UIN Siber Cirebon – Bukan sekadar ajang kompetisi, Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) 2026 menjadi panggung bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan akademik, serta inovasi lintas disiplin ilmu. Untuk memperluas gaung kegiatan tersebut, tim humas PTKIN menyatukan strategi komunikasi dan publikasi melalui Rapat Koordinasi Kehumasan OASE 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (30/10/2026).
Rapat dipimpin Ketua Tim Humas Pendidikan Islam Kementerian Agama, Abdul Basit. Tim Pranata Humas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Mohamad Arifin bersama Amelia Ayu Lestari, turut mengikuti koordinasi sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi komunikasi dan publikasi antarkampus dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.
Dalam pertemuan itu, humas PTKIN didorong untuk menghadirkan pemberitaan yang lebih substantif dan kreatif. Publikasi tidak cukup hanya mengabarkan keikutsertaan kontingen atau kemeriahan acara, tetapi perlu mengangkat cerita di balik karya, proses penelitian, keunggulan inovasi, hingga manfaatnya bagi masyarakat.
Tiga Klaster Kompetisi, 18 Cabang Lomba
OASE III PTKIN 2026 yang diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menghadirkan 18 cabang lomba dalam tiga klaster utama, yaitu Agama, Sains, dan Riset.
Klaster Agama mencakup Sosial Kemasyarakatan, Astronomi Islam/Ilmu Falak, Karya Tulis Al-Qur’an, Musabaqah Qiraatil Kutub Putra dan Putri, Musabaqah Fahmil Qur’an, serta Dai Mahasiswa Putra dan Putri.
Pada klaster Sains, mahasiswa berkompetisi dalam bidang Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Robotik, serta Desain Arsitektur Islam. Sementara itu, klaster Riset menghadirkan bidang Literasi Inovasi Teknologi, Nanoteknologi dan Kesehatan, Teknologi Produk Halal dan Ketahanan Pangan Halal, Ekoteologi, Konservasi Energi untuk Kampus Hijau Mandiri Energi, hingga Virtual Trading.
Keragaman cabang tersebut membuka peluang bagi humas untuk menggali berbagai cerita inspiratif dari peserta. Inovasi teknologi, pengembangan lingkungan, riset pangan halal, hingga gagasan keagamaan yang relevan dengan kehidupan modern dapat menjadi materi pemberitaan yang tidak hanya informatif, tetapi juga memberikan nilai edukasi kepada masyarakat.
Publikasi Kreatif dan Kolaborasi Lintas Media
Untuk memperkuat jangkauan informasi, setiap PTKIN didorong memproduksi konten audiovisual berdurasi satu hingga tiga menit yang menampilkan profil peserta, karya, penelitian, dan perjalanan kontingen. Strategi publikasi dirancang dalam tiga tahap, yakni sebelum, selama, dan setelah kompetisi.
Sebelum kegiatan, publikasi diarahkan pada pengenalan kontingen, profil mahasiswa, dan persiapan peserta. Selama kompetisi, humas dapat mengangkat aktivitas perlombaan, suasana kegiatan, serta proses di balik karya mahasiswa. Setelah kegiatan, pemberitaan difokuskan pada hasil kompetisi, prestasi, pengalaman peserta, dan manfaat inovasi yang dihasilkan.
Penyebaran konten juga diperkuat melalui kolaborasi akun resmi kampus, media sosial OASE, Humas Pendis Kementerian Agama, komunitas mahasiswa, serta media lokal. Selain itu, Expo PTKIN menjadi ruang untuk memperkenalkan keunggulan kampus melalui hasil penelitian, inovasi, prestasi mahasiswa, dan program studi. Sebanyak 34 PTKIN telah terdaftar untuk berpartisipasi dalam expo tersebut.
UIN Siber Cirebon Perkuat Sinergi Publikasi Nasional
Melalui sinergi ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bersama PTKIN lainnya berupaya menghadirkan publikasi OASE 2026 yang lebih kreatif, informatif, dan menjangkau masyarakat luas. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkenalkan potensi mahasiswa sekaligus menunjukkan bahwa PTKIN memiliki kontribusi dalam pengembangan ilmu keagamaan, sains, teknologi, dan riset.
Keikutsertaan tim Humas UIN Siber Cirebon dalam koordinasi ini juga menjadi bagian dari penguatan jejaring komunikasi antarkampus. Dengan strategi publikasi yang terarah dan berkelanjutan, OASE 2026 diharapkan tidak hanya dikenal sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang untuk memperlihatkan gagasan, karya, prestasi, dan kontribusi nyata mahasiswa PTKIN bagi masyarakat.


