UIN Siber Cirebon (Ender, Kab Cirebon) – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali mempertegas komitmennya dalam membangun masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026. Sebanyak 15 mahasiswa KKN Kelompok 75 resmi memulai masa pengabdian di Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, dengan mengusung tema Penguatan Literasi Al-Qur’an.
Prosesi penyerahan mahasiswa berlangsung di Kantor Desa Ender dan diterima langsung oleh Kuwu Desa Ender, Iwan Sovwan, didampingi Ketua TP PKK Desa Ender, Yeyet Haryanti, S.E. Selama 40 hari, para mahasiswa dari berbagai program studi akan berkolaborasi dengan masyarakat dalam merancang dan melaksanakan berbagai program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas kehidupan sosial, pendidikan keagamaan, dan literasi Al-Qur’an.
Program ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang mengedepankan kolaborasi, partisipasi, dan pemberdayaan masyarakat sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
Mahasiswa Hadir untuk Belajar Bersama Masyarakat
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Anisatun Muthi’ah, M.Ag., menegaskan bahwa mahasiswa KKN tidak datang membawa program yang telah ditentukan sepihak, melainkan hadir untuk membangun solusi bersama masyarakat berdasarkan kebutuhan dan potensi desa.
“Kehadiran mahasiswa di Desa Ender bukan untuk membawa program yang dipaksakan dari kampus, melainkan untuk belajar bersama masyarakat. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang mendampingi proses pemberdayaan, sedangkan masyarakat menjadi subjek utama perubahan. Dengan demikian, setiap program yang dilaksanakan benar-benar lahir dari kebutuhan, potensi, dan aspirasi masyarakat sendiri,” jelas Dr. Anisatun Muthi’ah.
Ia menambahkan, pendekatan partisipatif tersebut diharapkan mampu menciptakan program yang berkelanjutan.
“Ketika masyarakat terlibat aktif sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, maka rasa memiliki terhadap program akan tumbuh. Inilah yang akan membuat manfaat program tetap dirasakan meskipun masa KKN telah berakhir,” tambahnya.
Siap Bersinergi dan Memberikan Manfaat
Ketua Kelompok 75, Hizqil Akmalul Fauzy, menyampaikan bahwa seluruh anggota kelompok siap menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, serta seluruh warga Desa Ender.
Menurutnya, keberhasilan program KKN sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat.
“Kami datang bukan hanya untuk melaksanakan program kerja, tetapi juga untuk belajar dari pengalaman dan kearifan masyarakat Desa Ender. Kami berharap dapat membangun kolaborasi yang baik sehingga setiap kegiatan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Hizqil.
Ia juga berharap tema Penguatan Literasi Al-Qur’an dapat menjadi gerakan bersama yang melibatkan anak-anak, remaja, orang tua, hingga para tokoh agama di desa.
Pemerintah Desa Sambut Hangat Kehadiran Mahasiswa
Sementara itu, Kuwu Desa Ender, Iwan Sovwan, menyampaikan apresiasi kepada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang kembali mempercayakan Desa Ender sebagai lokasi pelaksanaan KKN.
Ia berharap kehadiran mahasiswa mampu membawa semangat baru bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan.
“Kami menyambut hangat kehadiran mahasiswa KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Semoga keberadaan mereka mampu memberikan energi positif bagi masyarakat, terutama dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an melalui berbagai kegiatan edukatif, pembinaan keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang religius, cerdas, dan berkarakter.
Wujud Nyata Kampus Berdampak bagi Masyarakat
Melalui pelaksanaan KKN Tematik 2026, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus yang berdampak (impactful university). Mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam menggali potensi lokal serta mendorong lahirnya berbagai inovasi berbasis kebutuhan warga.
Gerakan Penguatan Literasi Al-Qur’an yang diusung Kelompok 75 diharapkan menjadi fondasi bagi terbentuknya masyarakat yang religius, berkarakter, dan memiliki budaya belajar yang kuat. Dengan kolaborasi yang dibangun secara partisipatif, berbagai program yang dirintis selama masa KKN diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Ender.
Manfaat bagi Masyarakat
Pelaksanaan KKN Tematik ini diharapkan memberikan berbagai manfaat nyata, antara lain:
- Meningkatkan kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an di kalangan masyarakat.
- Menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai keislaman.
- Memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.
- Mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dan partisipasi warga.
- Menciptakan program pengabdian yang berkelanjutan dan berdampak setelah masa KKN berakhir.
- Membentuk masyarakat yang religius, mandiri, serta memiliki budaya literasi yang kuat.
Program ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).


