UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kelompok 45 Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon resmi memulai pengabdian kepada masyarakat di Desa Mayung, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, pada Senin (13/7/2026). Kegiatan diawali dengan prosesi penerimaan mahasiswa oleh Pemerintah Desa Mayung yang dihadiri Kuwu Desa Mayung, perangkat desa, tokoh masyarakat, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta seluruh mahasiswa KKN Kelompok 45.
Selama kurang lebih 40 hari, mahasiswa akan melaksanakan berbagai program pengabdian yang berfokus pada penguatan literasi, pendidikan, keagamaan, kesehatan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Seluruh program disusun berdasarkan hasil observasi lapangan dengan mengedepankan kebutuhan riil masyarakat Desa Mayung.
Awal Kolaborasi untuk Pengabdian yang Berdampak
Prosesi penerimaan menjadi momentum awal terjalinnya sinergi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan Pemerintah Desa Mayung dalam mendukung pembangunan desa melalui program-program yang partisipatif dan berkelanjutan.
Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. H. Aguslani Mushlih, M.Ag., menegaskan bahwa Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar agenda akademik, melainkan sarana pembelajaran sekaligus pengabdian yang harus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“KKN merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus belajar langsung bersama masyarakat. Saya berharap seluruh mahasiswa mampu membangun komunikasi yang baik, menjaga nama baik almamater, serta menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi Desa Mayung,” ujar Dr. H. Aguslani Mushlih.
Senada dengan itu, Kuwu Desa Mayung, Bapak Sued, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN dan berharap terjalin kerja sama yang baik selama pelaksanaan program.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di Desa Mayung. Semoga selama melaksanakan pengabdian, mahasiswa dapat berkolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah desa dalam menjalankan program-program yang bermanfaat serta memberikan dampak positif bagi kemajuan desa,” ungkapnya.
Mengusung Pendekatan Participatory Action Research (PAR)
Pelaksanaan KKN Tematik Kelompok 45 menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Melalui pendekatan ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi mitra aktif dalam mengidentifikasi kebutuhan, menyusun solusi, hingga melaksanakan berbagai program bersama mahasiswa.
Ketua KKN Kelompok 45, Bayu, menjelaskan bahwa seluruh anggota berkomitmen membangun program yang tidak berhenti setelah masa KKN selesai.
“Sebagai mahasiswa KKN, kami tidak ingin hanya menjalankan program, tetapi juga membangun kolaborasi dengan masyarakat. Dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), kami berharap setiap program lahir dari kebutuhan masyarakat, dilaksanakan bersama masyarakat, dan mampu terus berjalan meskipun masa KKN telah selesai. Semangat kami sederhana, yaitu ‘Semangat, Mengabdi, Berdikarya’,” tutur Bayu.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan solusi yang lebih relevan, meningkatkan partisipasi masyarakat, sekaligus memperkuat keberlanjutan setiap program yang dijalankan.
Komitmen Mewujudkan Desa yang Lebih Berdaya
Melalui KKN Tematik ini, mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen menjadi mitra masyarakat dalam mendorong pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan. Berbagai program akan dilaksanakan secara kolaboratif dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat.
Selain memperkuat budaya literasi, mahasiswa juga akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan masyarakat, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan potensi lokal agar memberikan manfaat yang dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Kehadiran KKN Kelompok 45 diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai inovasi dan kolaborasi yang mampu mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat, sekaligus menghadirkan dampak positif bagi kemajuan Desa Mayung.
Keterkaitan dengan SDGs
Program KKN Tematik Kelompok 45 sejalan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:
- SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui program kesehatan masyarakat.
- SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan literasi dan edukasi masyarakat.
- SDG 11 – Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, melalui kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat.
- SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.


