UIN Siber Cirebon — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 126 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memulai rangkaian pengabdian kepada masyarakat dengan melaksanakan kegiatan silaturahmi dan koordinasi awal bersama Pemerintah Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, pada Kamis (9/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Banjarwangunan ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa untuk menghadirkan program pengabdian yang relevan, partisipatif, dan berdampak bagi masyarakat.
Kegiatan diikuti oleh 15 mahasiswa dari berbagai program studi, yaitu Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Aqidah dan Filsafat Islam (AFI), serta Perbankan Syariah. Seluruh mahasiswa didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Hj. Rina Rindanah, S.Ag., M.Pd., dan disambut langsung oleh Kuwu Desa Banjarwangunan, H. Sulaeman, beserta jajaran perangkat desa.
Menyatukan Program KKN dengan Kebutuhan Desa
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Desa Banjarwangunan memaparkan berbagai potensi dan tantangan yang dimiliki desa sebagai bahan penyusunan program kerja mahasiswa. Beberapa potensi yang diperkenalkan meliputi budidaya jamur, Kelompok Wanita Tani (KWT), koperasi desa, serta berbagai kegiatan kemasyarakatan di bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi.
Selain itu, pengelolaan sampah menjadi salah satu isu strategis yang diharapkan dapat dikembangkan melalui kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat selama pelaksanaan KKN. Melalui pemetaan potensi tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kebutuhan masyarakat sehingga program yang dijalankan nantinya dapat tepat sasaran dan berkelanjutan.
Ketua KKN Kelompok 126, Rifki Nurmajid, menyampaikan bahwa koordinasi awal ini menjadi fondasi penting untuk membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan di desa.
“Silaturahmi ini menjadi langkah awal bagi kami untuk memahami kondisi Desa Banjarwangunan secara langsung. Kami berharap seluruh program yang akan kami laksanakan dapat disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat sehingga mampu memberikan manfaat nyata serta memperkuat semangat kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah desa,” ujar Rifki Nurmajid.
Kolaborasi sebagai Kunci Keberhasilan Pengabdian
Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Hj. Rina Rindanah, S.Ag., M.Pd., menekankan bahwa keberhasilan program KKN tidak hanya ditentukan oleh kualitas perencanaan mahasiswa, tetapi juga oleh sinergi yang terbangun dengan pemerintah desa dan masyarakat.
“KKN merupakan ruang belajar sekaligus pengabdian. Saya berharap mahasiswa mampu menjalin komunikasi yang baik, menghargai budaya masyarakat, serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki untuk memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Desa Banjarwangunan,” tuturnya.
Sementara itu, Kuwu Desa Banjarwangunan, H. Sulaeman, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan berharap keberadaan mereka mampu memberikan energi baru dalam mendukung pembangunan desa.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Semoga ilmu, kreativitas, dan semangat yang dimiliki dapat diwujudkan dalam program-program yang bermanfaat serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Banjarwangunan,” ungkapnya.
Awal Pengabdian untuk Mewujudkan Desa yang Berdaya
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas mekanisme koordinasi, peluang kolaborasi, serta arah pelaksanaan program kerja selama masa KKN. Kesepahaman yang terbangun dalam forum tersebut menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk menjalankan berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui sinergi yang terjalin sejak awal, KKN Kelompok 126 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan solusi yang mendukung penguatan sektor lingkungan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi desa, serta peningkatan partisipasi warga dalam pembangunan yang berkelanjutan.
Kesesuaian dengan SDGs
Kegiatan ini selaras dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya:
- SDG 11 – Sustainable Cities and Communities (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui kolaborasi pembangunan desa berbasis partisipasi masyarakat.
- SDG 12 – Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui penguatan pengelolaan sampah sebagai salah satu fokus program.
- SDG 17 – Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam pelaksanaan pengabdian.


