UIN Siber Cirebon – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Penguatan Literasi berbasis Participatory Action Research (PAR) di Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Sebanyak 29 mahasiswa resmi memulai pengabdian masyarakat pada Senin (13/7/2026) melalui prosesi serah terima yang dilaksanakan di Kantor Desa Bandengan dan Kantor Desa Luwung.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Misbah Binasdevi, M.Pd., serta dihadiri oleh Kuwu Desa Bandengan Nining Suningsih, S.IP., Kuwu Desa Luwung Tajudin, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta seluruh mahasiswa peserta KKN. Selama 40 hari, mulai 13 Juli hingga 21 Agustus 2026, mahasiswa akan melaksanakan program pengabdian di dua desa, yakni 14 mahasiswa di Desa Bandengan dan 15 mahasiswa di Desa Luwung.
Penguatan Literasi Berbasis Partisipasi Masyarakat
Berbeda dengan pendekatan pengabdian konvensional, KKN Tematik kali ini mengusung metode Participatory Action Research (PAR), yaitu pendekatan yang menempatkan masyarakat sebagai mitra utama dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari mengidentifikasi kebutuhan, menyusun program, hingga melaksanakan solusi secara bersama-sama.
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan program yang tidak hanya relevan dengan kondisi masyarakat, tetapi juga memperkuat budaya literasi secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.
Dosen Pembimbing Lapangan, Misbah Binasdevi, M.Pd., menjelaskan bahwa pendekatan PAR menjadi strategi penting agar pengabdian mahasiswa benar-benar memberikan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“KKN Tematik Penguatan Literasi berbasis Participatory Action Research (PAR) ini dirancang agar mahasiswa hadir sebagai fasilitator yang belajar bersama masyarakat. Melalui pendekatan ini, program yang dijalankan diharapkan benar-benar berangkat dari kebutuhan desa, memperkuat budaya literasi, serta memberikan dampak yang berkelanjutan,” ujarnya.
Pemerintah Desa Sambut Baik Kolaborasi KKN

Pemerintah Desa Bandengan dan Desa Luwung menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang akan melaksanakan pengabdian di wilayah mereka.
Kuwu Desa Bandengan, Nining Suningsih, S.IP., berharap program literasi yang dijalankan tidak hanya menyasar dunia pendidikan formal, tetapi juga mampu menjangkau berbagai aspek kehidupan masyarakat.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Kami berharap program yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada literasi di madrasah, tetapi juga menyentuh berbagai aspek literasi masyarakat dan selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa agar selaras dengan kebutuhan desa,” tuturnya.
Sementara itu, Kuwu Desa Luwung, Tajudin, berharap mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan masyarakat serta membangun kolaborasi yang harmonis selama pelaksanaan KKN.
“Selamat datang kepada mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di Desa Luwung. Semoga mahasiswa dapat beradaptasi dengan masyarakat, menjalin kolaborasi yang baik, dan menghadirkan program penguatan literasi yang bermanfaat bagi kemajuan desa,” ungkapnya.
Mahasiswa Siap Belajar dan Berkarya Bersama Masyarakat
Semangat kolaborasi juga disampaikan oleh para koordinator mahasiswa dari masing-masing desa.

Koordinator Mahasiswa KKN Desa Bandengan, Mulyo Franstama, menyatakan bahwa mahasiswa siap menggali potensi desa bersama masyarakat sebelum menyusun program kerja.
“Kami siap belajar bersama masyarakat, menggali kebutuhan yang ada, serta berkolaborasi dalam menyusun dan melaksanakan program penguatan literasi yang memberikan manfaat nyata bagi desa,” katanya.
Hal senada disampaikan Koordinator Mahasiswa KKN Desa Luwung, Faisal, yang menegaskan komitmen mahasiswa untuk menjadikan pengabdian sebagai ruang belajar bersama masyarakat.
“Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat budaya literasi di Desa Luwung. Kami siap membangun sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat serta menjalankan setiap program pengabdian dengan semangat kolaborasi, kebersamaan, dan kebermanfaatan,” ujarnya.
Wujud Pengabdian Berkelanjutan
Pelaksanaan KKN Tematik Penguatan Literasi berbasis PAR menjadi salah satu bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Pendekatan partisipatif yang diterapkan diharapkan mampu menghasilkan program-program yang tidak berhenti setelah masa KKN berakhir, tetapi dapat terus dikembangkan oleh masyarakat sebagai bagian dari pembangunan desa yang berkelanjutan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan budaya literasi masyarakat, SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan.
Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, KKN Tematik UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan mampu menjadi katalisator lahirnya budaya literasi yang lebih kuat, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, serta menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi Desa Bandengan dan Desa Luwung.


