Berita Kegiatan KKN | Pengabdian Masyarakat SDGs
Home » Pos » Berita » KKN 98 UIN Siber Cirebon Dorong UMKM Desa Kertawinangun Tingkatkan Daya Saing melalui Sertifikasi Halal

KKN 98 UIN Siber Cirebon Dorong UMKM Desa Kertawinangun Tingkatkan Daya Saing melalui Sertifikasi Halal

Workshop sertifikasi halal KKN 98 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bagi UMKM Desa Kertawinangun

UIN Siber Cirebon – Mahasiswa KKN Kelompok 98 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Workshop Sertifikasi Halal bertema “KKN Peduli Halal: Pendampingan Sertifikasi Produk bagi UMKM Desa Kertawinangun” di Balai Desa Kertawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pemahaman sekaligus memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM dalam proses sertifikasi halal produk.

Workshop diikuti oleh para pelaku UMKM, ibu-ibu PKK, kader Posyandu, serta pengurus RT/RW setempat. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan kesadaran mengenai jaminan produk halal, khususnya bagi pelaku usaha di tingkat desa.

Edukasi Pentingnya Sertifikasi Halal bagi UMKM

Kegiatan menghadirkan M. Burhanuddin, S.H., dosen sekaligus praktisi dari Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) sebagai narasumber. Ia memberikan pemaparan mengenai pentingnya sertifikasi halal, persyaratan dan tahapan pengajuan, hingga manfaat sertifikasi halal dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk UMKM.

Dalam pemaparannya, M. Burhanuddin juga menjelaskan kemudahan yang tersedia bagi pelaku UMKM melalui mekanisme self-declare.

“Mulai 17 Oktober 2026, semua produk usaha—mulai dari makanan, minuman, obat, hingga kosmetik—wajib memiliki sertifikat halal sesuai aturan resmi pemerintah. Namun Ibu-Ibu tidak perlu khawatir, karena untuk pelaku UMKM kini tersedia jalur self-declare yang lebih mudah dan tanpa biaya. Dengan sertifikasi halal, kepercayaan konsumen akan meningkat, usaha lebih aman secara hukum, dan peluang pasar bisa semakin luas, bahkan hingga ekspor,” ujar M. Burhanuddin, S.H.

Kemenag Buka Donasi Tanggap Bencana, Mari Kuatkan Saudara Kita!

Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai alur pengurusan sertifikasi halal, mulai dari proses pendaftaran, pemenuhan dokumen, hingga tahapan pemeriksaan produk. Materi tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memahami proses sertifikasi secara lebih praktis dan mendorong mereka untuk segera mengurus sertifikat halal bagi produk usahanya.

KKN Peduli Halal, Dorong UMKM Lebih Berdaya Saing

Workshop berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari peserta. Antusiasme terlihat dari keaktifan peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah peserta menunjukkan ketertarikan untuk segera memanfaatkan informasi yang diperoleh guna mengurus sertifikasi halal bagi produk UMKM mereka.

Mahasiswa KKN Kelompok 98 tidak hanya berperan sebagai penyelenggara, tetapi juga menjadi bagian dari proses edukasi dan pendampingan bagi masyarakat. Melalui program KKN Peduli Halal, mahasiswa berupaya membantu pelaku UMKM agar lebih memahami pentingnya aspek kehalalan sekaligus memenuhi ketentuan yang berlaku.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh mahasiswa di lingkungan akademik diimplementasikan melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pelaksanaan workshop turut mendapat pendampingan dari Dr. Masri’ah, M.Ag., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Wujudkan Kampus Siber Sejati, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Perkuat Literasi IT dan Integrasi Layanan Digital

Selain memberikan edukasi, kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize yang menambah antusiasme dan semarak kegiatan.

Melalui kegiatan tersebut, KKN Kelompok 98 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sertifikasi halal semakin meningkat. Bagi UMKM, sertifikasi halal tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan regulasi, tetapi juga dapat menjadi nilai tambah untuk membangun kepercayaan konsumen, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya saing produk.

Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 8: Decent Work and Economic Growth, melalui dukungan terhadap pengembangan UMKM dan peningkatan peluang ekonomi masyarakat. Selain itu, kegiatan turut mendukung SDGs 9: Industry, Innovation and Infrastructure melalui penguatan kapasitas pelaku usaha agar mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produknya.

Dengan semangat KKN Peduli Halal, mahasiswa KKN 98 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mendorong UMKM Desa Kertawinangun untuk tumbuh lebih berdaya saing, memiliki kepastian dalam pemenuhan standar halal, serta mampu membuka peluang pasar yang lebih luas.

Kaitan SDGs

  • SDGs 8 – Decent Work and Economic Growth: mendukung pertumbuhan UMKM melalui peningkatan kapasitas, kepastian produk, kepercayaan konsumen, dan peluang pasar.
  • SDGs 9 – Industry, Innovation and Infrastructure: mendorong peningkatan kualitas dan daya saing produk UMKM melalui pemenuhan standar halal.
  • SDGs 17 – Partnerships for the Goals: memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, praktisi LPH, pemerintah desa, dan pelaku UMKM dalam pemberdayaan masyarakat.
FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Perluas Jejaring Internasional lewat KKN-PPL di Kedah, Malaysia

Berita Populer

01

Pengumuman Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026

02

UIN Siber Cirebon Jadi Tuan Rumah CBT Beasiswa S1 Kerajaan Maroko 2026, Perkuat Jejaring Internasional Pendidikan Islam

03

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

04

Pendaftaran Beasiswa BI 2026 UIN Siber Cirebon Semester I

05

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Archives

Pos Terbaru