UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 75 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan program penguatan literasi bagi siswa sekolah dasar di Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon.
Program tersebut dilaksanakan di SD Negeri 1 Ender dan SD Negeri 2 Ender, dengan fokus utama meningkatkan kemampuan membaca dan mengenal huruf bagi siswa kelas rendah, khususnya kelas 1, 2, dan 3.
Sebanyak 15 mahasiswa KKN Kelompok 75 terlibat dalam rangkaian kegiatan. Selain mendampingi proses belajar mengajar, mahasiswa juga mengembangkan Pojok Baca, menggelar storytelling, serta memberikan edukasi tentang pencegahan bullying.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa menghadirkan pembelajaran yang lebih menyenangkan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Dampingi Siswa Belajar Membaca
Kegiatan literasi dilakukan melalui pendampingan secara langsung kepada siswa. Mahasiswa membantu siswa mengenal huruf, membaca, memahami bacaan, hingga membangun kebiasaan berinteraksi dengan buku.
Pendekatan yang digunakan dibuat lebih santai dan interaktif. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar membaca, tetapi juga memperoleh pengalaman bahwa membaca dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan.
Kepala SD Negeri 1 Ender, Akromah, S.Pd.SD, menyambut positif kehadiran mahasiswa KKN.
“Kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu proses penguatan literasi di kelas 1 sampai kelas 3. Banyak siswa yang masih membutuhkan pendampingan membaca, dan mereka terlihat lebih antusias ketika belajar bersama mahasiswa KKN,” ujarnya.
Di SD Negeri 1 Ender, Pojok Baca ditempatkan di ruang kelas. Langkah tersebut dilakukan karena sekolah belum memiliki fasilitas perpustakaan.
Keterbatasan fasilitas tidak menjadi penghalang. Ruang kelas justru dimanfaatkan sebagai tempat membaca, bercerita, berdiskusi, dan melakukan berbagai aktivitas literasi.
KKN 75 Hidupkan Kembali Perpustakaan SDN 2 Ender
Sementara itu, mahasiswa KKN Kelompok 75 juga memberikan perhatian khusus terhadap perpustakaan SD Negeri 2 Ender.
Kepala SD Negeri 2 Ender, Inayatul Maula, S.Pd.SD, mengapresiasi program yang dilakukan mahasiswa.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Kelompok 75 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Program yang dilaksanakan sangat membantu sekolah dalam menghidupkan kembali budaya literasi, khususnya melalui Pojok Baca di perpustakaan,” ungkapnya.
Perpustakaan SD Negeri 2 Ender sebelumnya belum beroperasi secara optimal selama kurang lebih tiga tahun. Melalui program KKN, mahasiswa melakukan penataan ruang, dekorasi, penyusunan buku, serta menghadirkan aktivitas literasi agar perpustakaan kembali menjadi ruang belajar yang hidup.
Upaya tersebut tidak sekadar memperbaiki kondisi ruangan. Mahasiswa ingin menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang menarik bagi siswa untuk membaca, belajar, bercerita, dan mengembangkan rasa ingin tahu.
Punya Sejarah yang Sarat Makna
Perpustakaan SD Negeri 2 Ender juga memiliki sejarah yang dekat dengan masyarakat Desa Ender.
Berdasarkan informasi yang diterima mahasiswa KKN, bangunan perpustakaan tersebut dibangun sebagai bentuk penghargaan dari pihak Jepang kepada almarhum Mas Endang Arifin, warga Desa Ender yang pernah bekerja di Jepang.
Almarhum dikenal karena tindakan heroiknya menyelamatkan anak seorang pejabat Jepang yang hampir hanyut di pantai. Sebagai bentuk penghargaan, dibangunlah perpustakaan di sekolah tempat almarhum pernah menempuh pendidikan, yaitu SD Negeri 2 Ender.
Karena memiliki nilai sejarah tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 75 berharap perpustakaan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan.
Bagi mahasiswa, menghidupkan kembali perpustakaan tersebut bukan hanya menghadirkan ruang membaca. Lebih jauh, program ini diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga manfaat sebuah fasilitas pendidikan agar terus dirasakan oleh generasi berikutnya.
Storytelling hingga Edukasi Antibullying
Penguatan literasi tidak hanya dilakukan melalui kegiatan membaca. Mahasiswa KKN Kelompok 75 juga mengembangkan kegiatan storytelling untuk membuat siswa lebih tertarik mengikuti aktivitas literasi.
Cerita menjadi media untuk mengajak anak berimajinasi, mendengarkan, memahami pesan, sekaligus berani menyampaikan kembali gagasan mereka.
Selain itu, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pencegahan bullying. Materi ini menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah, dan menyenangkan bagi anak.
Dengan demikian, program KKN tidak hanya menyentuh kemampuan akademik siswa, tetapi juga membangun kesadaran tentang pentingnya saling menghargai dan menciptakan hubungan positif di lingkungan sekolah.
Antusiasme Siswa Jadi Energi Mahasiswa
Ketua KKN Kelompok 75, Hizqil Akmalul Fauzy, mengatakan kegiatan di kedua sekolah memberikan pengalaman berharga bagi seluruh anggota kelompok.
“Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di SD Negeri 1 Ender dan SD Negeri 2 Ender memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Antusiasme siswa, dukungan dari kepala sekolah, serta bimbingan para guru membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ia berharap Pojok Baca yang telah dikembangkan dapat terus dimanfaatkan oleh sekolah.
“Kami berharap program Pojok Baca dapat menumbuhkan minat baca siswa dan menjadi sarana belajar yang bermanfaat secara berkelanjutan,” tambah Hizqil.
Dari KKN untuk Pendidikan yang Lebih Berkualitas
Program KKN Kelompok 75 menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa dapat dimulai dari langkah sederhana yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Membantu seorang anak mengenal huruf, menemani mereka membaca buku, membangun kembali perpustakaan, atau menghadirkan cerita yang menyenangkan mungkin terlihat sederhana. Namun, dari langkah-langkah tersebut dapat tumbuh kebiasaan membaca dan rasa cinta terhadap ilmu pengetahuan.
Kolaborasi antara mahasiswa KKN, sekolah, guru, dan masyarakat menjadi kunci agar program literasi tidak berhenti ketika masa KKN berakhir.
Pojok Baca yang telah dikembangkan diharapkan terus digunakan dan dirawat. Perpustakaan SD Negeri 2 Ender juga diharapkan kembali menjadi ruang belajar yang aktif bagi siswa.
Sejalan dengan SDGs
Program penguatan literasi KKN Kelompok 75 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education).
Melalui pendampingan membaca, pengembangan Pojok Baca, storytelling, dan edukasi antibullying, mahasiswa berupaya mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang inklusif, aman, menyenangkan, dan berkelanjutan.
Pada akhirnya, pengabdian KKN Kelompok 75 di Desa Ender membawa pesan sederhana: literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca buku, tetapi tentang membuka jendela pengetahuan dan memperluas masa depan anak-anak.
Dari Ender, mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ikut menyalakan kembali semangat membaca—satu buku, satu cerita, dan satu anak pada satu waktu.



