KKN 47 Desa Mertasinga Latih Guru SD Manfaatkan Canva dan AI untuk Bikin Modul Digital
UIN Siber Cirebon (Mertasinga) — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 47 Desa Mertasinga menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan melalui Workshop Literasi Digital bertema “Pelatihan Modul Digital untuk Guru Sekolah Dasar Berbasis Canva dan AI”, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar agar semakin siap memanfaatkan teknologi digital dalam proses pembelajaran.
Workshop tidak hanya memperkenalkan teknologi, tetapi juga mengajak para guru untuk langsung membuat bahan ajar digital yang kreatif, menarik, dan sesuai kebutuhan siswa.
Guru Belajar Membuat Modul Digital dengan Canva dan AI
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan pengenalan mengenai pemanfaatan Canva dan Artificial Intelligence (AI) untuk membantu menyusun modul pembelajaran digital.
Canva diperkenalkan sebagai salah satu sarana untuk membuat bahan ajar dengan tampilan yang lebih menarik dan mudah dipahami. Sementara itu, AI dikenalkan sebagai teknologi yang dapat membantu guru dalam mengembangkan ide dan menyusun materi pembelajaran secara lebih efektif.
Pendekatan tersebut membuat kegiatan tidak berhenti pada pemahaman teori. Para peserta juga diarahkan untuk mencoba langsung teknologi yang diperkenalkan.
Dengan demikian, guru dapat melihat bagaimana teknologi digital dapat digunakan untuk mendukung pekerjaan mereka, bukan sekadar menjadi tren baru.
Workshop Berlangsung Interaktif
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, praktik, dan pendampingan.
Para guru mendapat kesempatan untuk mencoba berbagai fitur digital dalam proses pembuatan modul pembelajaran. Mahasiswa KKN Kelompok 47 turut mendampingi peserta selama praktik agar setiap tahapan dapat diikuti dengan lebih mudah.
Suasana belajar pun berlangsung lebih santai dan komunikatif. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga dapat mencoba, bertanya, dan berdiskusi mengenai berbagai kebutuhan bahan ajar di sekolah.
Pendekatan praktik menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman langsung kepada guru dalam menggunakan teknologi digital.
Teknologi Harus Memudahkan Guru
Perkembangan teknologi memberikan peluang besar bagi dunia pendidikan. Namun, pemanfaatannya tetap membutuhkan kesiapan sumber daya manusia.
Melalui workshop ini, mahasiswa KKN 47 ingin menunjukkan bahwa teknologi dapat dimanfaatkan secara sederhana untuk membantu guru menyiapkan pembelajaran.
Canva dan AI bukan tujuan akhir. Keduanya adalah alat yang dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif dan relevan.
Guru tetap menjadi sosok utama dalam menentukan tujuan pembelajaran, memahami karakter siswa, serta memastikan materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Mendorong Guru Lebih Percaya Diri di Era Digital
KKN 47 Desa Mertasinga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepercayaan diri para guru dalam menggunakan teknologi digital.
Kemampuan membuat modul digital juga diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi guru untuk mengembangkan bahan ajar yang tidak monoton.
Pembelajaran dapat dikemas dengan visual yang lebih menarik, materi dapat disusun secara lebih terstruktur, dan berbagai sumber digital dapat dimanfaatkan untuk memperkaya pengalaman belajar siswa.
Lebih jauh, kegiatan ini menjadi langkah kecil untuk membangun budaya literasi digital di lingkungan sekolah dasar.
KKN Hadir Membawa Semangat Pendidikan yang Adaptif
Bagi mahasiswa KKN Kelompok 47, workshop ini bukan hanya kegiatan pelatihan. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan sekaligus belajar dari pengalaman para guru.
Kolaborasi antara mahasiswa dan guru menunjukkan bahwa transformasi pendidikan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Mahasiswa membawa pengetahuan dan pengalaman teknologi digital. Sementara guru memiliki pengalaman pedagogis serta pemahaman langsung mengenai kebutuhan siswa.
Ketika keduanya dipadukan, lahirlah ruang belajar yang saling menguatkan.
Dari Mertasinga untuk Pendidikan Masa Depan
Workshop Literasi Digital KKN 47 Desa Mertasinga menjadi contoh bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan dengan menjawab kebutuhan nyata di lapangan.
Di tengah perkembangan teknologi dan hadirnya AI, guru dituntut untuk terus belajar dan beradaptasi. Namun, adaptasi tidak berarti meninggalkan nilai-nilai pendidikan.
Sebaliknya, teknologi harus digunakan untuk memperkuat peran guru dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih baik bagi siswa.
Dari Desa Mertasinga, semangat itu tumbuh: guru terus belajar, mahasiswa terus berbagi, dan teknologi dimanfaatkan untuk menghadirkan pendidikan yang lebih kreatif, adaptif, dan bermakna.


