UIN Siber Cirebon (Padang) – Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas terus diwujudkan melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya dengan menyosialisasikan program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Pascasarjana kepada sivitas akademika UIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (7/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan berbagai keunggulan pendidikan pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sekaligus mempererat jejaring kerja sama antarperguruan tinggi keagamaan Islam negeri.
Rombongan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dipimpin langsung oleh Wakil Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Sugianto, M.H., dan disambut hangat oleh Wakil Direktur Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang periode 2025–2029, Prof. Dr. Elfia, M.Ag., bersama jajaran ketua program studi magister dan doktor.
Kenalkan Kampus Siber dengan Sistem Pembelajaran yang Fleksibel
Dalam suasana diskusi yang hangat dan penuh keakraban, Prof. Sugianto memaparkan transformasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University pertama di Indonesia yang mengintegrasikan teknologi digital dalam proses pembelajaran.
Menurutnya, transformasi tersebut membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan pekerjaan maupun aktivitas profesional.
“Saat ini pendidikan tinggi harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. Melalui sistem pembelajaran berbasis digital, kami ingin memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siapa pun yang ingin meningkatkan kompetensinya tanpa terkendala ruang dan waktu,” jelas Prof. Sugianto.
Sosialisasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaring calon mahasiswa pascasarjana dari wilayah Sumatera Barat yang memiliki minat melanjutkan studi Magister (S2) maupun Doktor (S3).
Blended Learning dan Hybrid Learning Jadi Daya Tarik
Salah satu keunggulan yang diperkenalkan kepada peserta adalah penerapan sistem Blended Learning dan Hybrid Learning yang menjadi ciri khas pembelajaran di Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Model pembelajaran ini mengombinasikan perkuliahan tatap muka dengan pembelajaran daring secara terintegrasi sehingga memberikan fleksibilitas tinggi bagi mahasiswa.
Sistem tersebut dinilai sangat sesuai bagi kalangan guru, dosen, aparatur sipil negara, praktisi, peneliti, hingga profesional yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan tanggung jawab pekerjaan.
Selain menghadirkan fleksibilitas, pembelajaran digital juga didukung dengan berbagai platform akademik yang memungkinkan proses belajar berlangsung secara interaktif, efektif, dan tetap menjaga mutu pendidikan.
Berbagai Program Studi dan Peluang Beasiswa Diperkenalkan
Tidak hanya memperkenalkan sistem pembelajaran digital, jajaran Pascasarjana UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga memaparkan berbagai pilihan program studi Magister dan Doktor yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan ilmu pengetahuan.
Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas lulusan, peluang riset kolaboratif, hingga berbagai informasi mengenai skema beasiswa yang dapat dimanfaatkan oleh calon mahasiswa.
Pertukaran informasi tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan peserta mengenai peluang melanjutkan studi di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi berbasis digital dengan daya saing global.
UIN Imam Bonjol Padang Sambut Positif Kolaborasi Akademik
Wakil Direktur Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Elfia, M.Ag., menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut.
Menurutnya, transformasi digital yang dilakukan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi referensi yang menarik dalam pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.
Ia juga mengapresiasi pendekatan pembelajaran berbasis teknologi yang dinilai mampu memberikan solusi bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studi namun memiliki keterbatasan waktu dan mobilitas.
Pertemuan tersebut sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Perkuat Sinergi Antar-PTKIN untuk Memperluas Akses Pendidikan
Di akhir pertemuan, kedua institusi sepakat bahwa peningkatan kualitas pendidikan tinggi tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi yang berkelanjutan.
Sosialisasi PMB ini bukan sekadar memperkenalkan program studi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi antar-PTKIN.
Melalui sinergi tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat, khususnya di Sumatera Barat, yang memperoleh akses terhadap pendidikan pascasarjana berkualitas, fleksibel, dan berbasis teknologi digital.
Sebagai Cyber Islamic University, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang inklusif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Dengan dukungan teknologi pembelajaran modern, universitas membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi pembelajar untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring akademik, serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui pendidikan yang berkualitas.


