UIN Sier Cirebon (Jakarta) — Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) memperkuat koordinasi pengelolaan beasiswa melalui Rapat Koordinasi Program Beasiswa dengan Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI ini berlangsung di Hotel Orchardz Industri, Jakarta Pusat, pada 10–12 September 2026.
Rapat koordinasi tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara Kementerian Agama, perguruan tinggi penyelenggara, serta para pengelola program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Tahun 2026. Kegiatan dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA, dan Kepala PUSPENMA, Dr. Ruchman Basori, M.Ag.
Peserta rapat berasal dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan, mulai dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), perguruan tinggi umum, perguruan tinggi swasta, hingga lembaga pendidikan keagamaan lainnya. Keberagaman peserta menunjukkan luasnya jejaring kerja sama dalam mendukung akses pendidikan melalui Program Beasiswa Indonesia Bangkit.
UIN Siber Cirebon Aktif Perkuat Sinergi
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut hadir dalam forum tersebut melalui Wakil Rektor III, Prof. Dr. Hajam, M.Ag., bersama Slamet Pujijanto, staf UPT PJJ.
Kehadiran UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi bagian dari komitmen kampus untuk memperkuat koordinasi dengan Kementerian Agama, PUSPENMA, LPDP, serta perguruan tinggi penyelenggara lainnya. Sinergi tersebut penting agar pengelolaan beasiswa berjalan tertib, tepat sasaran, transparan, dan memberikan layanan terbaik kepada mahasiswa penerima beasiswa.
Rapat koordinasi juga menjadi tindak lanjut Hasil Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit Tahun 2026. Selain itu, forum membahas sinkronisasi data penerima dan penyaluran komponen beasiswa yang sedang berjalan di masing-masing perguruan tinggi.
Bahas Kebijakan dan Layanan Beasiswa
Pada hari pertama kegiatan, peserta mendapatkan paparan mengenai Arah Kebijakan Beasiswa Indonesia Bangkit Kementerian Agama Tahun 2026. Materi kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi Pedoman Umum BIB 2026 serta Panduan Penyaluran Komponen Pembiayaan Beasiswa pada Perguruan Tinggi Penyelenggara.
Pembahasan juga mencakup berbagai layanan beasiswa LPDP, seperti penerbitan dokumen SP, SK, dan LoG Beasiswa Kolaborasi Kemenag–LPDP. Peserta turut mendapatkan informasi mengenai Laporan Perkembangan Studi (LPS), penundaan dan perpanjangan studi, perpindahan perguruan tinggi atau program studi, cuti akademik, hingga pelaporan kelulusan.
Berbagai materi tersebut memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh kepada pengelola perguruan tinggi mengenai mekanisme dan kebijakan terbaru dalam pengelolaan Beasiswa Indonesia Bangkit.
Tingkatkan Layanan untuk Penerima Beasiswa
Bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, forum ini tidak hanya menjadi ruang koordinasi administratif. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memastikan layanan beasiswa dapat berjalan semakin baik dan mampu mendukung mahasiswa selama menempuh pendidikan.
Melalui pemahaman kebijakan yang lebih komprehensif dan koordinasi yang semakin kuat, UINSSC berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola Beasiswa Indonesia Bangkit. Kampus juga terus mendorong agar mahasiswa penerima beasiswa memperoleh pendampingan dan layanan yang mendukung kelancaran studi hingga menyelesaikan pendidikan sesuai ketentuan.
Keikutsertaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam Rakor PTP 2026 menjadi langkah nyata dalam membangun tata kelola beasiswa yang semakin profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada keberhasilan mahasiswa.






