UIN Siber Cirebon (Bandung) — Kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan kembali diwujudkan melalui kolaborasi pengelolaan zakat. Sebanyak 22 mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menerima Bantuan Pendidikan Mahasiswa yang bersumber dari zakat ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Bantuan tersebut diserahkan dalam rangkaian Rapat Koordinasi (Rakor) UPZ BAZNAS Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 dan Penyerahan Bantuan Pendidikan Mahasiswa yang berlangsung di Graha Pos Indonesia, Bandung, Kamis (13/8/2026).
Mengusung tema “Sinergi Kebaikan Mewujudkan Generasi Berdaya dan Istimewa”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara BAZNAS, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), perguruan tinggi, pemerintah, dan para pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan manfaat zakat, khususnya untuk mendukung pendidikan.
100 Mahasiswa dari 17 Perguruan Tinggi Menerima Bantuan
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BAZNAS Republik Indonesia Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Drs. H. Asep Sukmana, M.Si., serta Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Barat Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M.Pd.
Hadir pula pimpinan perguruan tinggi dan ketua UPZ mitra BAZNAS Provinsi Jawa Barat dari berbagai daerah.
Secara keseluruhan, 100 mahasiswa dari 17 perguruan tinggi di Jawa Barat dan luar Jawa Barat menerima bantuan pendidikan yang berasal dari zakat ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dari jumlah tersebut, 22 mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menjadi penerima bantuan.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan biaya pendidikan sekaligus memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk terus menyelesaikan studi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
UPZ Syarifah Mudaim Perkuat Sinergi Zakat untuk Pendidikan
UPZ Syarifah Mudaim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kehadiran UPZ diwakili oleh Ketua UPZ Syifauzakia, M.Pd., dan Sekretaris UPZ Nelly Husni Laely, M.Pd., bersama mahasiswa penerima bantuan pendidikan.
Ketua UPZ Syarifah Mudaim mengapresiasi dukungan BAZNAS Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui zakat ASN yang telah memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa.
“Bantuan pendidikan ini merupakan bentuk nyata dari sinergi kebaikan. Kami berharap bantuan yang diterima mahasiswa dapat menjadi penyemangat untuk terus belajar, menyelesaikan pendidikan, dan kelak memberikan kontribusi bagi masyarakat. UPZ Syarifah Mudaim akan terus memperkuat kolaborasi dengan BAZNAS dan berbagai pihak agar zakat dapat memberikan dampak yang semakin luas,” ungkapnya.
Menurutnya, zakat memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan sosial dalam mendukung pendidikan. Karena itu, pengelolaan zakat perlu terus dilakukan secara profesional, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Bantuan Pendidikan Bukan Sekadar Bantuan Finansial
Bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, bantuan pendidikan berbasis zakat memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar dukungan finansial.
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap mahasiswa agar mereka memiliki kesempatan yang lebih baik untuk menyelesaikan pendidikan tinggi.
Di sisi lain, program ini juga menunjukkan bahwa zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat. Ketika bantuan pendidikan mampu menjaga mahasiswa tetap melanjutkan studi, manfaatnya dapat berkembang menjadi investasi sumber daya manusia dalam jangka panjang.
Mahasiswa penerima bantuan diharapkan tidak hanya menyelesaikan pendidikan dengan baik, tetapi juga mampu mengembangkan kompetensi, membangun kemandirian, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dari Muzaki untuk Generasi Masa Depan
Rakor UPZ BAZNAS Provinsi Jawa Barat 2026 juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi dan menyamakan persepsi dalam pengelolaan zakat.
Kolaborasi antara BAZNAS, UPZ, pemerintah, perguruan tinggi, muzaki, dan penerima manfaat menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem zakat yang berkelanjutan.
Semangat tersebut menjadi semakin bermakna karena dana yang dihimpun dari zakat ASN dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk mahasiswa yang sedang berjuang menyelesaikan pendidikan.
Bagi para penerima, bantuan ini bukan sekadar angka. Di dalamnya ada kepercayaan, kepedulian, dan harapan agar mereka terus melangkah meraih cita-cita.
Bersinergi untuk Pendidikan yang Lebih Berdaya
Partisipasi UPZ Syarifah Mudaim dalam Rakor UPZ BAZNAS Provinsi Jawa Barat 2026 semakin menegaskan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk menghadirkan pengelolaan zakat yang amanah dan berdampak.
Ke depan, sinergi dengan BAZNAS dan berbagai pihak diharapkan terus diperluas sehingga semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan dukungan pendidikan.
Sebab, ketika zakat dikelola dengan baik, manfaatnya tidak berhenti pada penerima hari ini. Manfaat tersebut dapat melahirkan generasi baru yang berilmu, mandiri, berintegritas, dan kelak mampu menjadi bagian dari masyarakat yang saling menguatkan.
Dari zakat untuk pendidikan. Dari pendidikan untuk masa depan. Dari sinergi kebaikan untuk generasi yang berdaya dan istimewa.
UPZ Syarifah Mudaim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
“Bersinergi dalam Kebaikan, Menguatkan Pendidikan, Mewujudkan Generasi Berdaya dan Istimewa.”


