UIN Siber Cirebon – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penguatan tata kelola, kolaborasi lintas unit, serta sistem pelaporan yang terintegrasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Program SDGs UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang digelar pada Selasa (2/6/2026) di Ruang Rapat LPM/LP2M Lantai 3.
Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–16.00 WIB tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari para Wakil Rektor, Dekan Fakultas, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua dan Sekretaris Lembaga, Wakil Dekan, Kepala UPT, Pusat dan Unit, Ketua dan Sekretaris Jurusan/Program Studi, Satuan Pengawas Internal (SPI), tim bagian akademik, keuangan, perencanaan, hingga tim pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings.
Forum strategis ini menjadi momentum penting dalam memperkuat implementasi, koordinasi, sinkronisasi, serta penguatan data SDGs agar seluruh program yang dijalankan kampus dapat terukur, terdokumentasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Selaraskan Program dan Perkuat Kolaborasi Antar Unit
Kepala Pusat Publikasi Ilmiah dan Pemeringkatan, Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I., dalam laporannya menegaskan bahwa penguatan program SDGs menjadi salah satu agenda strategis perguruan tinggi di era global saat ini.
Menurutnya, berbagai aktivitas tridarma perguruan tinggi yang telah dilaksanakan oleh fakultas, lembaga, pusat, dan unit kerja sejatinya telah berkontribusi terhadap pencapaian indikator SDGs. Namun, diperlukan sistem koordinasi yang lebih kuat agar seluruh capaian tersebut dapat terdokumentasi dan terlaporkan secara optimal.
“Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan program, kegiatan, dan pelaporan SDGs antar unit, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mengoptimalkan kontribusi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan implementasi SDGs tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan memerlukan keterlibatan aktif seluruh sivitas akademika.
Rektor: SDGs Harus Menjadi Budaya Akademik Kampus
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag.
Dalam arahannya, Prof. Aan Jaelani menegaskan bahwa SDGs bukan sekadar instrumen pemeringkatan perguruan tinggi dunia, melainkan bagian dari tanggung jawab moral, sosial, dan akademik perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
“SDGs harus menjadi bagian dari budaya akademik kampus. Seluruh kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola, hingga inovasi digital harus diarahkan untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,” tegasnya.
Menurut Prof. Aan, seluruh unit kerja memiliki kontribusi terhadap indikator SDGs, baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat agar setiap program, kebijakan, dan inovasi kampus dapat terintegrasi dalam kerangka pembangunan berkelanjutan.
LPM Dorong Implementasi Kurikulum OBE Berbasis SDGs
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Prof. Dr. Hj. Ria Yulia Gloria, M.Pd., menegaskan bahwa implementasi SDGs harus terintegrasi dalam sistem akademik kampus, termasuk melalui penguatan Outcome Based Education (OBE).
Menurutnya, kurikulum berbasis OBE menjadi instrumen penting untuk memastikan lulusan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan global.
“Kurikulum OBE memberikan ruang yang sangat luas untuk mengintegrasikan nilai-nilai SDGs ke dalam proses pembelajaran. Melalui pendekatan ini, capaian pembelajaran lulusan dapat diarahkan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, peduli lingkungan, serta memiliki tanggung jawab sosial yang kuat,” jelas Prof. Ria.
Ia menambahkan bahwa penguatan mutu akademik berbasis OBE dan SDGs akan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing lulusan dan reputasi institusi di tingkat internasional.
SDGs Harus Menjadi Gerakan Bersama
Sementara itu, Abdul Wakhit, M.A., menekankan bahwa keberhasilan implementasi SDGs membutuhkan kesadaran kolektif seluruh sivitas akademika.
Menurutnya, SDGs tidak boleh dipahami hanya sebagai kebutuhan pelaporan atau pemeringkatan semata, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang diwujudkan melalui program nyata di setiap unit kerja.
