UIN Siber Cirebon (Padang) – Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menghadirkan riset yang berdampak nyata bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui langkah strategis Tim MoRA (Ministry of Religious Affairs Research Team). Sejak Selasa (7/7/2026), tim memulai rangkaian agenda akademik dan pengabdian masyarakat di Provinsi Sumatera Barat dengan membawa misi menghubungkan hasil riset kampus dengan kebutuhan nyata masyarakat, mulai dari sektor pertanian berkelanjutan hingga inovasi pengelolaan limbah rumah sakit.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hilirisasi hasil penelitian agar tidak berhenti sebagai publikasi ilmiah, tetapi dapat diimplementasikan secara langsung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.
Membawa Hasil Riset Pertanian Purba untuk Petani Sumatera Barat
Salah satu agenda utama Tim MoRA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon adalah melaksanakan sosialisasi hasil penelitian bertema Transformasi Ekonomi Pertanian Purba Berbasis Syariah pada Smart Farming yang akan dipadukan dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama kelompok tani di Sumatera Barat pada Kamis (9/7/2026).
Melalui forum diskusi tersebut, para peneliti akan berbagi pengalaman, temuan ilmiah, serta inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal.
FGD akan dilaksanakan di dua komunitas petani yang memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian berkelanjutan, yakni Komunitas Petani Pincuran Tarok di Kampung Koto Salido, Kecamatan IV Jurai, serta Komunitas Petani Guguak Malalo di Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Melalui kegiatan tersebut, Tim MoRA berharap terjadi pertukaran pengetahuan antara akademisi dan petani sehingga lahir berbagai inovasi yang dapat diterapkan secara praktis di lapangan.
Benchmarking ke Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang Perkuat Kolaborasi Akademik
Di sela agenda pengabdian masyarakat, Tim MoRA juga melakukan benchmarking ke Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang.
Pertemuan yang berlangsung pada pukul 09.00–12.00 WIB tersebut membahas berbagai peluang kerja sama dalam bidang tata kelola akademik, penguatan riset kolaboratif, publikasi ilmiah, hingga pengembangan jejaring antarperguruan tinggi keagamaan Islam.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus memperluas kolaborasi akademik sebagai fondasi peningkatan mutu pendidikan tinggi dan inovasi penelitian.
Usai kegiatan tersebut, tim melanjutkan agenda silaturahmi kelembagaan ke Pengadilan Tinggi Agama Padang sebagai bagian dari penguatan jejaring institusi.
Tawarkan Solusi Pengelolaan Limbah Rumah Sakit Berbasis Riset
Agenda menarik lainnya berlangsung saat Tim MoRA memenuhi undangan RSUP Dr. M. Jamil Padang.
Dalam pertemuan tersebut, pihak rumah sakit diwakili oleh Nova Afiyani, S.H., M.H., selaku Manajer Hukum RSUP Dr. M. Jamil, bersama Esa Surya Praja, Amd.KL, Kepala Instalasi Kesehatan Lingkungan.
Diskusi berfokus pada salah satu tantangan besar yang dihadapi rumah sakit, yakni pengelolaan limbah, khususnya sampah organik nonmedis.
Pihak RSUP menjelaskan bahwa berbagai program pengolahan sampah sebenarnya telah dijalankan, baik terhadap limbah organik maupun nonorganik. Namun, berbagai upaya tersebut dinilai belum mampu memberikan hasil yang optimal sehingga masih diperlukan inovasi baru yang lebih efektif, efisien, dan bernilai ekonomi.
Menanggapi kondisi tersebut, Tim MoRA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menawarkan solusi berbasis hasil penelitian mengenai pemanfaatan limbah organik nonmedis menjadi pupuk organik berkualitas tinggi.
Menurut tim, pendekatan tersebut tidak hanya membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, tetapi juga mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian maupun penghijauan.
Lebih jauh lagi, inovasi tersebut merupakan bagian dari hasil penelitian Transformasi Ekonomi Pertanian Purba Berbasis Syariah pada Smart Farming, yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, ekonomi sirkular, dan pemberdayaan masyarakat.
Berpeluang Dikembangkan melalui MoU dan HAKI
Paparan inovasi yang disampaikan Tim MoRA mendapat respons positif dari jajaran RSUP Dr. M. Jamil Padang.
Sebagai tindak lanjut, pihak rumah sakit mendorong Tim MoRA untuk segera menyusun proposal resmi sebagai dasar penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) sehingga kerja sama dapat dilaksanakan secara terstruktur, legal, dan berkelanjutan.
Tidak hanya itu, RSUP Dr. M. Jamil juga menyatakan kesiapan mendukung riset lanjutan melalui penyediaan berbagai fasilitas penelitian, termasuk laboratorium yang telah terintegrasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Apabila inovasi tersebut terbukti memberikan manfaat nyata, pihak rumah sakit bahkan mendorong agar hasil penelitian tersebut didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sehingga memiliki perlindungan hukum sekaligus peluang untuk dikembangkan secara lebih luas.
UIN Siber Cirebon Perkuat Hilirisasi Riset yang Berdampak bagi Masyarakat
Rangkaian kegiatan Tim MoRA di Sumatera Barat menjadi bukti nyata komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperkuat hilirisasi riset yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, penelitian yang dikembangkan juga diarahkan untuk menjawab berbagai persoalan nyata di tengah masyarakat, mulai dari ketahanan pangan, pertanian berkelanjutan, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan ekonomi berbasis syariah.
Melalui sinergi dengan kelompok tani, perguruan tinggi, rumah sakit, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mempertegas perannya sebagai Cyber Islamic University yang menghadirkan inovasi, kolaborasi, dan solusi nyata bagi pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.


