Berita Kegiatan KKN | Pengabdian Masyarakat SDGs
Home » Pos » Berita » KKN Kelompok 140 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Dorong Pertanian Ramah Lingkungan melalui Pelatihan Pupuk Pestisida Hayati di Desa Astapada

KKN Kelompok 140 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Dorong Pertanian Ramah Lingkungan melalui Pelatihan Pupuk Pestisida Hayati di Desa Astapada

KKN Kelompok 140 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Dorong Pertanian Ramah Lingkungan melalui Pelatihan Pupuk Pestisida Hayati

UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 140 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus menghadirkan program pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Praktik Pembuatan Pupuk Pestisida Hayati, mahasiswa KKN bersama Pemerintah Desa Astapada dan Penyuluh Pertanian mendorong penerapan pertanian ramah lingkungan bagi para petani di Desa Astapada, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 31 Juli 2026 di kediaman Bapak Ya, salah seorang petani Desa Astapada, menjadi wadah berbagi pengetahuan sekaligus praktik langsung mengenai pembuatan pupuk pestisida hayati berbahan alami sebagai alternatif pengendalian hama yang lebih aman, ekonomis, dan berkelanjutan.

Sinergi Mahasiswa, Penyuluh Pertanian, dan Pemerintah Desa

Program ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari mahasiswa KKN Kelompok 140, Ibu Ayu Teni Karthika, S.TP. selaku Penyuluh Pertanian Desa Astapada, Bapak Sunasa selaku Kaur Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Desa Astapada, hingga para petani setempat yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Dalam sesi sosialisasi, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia serta memanfaatkan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar sebagai solusi pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Praktik Langsung Pembuatan Pupuk Pestisida Hayati

Tidak hanya menerima materi, para peserta juga diajak mempraktikkan secara langsung proses pembuatan pupuk pestisida hayati. Berbagai bahan alami seperti jahe, kunyit, laos, serai, bawang putih, mengkudu, sirih merah, brotowali, daun pepaya, daun sirsak, daun majapahit, daun kedondong lanang, serta air cucian beras diolah menjadi larutan fermentasi yang berfungsi sebagai pupuk sekaligus pestisida alami.

UIN Siber Cirebon Gandeng Telkom University, Bidik Penguatan Platform Pembelajaran Digital dan Kompetensi Bahasa

Proses pembuatan dimulai dari pencacahan bahan, penumbukan hingga halus, pencampuran dengan air cucian beras dan sabun colek, kemudian difermentasi selama dua hari sebelum disaring dan disimpan dalam galon. Larutan yang telah jadi selanjutnya diaplikasikan secara langsung pada tanaman padi sebagai bentuk demonstrasi penggunaan di lapangan.

Melalui praktik tersebut, peserta memperoleh pengalaman langsung sehingga diharapkan mampu menerapkannya secara mandiri pada lahan pertanian masing-masing.

Mendorong Pertanian Berkelanjutan

Penyuluh Pertanian Desa Astapada, Ibu Ayu Teni Karthika, S.TP., menjelaskan bahwa penggunaan pestisida hayati menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga produktivitas pertanian tanpa merusak lingkungan.

“Pupuk pestisida hayati ini menjadi salah satu alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan pestisida kimia. Pestisida hayati tidak langsung membunuh hama, tetapi bekerja dengan menekan aktivitasnya, seperti membuat wereng kehilangan nafsu makan sehingga tidak lagi merusak tanaman. Jika digunakan secara rutin, kesuburan tanah juga akan lebih terjaga dalam jangka panjang karena tidak meninggalkan residu kimia yang dapat menurunkan kualitas tanah,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Bapak Sunasa, Kaur Ekbang Desa Astapada, berharap inovasi yang diperkenalkan mahasiswa KKN dapat terus diterapkan oleh masyarakat.

Dari KOHE Menjadi Berkah, Mahasiswa PMI UIN Siber Cirebon Belajar Pemberdayaan di Kaki Gunung Ciremai

“Mantap. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga penggunaan pupuk pestisida hayati semakin diterapkan oleh para petani di Desa Astapada,” katanya.

Sementara itu, Ketua KKN Kelompok 140, Zamal, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.

“Satu hati, satu semangat, bersama masyarakat kita hebat. Semoga program ini terus berlanjut dan memberi manfaat bagi petani serta lingkungan,” ungkapnya.

Salah seorang petani yang mengikuti kegiatan juga menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan tersebut.

“Mudah-mudahan hasilnya bagus dan bisa terus kami gunakan,” ujarnya.

Bukan Sekadar Penelitian, Sinau Berkah Prof. Nurlela Dorong Perubahan Nyata dari Pesantren untuk Masyarakat

Komitmen KKN Menghadirkan Solusi bagi Masyarakat

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Kelompok 140 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap para petani memperoleh alternatif teknologi pertanian yang lebih ramah lingkungan, mudah diterapkan, serta mampu menjaga kesuburan tanah dalam jangka panjang. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan masyarakat diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan sektor pertanian yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Program ini juga menjadi bukti implementasi pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menghasilkan keterampilan praktis yang dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Astapada.

Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Kegiatan ini sejalan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu:

  • SDG 2 – Zero Hunger (Tanpa Kelaparan): Mendukung praktik pertanian yang berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas pangan.
  • SDG 12 – Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab): Mendorong penggunaan bahan alami sebagai alternatif pestisida kimia.
  • SDG 13 – Climate Action (Penanganan Perubahan Iklim): Mengurangi dampak lingkungan melalui praktik pertanian ramah lingkungan.
  • SDG 15 – Life on Land (Menjaga Ekosistem Daratan): Menjaga kualitas tanah dan ekosistem pertanian melalui penggunaan pestisida hayati.

Berita Populer

01

Pengumuman Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026

02

UIN Siber Cirebon Jadi Tuan Rumah CBT Beasiswa S1 Kerajaan Maroko 2026, Perkuat Jejaring Internasional Pendidikan Islam

03

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

04

Pendaftaran Beasiswa BI 2026 UIN Siber Cirebon Semester I

05

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Archives

Pos Terbaru