UIN Siber Cirebon – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali mencatatkan capaian membanggakan di bidang pendidikan tinggi. Melalui Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), kampus ini resmi melaksanakan Yudisium Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Pendidikan Agama Islam (PAI) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan meluluskan 737 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Pelaksanaan yudisium tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Dekan FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Nomor 5909 Tahun 2026, yang ditandatangani langsung oleh Dekan FITK, Dr. H. Saifuddin, M.Ag., pada 25 Juli 2026.
Sebanyak 737 mahasiswa yang dinyatakan lulus terdiri atas 403 mahasiswa laki-laki dan 334 mahasiswa perempuan. Seluruh peserta telah menyelesaikan seluruh tahapan akademik, termasuk ujian sidang skripsi yang dilaksanakan pada 4–18 Juli 2026, sebagai syarat akhir penyelesaian studi.
Bukti Komitmen Mencetak Lulusan Berkualitas
Keberhasilan ratusan mahasiswa menyelesaikan studi menjadi bukti nyata komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan mudah diakses melalui sistem Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).
Setelah menyelesaikan seluruh proses administrasi akademik, para lulusan berhak memperoleh ijazah, dokumen kelulusan, serta menyandang gelar akademik Sarjana Pendidikan (S.Pd.) sesuai ketentuan yang berlaku.
Menariknya, capaian akademik para lulusan juga menunjukkan hasil yang membanggakan. Berdasarkan data yudisium, mayoritas mahasiswa berhasil meraih predikat “Dengan Pujian” (Cumlaude), yang mencerminkan dedikasi, kerja keras, dan kualitas pembelajaran yang telah ditempuh selama masa studi.
Pendidikan Jarak Jauh Semakin Diminati
Program Studi PJJ Pendidikan Agama Islam menjadi salah satu bentuk inovasi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. Melalui sistem pembelajaran berbasis digital, mahasiswa dari berbagai wilayah tetap dapat mengikuti perkuliahan tanpa harus meninggalkan pekerjaan maupun domisili mereka.
Model pembelajaran ini memberikan kesempatan yang lebih luas bagi guru, tenaga kependidikan, maupun masyarakat umum untuk meningkatkan kompetensi akademik secara fleksibel tanpa mengurangi kualitas pendidikan.
Berlandaskan Regulasi Pendidikan Tinggi
Keputusan yudisium mulai berlaku sejak 25 Juli 2026. Penetapannya mengacu pada berbagai peraturan perundang-undangan dan regulasi pemerintah mengenai penyelenggaraan pendidikan tinggi di Indonesia. Dalam keputusan tersebut juga ditegaskan bahwa apabila di kemudian hari ditemukan kekeliruan, maka akan dilakukan perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Terus Mencetak SDM Unggul dan Berdaya Saing
Pelaksanaan yudisium ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk melangkah ke dunia profesional maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang terus bertransformasi menuju kampus berbasis digital, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, profesionalisme, serta mampu menjawab tantangan pendidikan di era transformasi digital.
Keberhasilan meluluskan 737 mahasiswa PJJ Pendidikan Agama Islam menjadi bukti bahwa pendidikan berkualitas kini semakin mudah dijangkau oleh masyarakat luas. Dengan semangat inovasi dan pemerataan akses pendidikan, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat perannya dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten, berakhlak mulia, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


