UIN Siber Cirebon — Semangat membangun budaya literasi di tengah masyarakat terus digelorakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 18 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Opening Ceremony Festival Literasi Kemerdekaan dan Baca Bersama di Balai Desa Sidamulya. Kegiatan yang dilaksanakan pada 10 Agustus 2026 ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan ruang belajar yang inklusif sekaligus mendorong anak-anak dan masyarakat agar semakin dekat dengan buku, pengetahuan, dan aktivitas membaca.
Festival Literasi Kemerdekaan merupakan program yang diinisiasi KKN Kelompok 18 sebagai upaya menumbuhkan generasi Desa Sidamulya yang cinta literasi, gemar membaca, kreatif, dan mampu berpikir kritis. Rangkaian kegiatan dirancang tidak hanya sebagai aktivitas membaca, tetapi juga sebagai ruang bagi anak-anak untuk memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan dan memperluas wawasan.
Salah satu kegiatan utama dalam pembukaan festival adalah kehadiran perpustakaan keliling dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Cirebon. Kehadiran layanan tersebut memberikan kesempatan kepada anak-anak dan masyarakat untuk mengakses berbagai koleksi bacaan secara langsung tanpa harus datang ke perpustakaan daerah.
Membuka Akses Buku bagi Masyarakat Desa
Melalui perpustakaan keliling dan kegiatan baca bersama, mahasiswa KKN Kelompok 18 berupaya menjadikan buku sebagai sumber pengetahuan yang mudah dijangkau masyarakat. Anak-anak diberikan kesempatan untuk memilih bacaan sesuai minat, membaca bersama, serta berinteraksi dalam suasana belajar yang lebih santai.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya kebiasaan membaca sejak dini. Akses terhadap buku yang lebih dekat dengan masyarakat diharapkan dapat membantu anak-anak mengenal berbagai pengetahuan, mengembangkan imajinasi, sekaligus meningkatkan kemampuan memahami informasi.
Sekretaris Desa Sidamulya mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN dalam menghadirkan kegiatan literasi di desa.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN dalam menghadirkan kegiatan literasi di Desa Sidamulya. Semoga kegiatan ini tidak berhenti pada saat festival saja, tetapi dapat menjadi awal tumbuhnya budaya membaca dan semangat belajar yang terus berkembang di masyarakat.”
Festival Literasi Dukung SDGs Desa
Pelaksanaan Festival Literasi Kemerdekaan juga memiliki keterkaitan erat dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya SDGs Desa Nomor 4 tentang Pendidikan Desa Berkualitas. Tujuan tersebut menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan serta tersedianya akses pembelajaran yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Dalam konteks tersebut, Festival Literasi Kemerdekaan menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam menyediakan ruang belajar nonformal dan akses bahan bacaan yang inklusif bagi masyarakat Desa Sidamulya. Kehadiran perpustakaan keliling, kegiatan membaca bersama, dan rangkaian aktivitas literasi memberikan alternatif pembelajaran yang dapat melengkapi proses pendidikan formal anak-anak.
Kegiatan ini juga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih merata. Anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan melalui ruang kelas, tetapi juga mendapatkan kesempatan belajar melalui buku, interaksi, diskusi, serta aktivitas literasi yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Lebih jauh, penguatan budaya literasi dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap pembangunan sumber daya manusia desa. Anak-anak yang memiliki kebiasaan membaca dan kemampuan memahami informasi diharapkan tumbuh menjadi generasi yang lebih berpengetahuan, kreatif, kritis, dan mampu beradaptasi dengan berbagai perkembangan.
Dengan demikian, kontribusi Festival Literasi Kemerdekaan terhadap SDGs Desa tidak hanya terletak pada pelaksanaan kegiatan membaca, tetapi juga pada upaya membangun ekosistem pendidikan masyarakat yang berkelanjutan.
Kolaborasi Bangun Ekosistem Literasi Desa
Festival Literasi Kemerdekaan turut memperlihatkan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam membangun budaya literasi. Kegiatan ini melibatkan KKN Kelompok 18 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Pemerintah Desa Sidamulya, serta Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Cirebon melalui layanan perpustakaan keliling.
Sinergi tersebut menjadi modal penting agar gerakan literasi tidak hanya bergantung pada satu pihak. Mahasiswa berperan sebagai penggerak kegiatan, pemerintah desa memberikan dukungan di tingkat masyarakat, sementara perpustakaan daerah memperluas akses terhadap sumber bacaan.
Perwakilan Perpustakaan Keliling Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Cirebon, Kak Ayu, berharap kebiasaan membaca yang mulai dibangun selama festival dapat terus dilanjutkan.
“Kami berharap setelah kegiatan ini, adik-adik tidak hanya membaca ketika ada kegiatan KKN atau perpustakaan keliling saja. Semoga kebiasaan membaca ini dapat terus dilanjutkan dengan berkunjung ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Cirebon, sehingga semakin banyak buku yang dibaca, pengetahuan yang diperoleh, dan cita-cita yang dapat diraih.”
Bukan Sekadar Festival, tetapi Awal Gerakan Literasi
Bagi KKN Kelompok 18, Festival Literasi Kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial atau rangkaian perlombaan. Program ini dirancang sebagai pemantik agar membaca dan belajar dapat berkembang menjadi kebiasaan yang dilakukan secara konsisten oleh masyarakat.
Ketua Kelompok KKN 18 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Muhamad Arfan Maulidan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka akses pengetahuan sekaligus meningkatkan ketertarikan anak-anak terhadap buku.
“Festival Literasi Kemerdekaan bukan sekadar rangkaian perlombaan, tetapi menjadi langkah awal untuk menumbuhkan budaya membaca dan belajar di Desa Sidamulya. Kami berharap kehadiran perpustakaan keliling dan berbagai kegiatan literasi dapat membuka akses serta menumbuhkan semangat anak-anak untuk mencintai buku, belajar, dan terus mengembangkan potensi dirinya.”
Ke depan, keberlanjutan budaya literasi diharapkan dapat dilakukan melalui pemanfaatan fasilitas dan sumber bacaan yang telah tersedia, termasuk dengan mendorong masyarakat untuk mengakses layanan perpustakaan daerah.
Mendorong Generasi Desa yang Literat dan Berdaya Saing
Melalui Opening Ceremony Festival Literasi Kemerdekaan dan Baca Bersama, KKN Kelompok 18 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui penguatan akses pendidikan dan literasi.
Program ini diharapkan menjadi bagian dari proses membangun budaya membaca yang berkelanjutan di Desa Sidamulya. Semakin dekat anak-anak dengan buku dan ruang belajar, semakin besar pula kesempatan mereka untuk memperoleh pengetahuan, mengembangkan kreativitas, serta membangun kemampuan berpikir kritis.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Hj. Lilik Herawati, M.Pd., bersama Pemerintah Desa Sidamulya yang dipimpin Kuwu Dudi Mazudin Zakaria, turut mendukung pelaksanaan program tersebut. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan gerakan literasi setelah masa pelaksanaan KKN berakhir.
Festival Literasi Kemerdekaan pada akhirnya bukan hanya tentang menghadirkan buku, tetapi tentang membuka jendela pengetahuan dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk terus menghadirkan kontribusi nyata dalam pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan.


