UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 45 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memulai rangkaian pengabdian kepada masyarakat dengan menjalin koordinasi bersama SDN 1 Mayung melalui kunjungan resmi yang berlangsung pada Kamis (30/7/2026). Bertempat di ruang guru SDN 1 Mayung, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara mahasiswa KKN dan pihak sekolah guna mendukung pelaksanaan berbagai program pendidikan yang akan dijalankan selama masa KKN.
Kunjungan tersebut dihadiri oleh perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 45, Kuwu Desa Mayung, Kepala SDN 1 Mayung, para guru, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. H. Aguslani Mushlih, M.Ag. Melalui pertemuan ini, mahasiswa memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan rencana program kerja yang akan dilaksanakan di lingkungan sekolah.
Awali Kolaborasi Melalui Koordinasi dan Silaturahmi
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Mahasiswa KKN memaparkan berbagai program yang dirancang untuk mendukung proses pembelajaran, penguatan literasi, serta aktivitas edukatif yang dapat memberikan manfaat bagi siswa maupun guru.
Setelah pemaparan program, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama pihak sekolah mengenai bentuk kegiatan, jadwal pelaksanaan, hingga mekanisme pelaksanaan agar seluruh program dapat berjalan tanpa mengganggu proses belajar mengajar.
Kepala SDN 1 Mayung menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN yang menjadikan koordinasi sebagai langkah awal sebelum melaksanakan program di sekolah.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Kelompok 45 di SDN 1 Mayung. Semoga program-program yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik, memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, serta membawa manfaat nyata bagi siswa dan sekolah. Kami siap mendukung dan berkolaborasi agar setiap kegiatan dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Menyesuaikan Program dengan Kebutuhan Sekolah
Diskusi yang berlangsung tidak hanya membahas izin pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi forum untuk menyelaraskan program KKN dengan kebutuhan sekolah. Berbagai masukan dari kepala sekolah dan guru menjadi bahan pertimbangan mahasiswa agar setiap kegiatan benar-benar memberikan dampak positif bagi peserta didik.

Ketua Kelompok KKN 45 menegaskan bahwa koordinasi sejak awal menjadi bagian penting dalam menciptakan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kunjungan ini menjadi langkah awal bagi kami untuk membangun kerja sama yang baik dengan pihak SDN 1 Mayung. Kami berharap seluruh program kerja yang telah dirancang dapat menjawab kebutuhan sekolah dan memberikan dampak positif bagi siswa, guru, maupun lingkungan sekolah selama pelaksanaan KKN,” ungkapnya.
Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. H. Aguslani Mushlih, M.Ag., turut memberikan arahan agar mahasiswa menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh mitra selama pelaksanaan KKN sehingga setiap program dapat berjalan secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Komitmen Menghadirkan Program yang Berdampak
Melalui koordinasi awal ini, mahasiswa KKN Kelompok 45 berharap seluruh program yang akan dilaksanakan di SDN 1 Mayung mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di desa. Kolaborasi yang terbangun antara mahasiswa, sekolah, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan lingkungan belajar yang aktif, inovatif, dan partisipatif.
Kegiatan ini juga mencerminkan semangat pengabdian mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai upaya menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa.
Kontribusi terhadap SDGs
Kegiatan koordinasi antara mahasiswa KKN Kelompok 45 dengan SDN 1 Mayung mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kolaborasi dalam penyelenggaraan program pendidikan yang lebih inovatif dan partisipatif. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan SDGs poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) karena memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, sekolah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan program pengabdian yang berkelanjutan.


