UIN Siber Cirebon – Komitmen menuju kampus berkelanjutan terus diperkuat oleh UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui kegiatan Penyusunan Borang dan Presentasi Persiapan UI GreenMetric yang digelar pada Kamis (25/6/2026) di Gedung LP2M Lantai 3. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan capaian pemeringkatan UI GreenMetric sekaligus memperkuat budaya akademik berbasis keberlanjutan di lingkungan kampus.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, S.E., M.Si., Ketua LP2M Prof. Dr. H. Faqihuddin Abdul Kodir, Lc., M.A., serta perwakilan unit kerja yang terlibat dalam penyusunan data dukung UI GreenMetric.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menegaskan bahwa pembangunan kampus berkelanjutan bukan hanya untuk mengejar pemeringkatan, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi institusi dalam memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

“Setiap program yang dirancang oleh universitas harus memberikan dampak yang terukur. UI GreenMetric menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa tata kelola kampus, pengembangan infrastruktur, pendidikan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan,” ujarnya.
Menurut Rektor, keberhasilan menuju kampus berkelanjutan membutuhkan kolaborasi seluruh unit kerja, perencanaan yang matang, serta pemanfaatan sumber daya yang efektif. Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi terhadap perkembangan global guna mendukung penguatan mutu akademik dan tata kelola perguruan tinggi.
Presentasi Kesiapan Setiap Tim Menuju UI GreenMetric
Selain fokus pada penyusunan borang, kegiatan ini juga diisi dengan presentasi dari masing-masing tim yang bertanggung jawab terhadap indikator UI GreenMetric. Setiap tim memaparkan capaian, data dukung, tantangan, serta strategi penguatan yang akan dilakukan untuk meningkatkan skor institusi pada setiap indikator.

Melalui presentasi tersebut, seluruh unit dapat melakukan sinkronisasi data, memperkuat koordinasi, serta menyusun langkah percepatan dalam memenuhi indikator yang dipersyaratkan oleh UI GreenMetric.
Kepala Pusat Publikasi Ilmiah dan Pemeringkatan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Maulidya Ulfah, S.Pd.I., M.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sistematis universitas dalam mempersiapkan data yang valid, terukur, dan sesuai dengan standar internasional.
“UI GreenMetric bukan hanya berbicara tentang penghijauan kampus, tetapi juga mencerminkan komitmen institusi terhadap pembangunan berkelanjutan melalui tata kelola, pendidikan, penelitian, transportasi ramah lingkungan, hingga pengelolaan energi dan limbah,” jelasnya.
Tujuh Indikator UI GreenMetric Jadi Fokus Penguatan
Dalam kegiatan tersebut, pembahasan difokuskan pada tujuh indikator utama UI GreenMetric yang menjadi dasar penilaian perguruan tinggi di tingkat internasional, yaitu:
- Pengaturan Lahan dan Infrastruktur (Setting and Infrastructure/SI)
- Energi dan Perubahan Iklim (Energy and Climate Change/EC)
- Pengelolaan Limbah (Waste/WS)
- Pengelolaan Air (Water/WR)
- Transportasi (Transportation/TR)
- Pendidikan dan Penelitian (Education and Research/ED)
- Tata Kelola dan Digitalisasi (Governance and Digitalization/GD)
Ketujuh indikator tersebut menjadi acuan dalam mengukur sejauh mana komitmen universitas dalam menerapkan prinsip keberlanjutan di berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Perkuat Kolaborasi Menuju Kampus Hijau dan Berdaya Saing Global
Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. H. Ayus Ahmad Yusuf, S.E., M.Si., menegaskan bahwa pencapaian UI GreenMetric memerlukan keterlibatan seluruh unsur kampus.
Menurutnya, setiap unit memiliki kontribusi strategis dalam memenuhi indikator yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, sinergi antarunit perlu terus diperkuat agar seluruh program keberlanjutan dapat terdokumentasi dengan baik dan memberikan dampak yang nyata.
Sementara itu, Ketua LP2M UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Faqihuddin Abdul Kodir, Lc., M.A., menyampaikan bahwa semangat keberlanjutan harus menjadi budaya akademik yang tumbuh dalam setiap aktivitas kampus.
Ia menilai bahwa kampus memiliki tanggung jawab untuk menjadi teladan dalam pelestarian lingkungan melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai gerakan yang mendorong kesadaran ekologis sivitas akademika.

Melalui kegiatan penyusunan borang dan presentasi persiapan UI GreenMetric ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin memantapkan langkah menuju kampus yang hijau, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Upaya tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen universitas dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan serta menciptakan lingkungan akademik yang sehat, inovatif, dan ramah lingkungan bagi generasi masa depan.


