UIN Siber Cirebon – Kegiatan MEMORY (Momen Edukasi, Mengabdi dan Silaturahmi) yang digelar KKN Kelompok 13 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi momentum perpisahan sekaligus penanda lahirnya inovasi literasi digital bagi masyarakat Desa Kanci Kulon. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026, pukul 18.30–21.30 WIB di halaman Balai Desa Kanci Kulon tersebut dirangkaikan dengan peresmian Kanci Kulon Digital Library (KanciLib).
Menutup KKN dengan Karya yang Berkelanjutan
Mengusung konsep pengabdian, edukasi, dan silaturahmi, kegiatan MEMORY dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), perangkat desa, Karang Taruna, serta masyarakat Desa Kanci Kulon. Halaman Balai Desa Kanci Kulon disulap menjadi panggung kegiatan yang berlangsung hangat dan meriah.
Acara diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan sambutan dari DPL, perangkat desa, Ketua Karang Taruna, dan Ketua Kelompok KKN 13. Momentum tersebut menjadi ruang refleksi atas rangkaian program pengabdian yang telah dilaksanakan selama masa KKN.
KanciLib Jadi Warisan Program KKN 13
Salah satu agenda utama MEMORY adalah pengenalan sekaligus peresmian Kanci Kulon Digital Library atau KanciLib kepada masyarakat. Peresmian dilakukan oleh DPL KKN 13, Dr. H. Moh Masnun, M.Pd., bersama Sekretaris Desa Kanci Kulon, Ade Arif Nurahman.
Kehadiran KanciLib menjadi bentuk upaya KKN 13 menghadirkan program yang tidak berhenti ketika masa pengabdian berakhir. Perpustakaan digital tersebut diharapkan dapat menjadi sarana akses informasi dan literasi yang dapat terus dimanfaatkan masyarakat Desa Kanci Kulon.
Hal tersebut sejalan dengan semangat SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam memperluas akses terhadap sumber belajar. Kehadiran KanciLib juga memperkuat karakter Kampus Inklusif dengan menghadirkan kontribusi perguruan tinggi yang dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Semarak Seni dan Apresiasi Program PELITA
Suasana semakin meriah melalui berbagai pertunjukan seni, mulai dari tari, menyanyi, hingga pembacaan puisi. Setiap penampilan juga diselingi dengan pengumuman anak-anak paling berkembang, cepat tanggap, dan tergiat dalam program PELITA (Pendampingan Literasi Anak).
Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas partisipasi dan perkembangan anak-anak selama mengikuti program literasi yang dijalankan KKN 13. Selain meningkatkan minat baca, PELITA juga menjadi ruang untuk menumbuhkan keberanian, kreativitas, dan kemampuan anak dalam belajar.
MEMORY Jadi Penutup, KanciLib Jadi Awal
Rangkaian kegiatan MEMORY ditutup dengan nonton bareng (nobar) after movie KKN 13 Desa Kanci Kulon. Tayangan tersebut menjadi kilas balik perjalanan pengabdian sekaligus menghadirkan kembali berbagai momen kebersamaan antara mahasiswa KKN dan masyarakat.
DPL KKN 13, Dr. H. Moh Masnun, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap capaian KKN 13. Ia mengungkapkan bahwa sejak awal kelompok tersebut ditantang untuk menghadirkan program yang dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“KKN 13 ini diawal saya tantang untuk membuat program yang bisa bertahan sampai 7 turunan, dan ternyata mereka bisa membuktikkanya. Begitu terkadang kita harus diberi tantangan dulu agar kita bisa berkembang lebih jauh.”
Peresmian KanciLib menjadi bukti bahwa pengabdian dapat meninggalkan jejak yang lebih panjang dari masa pelaksanaan KKN. Melalui sinergi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, pemerintah desa, dan masyarakat, KanciLib diharapkan terus berkembang sebagai ruang literasi digital yang bermanfaat bagi warga Desa Kanci Kulon.


