UIN Siber Cirebon – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan fungsional bagi 25 pegawai. Momentum ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat integritas, dan mendorong kualitas layanan pendidikan tinggi.
Prosesi pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Rabu (21/10/2026) di Gedung Siber SBSN Lantai 8 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, secara hybrid atau kombinasi luring dan daring. Kegiatan ini akan dihadiri sekaligus dipimpin oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Agama RI, Dr. Muhammad Zain.
Pelantikan tersebut mengacu pada ketentuan kepegawaian, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, yang mengatur kewajiban pelantikan dan pengambilan sumpah/janji bagi PNS yang diangkat dalam jabatan.
Bagi UIN Siber Cirebon, pelantikan jabatan bukan sekadar proses administratif. Pengangkatan tersebut juga menandai amanah dan tanggung jawab untuk menjalankan tugas secara profesional, menjaga etika, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan institusi.
25 Pegawai dari Berbagai Bidang Keahlian
Dari daftar undangan pelantikan, terdapat 25 pegawai yang akan mengikuti prosesi. Mereka berasal dari beragam latar belakang keilmuan dan profesi, mulai dari teknologi informasi, sains, matematika, pertanian, farmasi, komunikasi, hukum, pendidikan, hingga pengelolaan anggaran.
Satu nama tercatat pada jabatan Analis Anggaran Ahli Pertama, satu orang pada jabatan akademik Lektor, sedangkan sebagian besar peserta tercantum pada jabatan akademik Asisten Ahli. Rincian nama dan jabatan dalam daftar undangan tersebut adalah sebagai berikut:
- Firman Agung Saputra, S.E., M.M. – Analis Anggaran Ahli Pertama.
- Dr. Fadhlan Ridhwana Sujana, S.E., M.M. – Lektor.
- Kahfi Gunardi, M.Kom. – Asisten Ahli.
- Bagaskoro Rasyid Wicaksono, M.Sc. – Asisten Ahli.
- Arief Pradhana, M.Sc. – Asisten Ahli.
- Sokid, M.Kom. – Asisten Ahli.
- Muhammad Iszul Wilsa, S.Si., M.Cs. – Asisten Ahli.
- Suhadi Parman, S.T., M.Kom. – Asisten Ahli.
- A. Fahmi Latief Putra, S.P., M.P. – Asisten Ahli.
- Kukuh Rokhman Hidayat, M.Pd. – Asisten Ahli.
- Ardi Susanto, S.Kom., M.Cs. – Asisten Ahli.
- Mohamad Firdaus, S.Kom., M.Kom. – Asisten Ahli.
- Ir. Rizki Dewantara, S.Kom., M.Kom. – Asisten Ahli.
- Munir Azhari, M.A. – Asisten Ahli.
- Fawwaz Muhammad Fauzi, M.Si. – Asisten Ahli.
- Abdun Wijaya, M.Kom. – Asisten Ahli.
- Fajar Harits Santoso, S.Sos., M.I.Kom. – Asisten Ahli.
- Mardhah Sastri Utami, Amd.Kes., S.Si., M.Biomed. – Asisten Ahli.
- Shelly Sholatan Kamilah, M.Mat. – Asisten Ahli.
- Gina Khayatun Nufus, M.Kom. – Asisten Ahli.
- Haqoiroh, S.Farm., M.Clin.Pharm. – Asisten Ahli.
- Fitriana, M.H. – Asisten Ahli.
- Desti Kameliani, M.S.Farm. – Asisten Ahli.
- Layli Hardiyanti, S.Kom., MMSI. – Asisten Ahli.
- Okma Arnilia, M.Si. – Asisten Ahli.
Jabatan sebagai Amanah Pengabdian
Keberagaman bidang keahlian tersebut menjadi modal penting bagi UIN Siber Cirebon dalam mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pelayanan akademik yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Bagi dosen, jabatan akademik menjadi bagian dari perjalanan profesional dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sementara itu, tenaga profesional di bidang administrasi turut berperan menjaga tata kelola kampus agar berjalan efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.
Pengambilan sumpah/janji jabatan juga mengandung pesan penting mengenai integritas. Setiap pegawai diharapkan menjalankan tugas sesuai ketentuan, menjaga tanggung jawab profesi, dan mengutamakan kepentingan publik.
Sebagai Cyber Islamic University, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten, berintegritas, dan siap beradaptasi dengan transformasi digital. Penguatan kualitas pegawai diharapkan mendukung peningkatan mutu akademik, tata kelola kelembagaan, serta layanan yang semakin baik bagi mahasiswa dan masyarakat.
Pelantikan ini diharapkan menjadi awal pengabdian yang lebih kuat bagi para pegawai, sekaligus mempertegas bahwa kemajuan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan fasilitas, tetapi juga oleh kualitas manusia yang bekerja dengan profesionalisme, integritas, dan semangat melayani.







