UIN Siber Cirebon (Bogor) – Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berpartisipasi dalam workshop bertajuk pengembangan dialog antaragama yang diselenggarakan selama dua hari, pada 20–21 April 2026 di Bogor. Kegiatan ini diinisiasi oleh Paramadina Center for Religion and Philosophy bekerja sama dengan Jemaat Ahmadiyah Indonesia.
Workshop ini dirancang sebagai ruang strategis untuk memperkuat pemahaman lintas agama melalui pendekatan akademik yang rasional, terbuka, dan dialogis.
Delegasi UIN Siber Cirebon Hadir Aktif
Dalam kegiatan tersebut, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mengirimkan delegasi yang terdiri dari Dr. Naila Farah, bersama Ketua Program Studi Sosiologi Agama Musahwi dan Sekretaris Prodi Nurlaili Khikmawati.
Kehadiran delegasi ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam mengembangkan kajian keagamaan yang inklusif dan relevan dengan dinamika masyarakat multikultural.
Dialog Antaragama Perlu Pendekatan Akademik
Dr. Naila Farah menegaskan bahwa dialog antaragama tidak cukup hanya berada pada tataran normatif, tetapi perlu diperkuat melalui pendekatan akademik yang kritis dan dialogis.
Menurutnya, kolaborasi lintas institusi seperti ini menjadi ruang penting untuk memperkuat kapasitas keilmuan sekaligus praktik sosial dalam merawat keberagaman dan memperkokoh kohesi sosial di Indonesia.
Ia juga menambahkan bahwa partisipasi UIN Siber Cirebon dalam forum ini mencerminkan komitmen dalam mengembangkan dialog antaragama yang berbasis ilmu pengetahuan dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Perkuat Kajian Sosiologi Agama yang Aplikatif
Pandangan serupa disampaikan oleh Musahwi yang menilai bahwa pendekatan dialogis dan akademik dalam forum ini merupakan langkah strategis untuk membangun pemahaman lintas iman yang konstruktif.
Menurutnya, keterlibatan UIN Siber Cirebon menjadi wujud nyata pengembangan kajian Sosiologi Agama yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dalam membangun harmoni sosial di tengah keberagaman.
Sementara itu, Nurlaili Khikmawati berharap kegiatan serupa ke depan dapat melahirkan program kolaboratif yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan komunitas keagamaan.
Bangun Jejaring dan Kolaborasi Berkelanjutan
Kegiatan ini melibatkan perwakilan dari empat perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki perhatian terhadap isu pluralisme, dialog lintas iman, dan studi keagamaan.
Forum ini tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga wadah pertukaran gagasan dan pengalaman terkait praktik dialog antaragama, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Pendekatan yang digunakan memadukan perspektif ilmu sosial, filsafat, dan studi agama, sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif.

Komitmen Perkuat Toleransi dan Perdamaian
Partisipasi FDKI UIN Siber Cirebon dalam kegiatan ini menegaskan komitmen institusi dalam mengembangkan dialog antaragama sebagai bagian dari kontribusi akademik terhadap penguatan toleransi dan kohesi sosial di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun jejaring kolaboratif yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan lembaga keagamaan, guna menghadirkan program dialog antaragama yang inklusif dan berdampak luas bagi masyarakat.


