Berita Internasional Prestasi Prestasi Akademik SDGs
Home » Pos » Berita » Penelitian Dosen UIN Siber Cirebon Tembus Jurnal Scopus Q1, Hadirkan Perspektif Baru Tafsir Hadis Berbasis Gender dan Jadi Rujukan Kebijakan Publik

Penelitian Dosen UIN Siber Cirebon Tembus Jurnal Scopus Q1, Hadirkan Perspektif Baru Tafsir Hadis Berbasis Gender dan Jadi Rujukan Kebijakan Publik

Penelitian Dosen UIN Siber Cirebon Tembus Jurnal Scopus Q1, Hadirkan Perspektif Baru Tafsir Hadis Berbasis Gender dan Jadi Rujukan Kebijakan Publi

UIN Siber Cirebon – Prestasi akademik kembali ditorehkan sivitas akademika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Artikel ilmiah berjudul “Hadith Interpretation from a Gender Perspective: Maqāṣid and Women’s Experience in Indonesian Fatwas” berhasil terbit pada De Jure: Jurnal Hukum dan Syariah, jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus Q1.

Artikel tersebut merupakan luaran Riset Kolaborasi Perguruan Tinggi Tahun 2025 yang ditulis oleh Prof. Dr. H. Faqihuddin Abdul Kodir, M.A., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, bersama Dr. Zunly Nadia.

Penelitian ini menawarkan perspektif baru dalam memahami hadis melalui pendekatan maqāṣid al-syarī’ah (tujuan-tujuan syariat) yang dipadukan dengan pengalaman nyata perempuan sebagai bagian dari proses penafsiran hukum Islam. Pendekatan tersebut dinilai mampu menghadirkan pemahaman yang lebih kontekstual, berkeadilan, dan relevan dengan tantangan kehidupan masyarakat modern.

Dalam kajiannya, kedua penulis mengangkat isu praktik sunat perempuan (female circumcision) di Indonesia yang selama bertahun-tahun menjadi perdebatan antara aspek kesehatan, hukum negara, dan hukum Islam.

Penelitian tersebut membandingkan dua fatwa penting di Indonesia, yakni Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tahun 2008 dan Fatwa Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) Tahun 2022.

HIMABKI UIN Siber Cirebon Bekali Volunteer Gerakan Mengabdi 2026, Siapkan Mahasiswa Hadirkan Pengabdian yang Berdampak bagi Masyarakat

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fatwa MUI Tahun 2008 lebih menekankan pada pelestarian pendapat fikih klasik sebagai dasar hukum, sehingga praktik sunat perempuan dipandang sebagai bagian dari syariat yang tidak dapat dilarang negara.

Sebaliknya, Fatwa KUPI Tahun 2022 menggunakan pendekatan maqāṣid al-syarī’ah, yaitu menempatkan perlindungan jiwa, penghormatan terhadap martabat manusia, keadilan, serta pencegahan kemudaratan sebagai landasan utama dalam memahami hadis.

Pendekatan tersebut kemudian menjadi salah satu pijakan akademik dan moral yang memperkuat lahirnya Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 yang melarang praktik sunat perempuan di Indonesia.

Lebih jauh, penelitian ini menegaskan bahwa pengalaman hidup perempuan memiliki nilai penting sebagai sumber pengetahuan (epistemologi) dalam proses ijtihad dan penafsiran hukum Islam. Dengan demikian, hadis tidak hanya dipahami berdasarkan teks semata, tetapi juga dikaji melalui nilai-nilai universal Islam yang mengedepankan kemaslahatan, keadilan, perlindungan terhadap kelompok rentan, serta penghormatan terhadap martabat manusia.

Temuan tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan metodologi studi hadis, hukum Islam, serta kebijakan publik di negara-negara mayoritas Muslim. Penelitian ini juga memperlihatkan bahwa dialog antara ajaran Islam, perkembangan ilmu pengetahuan, dan realitas sosial mampu menghasilkan kebijakan yang lebih humanis tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar syariat.

Pengumuman UM-PTKIN 2026 Resmi Dibuka 30 Juni, Segera Cek Hasil Kelulusan dan Daftar Ulang

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian akademik tersebut. Menurutnya, publikasi pada jurnal internasional bereputasi Scopus Q1 menjadi bukti bahwa dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang berdampak bagi masyarakat luas.

“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. H. Faqihuddin Abdul Kodir, M.A., beserta tim peneliti atas terbitnya artikel ilmiah pada jurnal internasional bereputasi Scopus Q1. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sekaligus memperkuat komitmen universitas dalam menghasilkan riset berkualitas yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan hukum Islam, kebijakan publik, dan kemanusiaan,” ujar Prof. Aan Jaelani.

Ia menambahkan bahwa capaian tersebut sejalan dengan visi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul dalam riset, inovasi, dan transformasi digital. Menurutnya, publikasi ilmiah bereputasi internasional tidak hanya meningkatkan rekognisi akademik universitas, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan keilmuan Islam di tingkat global.

Melalui capaian ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya penelitian-penelitian inovatif yang menjawab persoalan nyata masyarakat, memperkaya khazanah keilmuan Islam, serta memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa dan peradaban dunia.

Link Pengumuman Hasil UM-PTKIN 2026 Dibuka 30 Juni, Peserta Finalisasi Tembus 111.353 Orang

Berita Populer

01

Pengumuman Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026

02

UIN Siber Cirebon Jadi Tuan Rumah CBT Beasiswa S1 Kerajaan Maroko 2026, Perkuat Jejaring Internasional Pendidikan Islam

03

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

04

Pendaftaran Beasiswa BI 2026 UIN Siber Cirebon Semester I

05

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

June 2026
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Archives

Pos Terbaru