemanfaatan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 9 Agustus 2026, di Desa Bobos RT/RW 002/007, tepatnya di belakang kawasan Wisata Bukit Lumpang.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN kepada masyarakat melalui pengenalan teknologi sederhana yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengelolaan sampah secara lebih tepat guna. Melalui pembuatan Rocket Stove, mahasiswa bersama masyarakat belajar memanfaatkan sampah sebagai bahan bakar sekaligus mengembangkan keterampilan dalam membuat tungku pembakaran sederhana.
Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat
Proses pembuatan Rocket Stove dilakukan secara kolaboratif oleh mahasiswa KKN 145 bersama masyarakat Desa Bobos. Kegiatan diawali dengan menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan, kemudian dilanjutkan dengan perancangan bagian-bagian tungku hingga proses perakitan.
Rocket Stove yang dibuat menggunakan konsep double chamber atau dua ruang pembakaran. Sistem tersebut dirancang untuk membantu proses pembakaran berlangsung lebih optimal. Selain itu, tungku dibuat menggunakan bahan tahan panas dan sistem isolasi panas untuk membantu mempertahankan suhu pembakaran sekaligus mendukung keamanan penggunaannya.
Keterlibatan masyarakat secara langsung dalam proses pembuatan menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Tidak hanya menerima informasi, masyarakat juga memperoleh pengalaman praktis mengenai proses pembuatan dan pemanfaatan teknologi sederhana yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan lingkungan setempat.
Dorong Pengelolaan Sampah yang Lebih Tepat Guna
Pembuatan Rocket Stove diarahkan untuk memberikan pemahaman bahwa sebagian bahan yang sebelumnya dianggap sebagai limbah dapat dimanfaatkan kembali melalui pengelolaan yang tepat. Pemanfaatan sampah sebagai bahan bakar menjadi salah satu pendekatan yang diperkenalkan dalam kegiatan ini.
Melalui proses tersebut, mahasiswa KKN 145 mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap persoalan sampah sekaligus memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara efektif. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN 145, Dr. Hj. Indah Nursuprianah, M.Si., turut mendukung pelaksanaan kegiatan yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat tersebut.
Kegiatan ini juga melibatkan unsur pemerintah dan masyarakat Desa Bobos, di antaranya H. Maman Kardiman selaku Kuwu Desa Bobos, Ezot selaku Ketua RT 007, dan Jojo selaku Ketua RW 007.
Sejalan dengan Pembangunan Berkelanjutan
Pembuatan Rocket Stove memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui upaya pemanfaatan kembali bahan yang tersedia dan pengelolaan sampah secara lebih tepat guna.
Kegiatan ini juga mendukung SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui peningkatan kepedulian terhadap kebersihan dan pengelolaan lingkungan masyarakat. Kolaborasi mahasiswa dan warga dalam kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan semangat membangun masyarakat yang mampu mengembangkan solusi sederhana berdasarkan potensi lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan pembuatan Rocket Stove, KKN Kelompok 145 berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh masyarakat dapat terus dikembangkan. Pemanfaatan teknologi sederhana dan pengelolaan sampah yang lebih baik diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan Desa Bobos yang lebih bersih, produktif, dan berkelanjutan.


