UIN Siber Cirebon (Bandung) — Jurusan Tadris Matematika berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Tadris Matematika (HIMKA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Field Trip edukatif sebagai sarana pembelajaran langsung di luar kampus pada Selasa–Rabu, 19–20 Mei 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 125 mahasiswa Jurusan Tadris Matematika bersama panitia HIMKA dengan tujuan memperluas wawasan akademik, meningkatkan pengalaman belajar interaktif, sekaligus mempererat solidaritas antarmahasiswa.
Melalui konsep pembelajaran kontekstual, mahasiswa diajak memperoleh pengalaman nyata yang tidak hanya berorientasi pada teori di ruang kelas, tetapi juga praktik, observasi lapangan, dan penguatan karakter.
Kunjungan Akademik di BBGTK Jawa Barat
Agenda utama kegiatan berlangsung di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Jawa Barat pada Rabu, 20 Mei 2026 melalui program Pojok Belajar yang berfokus pada inovasi pembelajaran matematika dan transformasi digital pendidikan.
Dalam sesi tersebut, mahasiswa memperoleh materi langsung dari Trisno Ikhwanudin selaku Widyaiswara Ahli Madya BBGTK Provinsi Jawa Barat.
Ia menjelaskan pentingnya pengembangan pembelajaran matematika yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik di era digital saat ini.
“Pembelajaran matematika tidak hanya tentang angka dan rumus, tetapi juga bagaimana membangun pola pikir logis, kritis, dan kreatif pada peserta didik,” ujarnya.
Mahasiswa juga dikenalkan pada pengembangan media pembelajaran digital, strategi pembelajaran aktif, serta penguatan kompetensi pedagogik sebagai bekal menjadi calon guru matematika yang profesional.
Dukungan Jurusan untuk Penguatan Kompetensi Mahasiswa
Ketua Jurusan Tadris Matematika, Arif Abdul Haqq, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini.
Menurutnya, Field Trip dan program Pojok Belajar menjadi bagian penting dalam mencetak calon pendidik yang adaptif, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan pendidikan di era transformasi digital.

Kegiatan pembelajaran luar kampus dinilai efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, serta keterampilan berpikir kritis mahasiswa.
Kunjungan Edukatif dan Wawasan Budaya
Selain agenda akademik, peserta juga mengikuti kunjungan edukatif ke sejumlah lokasi ikonik di Kota Bandung, seperti Masjid Raya Al Jabbar, Museum Sri Baduga, dan kawasan Braga.
Kunjungan ke Masjid Raya Al Jabbar memberikan pengalaman religius sekaligus wawasan mengenai arsitektur modern dan pengembangan wisata religi di Jawa Barat.
Sementara itu, Museum Sri Baduga menjadi ruang pembelajaran sejarah dan budaya Sunda melalui koleksi edukatif yang dipamerkan kepada pengunjung.
Peserta juga menikmati suasana kawasan Braga yang dikenal sebagai ikon sejarah dan budaya Kota Bandung.
Pererat Solidaritas dan Kebersamaan Mahasiswa
Kegiatan Field Trip ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga menjadi momentum memperkuat hubungan antarmahasiswa Tadris Matematika.
Melalui interaksi selama perjalanan, mahasiswa diajak membangun komunikasi, kerja sama, dan rasa kekeluargaan yang lebih erat.
Salah satu panitia kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus membangun karakter mahasiswa.
“Kegiatan ini bukan hanya perjalanan edukatif, tetapi juga proses membangun solidaritas, komunikasi, dan pengalaman baru di luar lingkungan kampus,” ungkapnya.

Komitmen HIMKA Hadirkan Pembelajaran Adaptif dan Interaktif
Melalui kegiatan ini, Jurusan Tadris Matematika dan HIMKA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, aplikatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Pembelajaran berbasis pengalaman lapangan diharapkan mampu memperkuat kompetensi akademik sekaligus membentuk karakter calon pendidik yang profesional, kreatif, dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan masa depan.


