UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 139 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Sosialisasi dan Edukasi Penerapan Kebiasaan Pemilahan Sampah Organik, Anorganik, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) bagi siswa SDN 1 dan SDN 2 Beringin pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini melalui pembiasaan memilah sampah di lingkungan sekolah.
Program tersebut dilaksanakan sebagai respons terhadap pentingnya membangun budaya peduli lingkungan sejak masa sekolah dasar. Melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung, mahasiswa KKN berharap siswa mampu memahami pentingnya pengelolaan sampah sekaligus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi Interaktif tentang Jenis Sampah dan Cara Pemilahannya
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan pemahaman mengenai berbagai jenis sampah, mulai dari sampah organik, anorganik, hingga sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Materi disampaikan secara sederhana dan interaktif agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.
Tidak hanya melalui penyampaian materi, mahasiswa juga mengajak siswa mempraktikkan secara langsung cara memilah sampah sesuai dengan kategorinya. Melalui simulasi tersebut, siswa belajar membedakan jenis sampah sekaligus memahami pentingnya membuang sampah pada tempat yang tepat.
Sebagai media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, mahasiswa KKN juga membuat papan edukasi mengenai waktu penguraian berbagai jenis sampah. Media ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi siswa mengenai dampak sampah terhadap lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.
Membangun Kebiasaan Peduli Lingkungan Sejak Usia Dini
Ketua KKN Kelompok 139, Ahmad Al Kais, menjelaskan bahwa pembentukan kebiasaan memilah sampah akan lebih efektif apabila dimulai sejak usia dini di lingkungan yang mudah dikontrol, seperti sekolah.
“Kami berharap edukasi ini tidak berhenti sebagai kegiatan sosialisasi semata, tetapi menjadi kebiasaan yang terus diterapkan oleh para siswa, baik di sekolah maupun di rumah. Langkah kecil seperti memilah sampah dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian lingkungan di masa depan,” ujarnya.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Aan Mohamad Burhanudin, M.A., mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan program yang mengintegrasikan edukasi lingkungan dengan pembentukan karakter peserta didik.
Menurutnya, kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan perlu ditanamkan sejak dini agar menjadi budaya yang terus terbawa hingga dewasa.
Sementara itu, Kepala SDN Beringin, Sri Kurniasih, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman belajar yang menarik sekaligus meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekolah.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, pihak sekolah, dan Pemerintah Desa Beringin yang dipimpin oleh Kuwu Agung Gunawan, diharapkan budaya memilah sampah dapat terus berkembang sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat yang lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)
Program edukasi pemilahan sampah yang dilaksanakan KKN Kelompok 139 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pendidikan karakter dan literasi lingkungan bagi peserta didik. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan membiasakan pengelolaan sampah secara benar sejak usia dini, serta mendukung SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya sederhana yang mendorong pengurangan pencemaran lingkungan. Selain itu, kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, dan pemerintah desa menjadi implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dalam membangun kesadaran lingkungan secara berkelanjutan.


