UIN Siber Cirebon — Pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memasuki hari kedua dengan konsep yang lebih terarah dan tersebar di sejumlah titik fakultas. Pembagian lokasi ini dilakukan agar mahasiswa baru dapat mengikuti rangkaian kegiatan secara nyaman, tertib, dan sesuai dengan lingkungan akademiknya.
Ketua Pelaksana PBAK 2026, Wahyono, M.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan hari kedua dipusatkan di lima lokasi utama. Masing-masing fakultas menyiapkan tempat pelaksanaan sesuai dengan kebutuhan kegiatan mahasiswa baru.
“Untuk pelaksanaan PBAK hari kedua, kegiatan kami pusatkan di beberapa titik. FITK berada di halaman depan FITK, FUA di Gedung Pascasarjana lantai 3, FDKI di halaman Rektorat, FEBI di halaman FEBI, sedangkan Fakultas Syariah dilaksanakan di Gedung ICC,” jelas Wahyono.
Pembagian lokasi tersebut menjadi bagian dari strategi panitia untuk memastikan pelaksanaan PBAK berjalan efektif. Mahasiswa baru juga dapat lebih dekat mengenal lingkungan fakultas, organisasi kemahasiswaan, serta atmosfer akademik yang akan menjadi bagian dari perjalanan mereka selama menempuh pendidikan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Hari Ketiga, 70 Kelas Siap Belajar
Tidak berhenti pada hari kedua, panitia PBAK 2026 telah menyiapkan skema kegiatan untuk hari ketiga. Wahyono menyampaikan, mahasiswa baru akan dibagi menjadi 70 kelas untuk mengikuti sesi pembekalan yang lebih interaktif.
Setiap kelas akan mendapatkan dua sesi materi utama. Sesi pertama berlangsung pada pagi hari dengan materi moderasi beragama. Sementara pada siang hari, mahasiswa baru akan mendapatkan materi mengenai digital akademik.
“Pada hari ketiga, mahasiswa baru akan dibagi menjadi 70 kelas. Setiap kelas akan mendapatkan dua sesi materi. Pagi hari diisi tutor dengan materi moderasi beragama, kemudian siang hari dilanjutkan materi digital akademik,” ungkapnya.
Pola pembelajaran tersebut dirancang agar mahasiswa baru tidak hanya mendapatkan informasi mengenai kehidupan kampus, tetapi juga memiliki bekal karakter dan kemampuan beradaptasi dengan ekosistem pendidikan digital.
Tutor Jadi Penggerak Pembelajaran
Dalam pelaksanaan hari ketiga, tutor memiliki peran penting dalam menciptakan suasana belajar yang komunikatif dan menyenangkan. Mereka akan mendampingi mahasiswa baru secara langsung dalam kelompok kelas sehingga proses penyampaian materi diharapkan lebih dekat dan mudah dipahami.
Materi moderasi beragama menjadi bekal penting untuk membangun sikap saling menghargai, terbuka terhadap perbedaan, dan menjaga harmoni di lingkungan kampus. Sementara materi digital akademik akan membantu mahasiswa memahami ekosistem layanan digital yang menjadi bagian penting dari kehidupan akademik di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Dengan persiapan tersebut, PBAK 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru. Lebih dari itu, PBAK menjadi langkah awal untuk membangun mahasiswa yang berkarakter, moderat, adaptif terhadap teknologi, dan siap menjalani kehidupan akademik di kampus siber.
Semangat PBAK 2026 pun terus diarahkan pada satu tujuan: mengenal kampus, membangun karakter, menguasai teknologi, dan tumbuh bersama sebagai bagian dari keluarga besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.


