Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pendampingan Proses Produk Halal (PPPH) Kelompok 102 Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon sukses menggelar acara puncak pengabdian masyarakat bertajuk RANDAW (Rangkaian Apresiasi dan Wadah Kreasi) Festival di Desa Sitiwinangun, Cirebon. Acara ini dihelat sebagai wujud apresiasi sekaligus sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa dan warga setempat.
Festival ini dikemas secara apik dengan memadukan unsur edukasi, apresiasi, dan pelestarian budaya. Masyarakat Desa Sitiwinangun diajak untuk merayakan kebersamaan melalui berbagai rangkaian kegiatan interaktif yang telah dipersiapkan oleh Kelompok 102.
Beberapa agenda yang memeriahkan RANDAW Festival meliputi:
-
Pembukaan dan sambutan dari tokoh masyarakat desa.
-
Beragam perlombaan meriah yang melibatkan partisipasi antusias dari warga.
-
Pemaparan hasil program kerja (proker) mahasiswa KKN PPPH Kelompok 102 selama masa pengabdian, khususnya terkait pendampingan produk halal bagi UMKM setempat.
-
Pentas seni dari masyarakat dan mahasiswa.
-
Penayangan after-movie yang merekam jejak kegiatan pengabdian.
-
Pembagian hadiah bagi para pemenang lomba.
Tari Ronggeng Bugis Sebagai Primadona Acara
Puncak daya tarik dari RANDAW Festival terletak pada kehadiran bintang tamu spesial yang mengusung kearifan lokal, yakni pertunjukan Tari Ronggeng Bugis. Tarian tradisional khas Cirebon ini disajikan secara langsung di hadapan warga desa dan sukses memukau para penonton yang hadir.
Penampilan kesenian ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata di tengah semaraknya festival. Lebih dari itu, Tari Ronggeng Bugis dihadirkan sebagai media edukasi kultural yang strategis. Tujuannya adalah untuk melestarikan, memperkenalkan, serta menumbuhkan kembali kecintaan masyarakat Desa Sitiwinangun terhadap seni budaya tradisional peninggalan leluhur.
Melalui gelaran RANDAW Festival ini, tim KKN PPPH Kelompok 102 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap agar jejak kebersamaan yang tercipta dapat terus terjaga. Apresiasi seni dan program-program berkelanjutan yang telah dilaksanakan diharapkan mampu memberikan manfaat positif yang nyata bagi kemajuan masyarakat Desa Sitiwinangun ke depannya.