“Setiap program yang kita jalankan sejatinya memiliki keterkaitan dengan SDGs. Yang perlu kita lakukan adalah memetakan, mendokumentasikan, dan memastikan bahwa kontribusi tersebut tercatat dengan baik sehingga dapat menjadi kekuatan institusi,” ujarnya.
Dr. Budi Manfaat: SDGs Menjadi Instrumen Transformasi Kampus
Pandangan serupa disampaikan oleh Dr. Budi Manfaat, yang menegaskan bahwa SDGs merupakan instrumen strategis dalam mendorong transformasi perguruan tinggi menuju institusi yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berdampak.
“SDGs bukan hanya agenda global, tetapi juga kerangka kerja yang membantu perguruan tinggi mengukur sejauh mana kontribusinya terhadap masyarakat. Karena itu, setiap unit perlu memahami indikator SDGs dan menjadikannya bagian dari budaya kerja,” katanya.
Ia menilai bahwa integrasi SDGs dalam tridarma perguruan tinggi akan memperkuat posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai kampus yang memiliki dampak sosial yang nyata.
Wakil Rektor I Beri Motivasi dan Semangat kepada Peserta
Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. H. Ayus A. Yusuf, M.Si., memberikan motivasi kepada seluruh peserta rapat agar terus bersemangat membangun budaya kolaborasi dalam mendukung pencapaian SDGs.
Menurutnya, keberhasilan sebuah institusi tidak ditentukan oleh kerja individu, melainkan oleh kemampuan seluruh unsur organisasi untuk bergerak bersama menuju tujuan yang sama.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk menjadikan forum ini sebagai momentum memperkuat sinergi. Jangan melihat SDGs sebagai beban tambahan, tetapi sebagai peluang untuk menunjukkan kontribusi terbaik yang telah dilakukan oleh masing-masing unit kerja. Jika kita bergerak bersama, saya yakin capaian SDGs UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon akan semakin kuat dan berdampak,” ungkapnya.
Dr. Ayus juga menegaskan pentingnya membangun budaya dokumentasi dan pelaporan yang baik agar setiap inovasi, program, dan capaian kampus dapat terukur serta memperoleh pengakuan yang layak di tingkat nasional maupun internasional.
Dorong Penguatan Data dan Pemeringkatan Internasional
Selain membahas implementasi program, forum ini juga menjadi sarana penguatan sistem pengumpulan data dan pelaporan SDGs yang menjadi indikator penting dalam berbagai pemeringkatan perguruan tinggi dunia, termasuk Times Higher Education (THE) Impact Rankings.
Melalui koordinasi yang lebih sistematis, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menargetkan seluruh aktivitas yang berkaitan dengan 17 tujuan SDGs dapat terpetakan secara komprehensif sehingga memberikan nilai tambah terhadap reputasi institusi di tingkat global.
Diskusi Interaktif Warnai Jalannya Rapat
Kegiatan berlangsung dinamis melalui sesi diskusi bersama para PIC SDGs dari masing-masing unit kerja. Berbagai praktik baik, tantangan, serta strategi penguatan implementasi SDGs menjadi topik utama pembahasan.
Peserta menyampaikan berbagai program yang telah dijalankan, mulai dari pendidikan inklusif, riset berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat, pengelolaan lingkungan, transformasi digital, penguatan tata kelola, hingga pengembangan ekonomi berkelanjutan yang selaras dengan target SDGs.
Diskusi tersebut diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah konkret dalam memperkuat sinergi lintas unit sekaligus meningkatkan kualitas pelaporan capaian SDGs UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ke depan.
Wujud Komitmen Menuju Kampus Berkelanjutan
Melalui kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Program SDGs ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan transformasi digital, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan tingkat nasional maupun global.
Dengan kolaborasi yang semakin kuat, integrasi kurikulum berbasis OBE, penguatan data, serta keterlibatan seluruh sivitas akademika, kampus berharap dapat menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai kampus berbasis siber yang adaptif, inklusif, unggul, dan berkelanjutan.










