UIN Siber Cirebon – KKN Kelompok 2 Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon meresmikan Pojok Literasi dan Program Mimpi Penjelajah Dunia (MPD) di SDN 1 Barisan, Desa Barisan, pada Jumat (14/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam membangun budaya literasi sekaligus menumbuhkan keberanian siswa untuk memiliki cita-cita dan mengenal dunia yang lebih luas.
Peresmian ini melibatkan mahasiswa KKN Kelompok 2, pihak sekolah, guru, dan para siswa SDN 1 Barisan. Pojok Literasi dihadirkan sebagai ruang baca yang nyaman dan mudah diakses, sementara Program Mimpi Penjelajah Dunia (MPD) dirancang untuk menghubungkan aktivitas membaca dengan imajinasi, cita-cita, serta gambaran masa depan yang ingin diraih siswa.
Pojok Literasi Jadi Ruang Tumbuh Minat Baca Siswa
Kehadiran Pojok Literasi dilatarbelakangi pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan mendukung kebiasaan membaca sejak dini. Literasi tidak hanya dipahami sebagai kemampuan membaca dan memahami teks, tetapi juga menjadi pintu bagi siswa untuk memperoleh pengetahuan, mengembangkan imajinasi, serta melihat berbagai kemungkinan yang dapat mereka capai di masa depan.
Melalui ruang baca yang lebih nyaman dan mudah dijangkau, siswa didorong untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari aktivitas belajar sehari-hari. Mahasiswa KKN Kelompok 2 juga memberikan pendampingan melalui kegiatan membaca dan aktivitas edukatif yang dilakukan secara bertahap bersama guru SDN 1 Barisan.
Guru SDN 1 Barisan, Upi, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap program yang dihadirkan mahasiswa KKN.
“Kami sangat mengapresiasi hadirnya Pojok Literasi dan Program Mimpi Penjelajah Dunia. Program ini memberikan ruang baru bagi siswa untuk membaca dengan lebih nyaman, belajar dengan menyenangkan, dan berani membayangkan masa depan yang mereka inginkan,” ujar Upi.
MPD Dorong Siswa Berani Bermimpi
Tidak berhenti pada penyediaan ruang baca, Program Mimpi Penjelajah Dunia (MPD) menjadi bagian yang menguatkan pesan bahwa kegiatan literasi dapat menjadi jalan bagi siswa untuk mengenal dunia dan membangun cita-cita.
Program tersebut mengajak siswa untuk berani bermimpi, mengenal berbagai profesi dan kemungkinan masa depan, serta memahami bahwa pengetahuan yang diperoleh melalui membaca dapat menjadi bekal untuk mencapai cita-cita.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 2, Dr. Ahmad Yani, M.Ag., menilai bahwa pendidikan perlu diarahkan tidak hanya pada kemampuan akademik, tetapi juga pada kemampuan siswa dalam melihat dunia dan membangun keberanian untuk memiliki cita-cita.
“Pendidikan bukan hanya tentang bagaimana anak mampu membaca, tetapi bagaimana mereka mampu membaca dunia dan menemukan keberanian untuk bermimpi. Kehadiran Pojok Literasi dan Program Mimpi Penjelajah Dunia menjadi ikhtiar kecil untuk membuka cakrawala pengetahuan dan membangun generasi yang memiliki cita-cita besar,” ungkap Ahmad Yani.
Sementara itu, Ketua Kelompok KKN 2, M. Akbar, menjelaskan bahwa program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi siswa dan sekolah, bahkan setelah masa pelaksanaan KKN berakhir.
“Melalui Pojok Literasi dan Program Mimpi Penjelajah Dunia, kami ingin meninggalkan sesuatu yang tidak hanya dapat digunakan selama KKN berlangsung, tetapi juga terus memberikan manfaat bagi siswa. Kami percaya bahwa satu buku yang dibaca hari ini bisa menjadi awal dari sebuah mimpi besar di masa depan,” tutur M. Akbar.
Dukung Pendidikan Inklusif dan Berkelanjutan
Peresmian Pojok Literasi dan Program MPD juga sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan, khususnya SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Penyediaan ruang baca dan aktivitas edukatif menjadi langkah untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, menarik, dan mendukung perkembangan pengetahuan siswa. Program ini juga berkontribusi pada penguatan kesempatan belajar yang setara dengan mendorong setiap siswa untuk mengembangkan potensi dan cita-citanya.
Selain itu, kegiatan tersebut memiliki keterkaitan dengan SDGs 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan, karena akses terhadap bahan bacaan dan pengalaman belajar yang lebih beragam dapat membantu memperluas kesempatan siswa dalam memperoleh pengetahuan. Semangat kolaborasi antara mahasiswa KKN, sekolah, guru, dan siswa juga mencerminkan SDGs 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kerja sama berbagai pihak dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan desa.
Melalui peresmian Pojok Literasi dan Program Mimpi Penjelajah Dunia, KKN Kelompok 2 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap budaya membaca dapat terus tumbuh di SDN 1 Barisan. Lebih dari itu, program ini diharapkan menjadi ruang bagi siswa untuk belajar, berimajinasi, dan menumbuhkan keberanian dalam mengejar cita-cita.
Langkah sederhana melalui sebuah pojok baca diharapkan dapat menjadi awal dari perjalanan yang lebih besar: membuka cakrawala pengetahuan dan membantu siswa percaya bahwa mimpi yang mereka miliki layak untuk diperjuangkan.


