UIN Siber Cirebon – Memasuki dunia perguruan tinggi menjadi langkah baru bagi mahasiswa untuk membangun masa depan. Tidak hanya belajar di ruang kelas, mahasiswa juga perlu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menulis, berdiskusi, dan berani berprestasi.
Semangat tersebut menjadi fokus Himpunan Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui kegiatan Orientasi Mahasiswa Jurusan (Ormaju) dan Latihan Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Tahun 2026 yang digelar pada Jumat, 4 September 2026.
Mengusung tema “Langkah Awal Menuju Prestasi: Bersama Orientasi Mahasiswa Jurusan (Ormaju) Membangun Masa Depan Gemilang”, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus memahami karakter keilmuan Hukum Ekonomi Syariah.
Bangun Budaya Akademik Sejak Awal
Dekan Fakultas Syariah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Edy Setyawan, Lc., MA, mengapresiasi pelaksanaan Ormaju dan LKTI sebagai bagian penting dalam membangun karakter akademik mahasiswa.
Menurutnya, mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah perlu mempersiapkan diri sebagai generasi intelektual yang tidak hanya memahami teori hukum, tetapi juga mampu menganalisis persoalan, berpikir kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
“Prestasi tidak dibangun secara instan, tetapi melalui proses panjang yang dimulai sejak awal perkuliahan. Mahasiswa harus membangun budaya membaca, berdiskusi, menulis, dan terus mengembangkan kemampuan akademiknya,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjadikan masa kuliah sebagai proses membangun ilmu sekaligus karakter. Keberhasilan, lanjutnya, bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga kemampuan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
HES dan Tantangan Ekonomi Modern
Ketua Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Dr. Afif Muamar, M.H.I., memberikan penguatan mengenai identitas keilmuan HES.
Ia menjelaskan bahwa Hukum Ekonomi Syariah memiliki posisi strategis dalam menjawab perkembangan ekonomi dan bisnis modern melalui perspektif hukum Islam.
“Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah harus memiliki semangat untuk terus belajar, memperkuat literasi, dan membangun kemampuan akademik. Dunia ekonomi syariah terus berkembang sehingga membutuhkan generasi yang mampu beradaptasi dan memberikan solusi hukum terhadap persoalan kontemporer,” jelasnya.
Belajar Menulis, Berani Menghasilkan Karya
Sementara itu, materi Latihan Karya Tulis Ilmiah (LKTI) disampaikan oleh Dede Al Mustaqim. Peserta mendapatkan pembekalan mulai dari menemukan ide, menyusun argumentasi, memahami sistematika karya ilmiah, hingga membangun tradisi menulis yang berkualitas.
Kemampuan menulis dinilai penting karena menjadi sarana mahasiswa untuk menyampaikan gagasan, mengembangkan pemikiran kritis, dan berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
Melalui Ormaju dan LKTI 2026, HES UIN Siber Cirebon ingin menanamkan pesan sederhana kepada mahasiswa baru: prestasi dimulai dari keberanian untuk belajar dan berkarya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah yang kritis, berintegritas, kreatif, adaptif, dan siap memberikan kontribusi di tingkat nasional maupun global.
Mulai dari membaca, berani menulis, terus berkarya, dan raih prestasi.




