UIN Siber Cirebon (Majalengka) – Komitmen dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mengembangkan literasi dan melestarikan budaya lokal kembali mendapat pengakuan. Ketua Program Studi Tadris Bahasa Indonesia UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Tato Nuryanto, M.Pd., dipercaya menjadi narasumber pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan Berbasis Konten Budaya Lokal yang diselenggarakan oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Majalengka.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk meningkatkan kompetensi para penulis, pegiat literasi, guru, pustakawan, dan masyarakat dalam menghasilkan karya tulis yang mengangkat kekayaan budaya lokal sebagai identitas daerah.
Sebagai akademisi sekaligus penggiat budaya, Dr. Nuryanto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah.
“Terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Majalengka, khususnya Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah, yang telah memberikan kepercayaan kepada saya sebagai narasumber dalam Bimbingan Teknis Penulisan Berbasis Konten Budaya Lokal. Ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk bersama-sama menguatkan budaya literasi yang berpijak pada kekayaan budaya daerah,” ungkap Dr. Nuryanto.
Menurutnya, budaya lokal merupakan sumber inspirasi yang tidak pernah habis untuk diangkat menjadi karya tulis yang berkualitas. Melalui tulisan, nilai-nilai budaya, sejarah, tradisi, bahasa, hingga kearifan lokal dapat didokumentasikan, diwariskan, dan dikenalkan kepada generasi muda.
“Menulis berbasis budaya lokal bukan sekadar menghasilkan sebuah karya, tetapi juga menjadi ikhtiar menjaga identitas, merawat memori kolektif, dan memperkuat karakter bangsa. Ketika budaya ditulis, maka ia akan terus hidup dan menjadi warisan pengetahuan bagi generasi mendatang,” jelasnya.
Perkuat Literasi Berbasis Kearifan Lokal
Dalam sesi bimbingan teknis, peserta mendapatkan berbagai materi mengenai teknik menulis, menggali ide dari potensi budaya daerah, mengembangkan narasi yang menarik, hingga strategi menghasilkan karya yang memiliki nilai edukatif sekaligus mampu memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam memperkuat gerakan literasi berbasis kearifan lokal sebagai bagian dari pelestarian budaya Indonesia.
Bukti Kontribusi Akademisi untuk Masyarakat
Kepercayaan yang diberikan kepada Dr. Nuryanto menunjukkan peran aktif dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
Melalui keahlian di bidang bahasa, sastra, dan budaya, akademisi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus hadir memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat budaya literasi, sekaligus mendukung pelestarian warisan budaya bangsa.
Semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah diharapkan mampu melahirkan lebih banyak karya tulis yang mengangkat kekayaan budaya lokal sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa dan penguatan identitas Indonesia di tengah arus globalisasi.






