UIN Siber Cirebon – Persaingan memasuki dunia kerja semakin kompetitif. Karena itu, mahasiswa tingkat akhir dan alumni perlu memiliki lebih dari sekadar kemampuan akademik. Mereka juga dituntut menguasai komunikasi, wawancara, diskusi kelompok, serta strategi membangun karier.
Menjawab kebutuhan tersebut, UPT Pengembangan Karier UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali berkolaborasi dengan tim Brofesional melalui program Interview & Softskill Mastery 9.0.
Pertemuan ketiga program tersebut digelar secara daring pada Kamis, 3 September 2026, dan diikuti lebih dari 200 peserta yang terdiri atas mahasiswa tingkat akhir dan alumni UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Bekali Peserta dengan Strategi Akselerasi Karier
Kepala UPT Pengembangan Karier UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Wahyono, M.Pd.I., menegaskan pentingnya mahasiswa memahami berbagai jalur rekrutmen strategis yang ditawarkan perusahaan.
Menurutnya, program seperti Management Trainee (MT) dan Officer Development Program (ODP) dapat menjadi jalur akselerasi bagi lulusan yang ingin berkembang menuju posisi kepemimpinan.
“Kolaborasi berkelanjutan bersama Brofesional ini merupakan komitmen nyata kami dalam membekali lulusan agar tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap memimpin. Melalui pemahaman jalur akselerasi karier dan penguasaan soft skills, kami optimis alumni UIN Siber Cirebon mampu bersaing di level manajerial,” ujar Wahyono.
MT dan ODP, Apa Bedanya?
Dalam sesi utama, pakar pengembangan karier Hafidh Rifky Adiyatna, S.Si., M.B.A., membedah jalur seleksi MT dan ODP secara praktis.
Management Trainee (MT) dijelaskan sebagai program percepatan karier dengan cakupan generalis. Peserta biasanya memperoleh pengalaman di berbagai divisi sehingga memiliki pemahaman bisnis secara menyeluruh. Coach Hafidh mengibaratkannya seperti “dokter umum”.
Sementara itu, Officer Development Program (ODP) lebih fokus pada bidang atau posisi tertentu dan diarahkan untuk menyiapkan kandidat pemimpin. Program ini dianalogikan seperti “dokter spesialis” karena membutuhkan kompetensi yang lebih spesifik.
Kuasai Group Discussion dan Teknik Interview
Peserta juga mendapatkan pembekalan communication skill melalui simulasi dan pembahasan Group Discussion (GD). Tiga model GD, yaitu Focus Group Discussion (FGD), Leaderless Group Discussion (LGD), dan Role Group Discussion (RGD), dibahas bersama aspek yang biasanya menjadi perhatian recruiter.
Untuk memperkuat kemampuan berpikir, Coach Hafidh mengenalkan TOPI Framework dan analisis SWOT. Framework tersebut membantu peserta menyusun argumen secara logis, terstruktur, dan solutif.
Sesi ditutup dengan pembahasan fungsi interview, pertanyaan yang sering muncul dalam wawancara kerja, serta strategi memberikan jawaban yang percaya diri, relevan, dan tetap autentik.
Melalui Interview & Softskill Mastery 9.0, UPT Pengembangan Karier UIN Siber Cirebon terus memperkuat pendampingan karier mahasiswa dan alumni.
Program ini menjadi bagian dari komitmen kampus untuk melahirkan lulusan yang siap kerja, siap bersaing, dan siap memimpin di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis.
Siap Kerja, Siap Bersaing, Siap Memimpin.





