UIN Siber Cirebon — Menyambut pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Refreshment dan Penyamaan Persepsi Tutor Digitalisasi dan Layanan Akademik pada Smart Learning PBAK 2026, Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Siber UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Lantai 4 ini menjadi bagian dari persiapan tutor atau mentor dalam mendampingi mahasiswa baru. Para tutor dibekali pemahaman tentang ekosistem digital kampus, layanan akademik, serta budaya belajar di perguruan tinggi berbasis teknologi.
Pembekalan ini penting agar mahasiswa baru dapat mengenal sistem digital UIN Siber sejak awal dan lebih siap menjalani proses perkuliahan.
UIN Siber Cirebon Perkuat Budaya Akademik Digital
Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Ayus Ahmad Yusuf, M.Si. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa teknologi digital menjadi bagian penting dari karakter pembelajaran di UIN Siber.
“UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memiliki karakter pembelajaran yang sangat erat dengan pemanfaatan teknologi digital. Mahasiswa tidak lagi hanya berinteraksi di ruang kelas, tetapi melalui ekosistem pembelajaran dan layanan digital.”
Karena itu, mahasiswa perlu memahami berbagai layanan digital yang menjadi bagian dari perjalanan akademiknya. Tutor pun harus memiliki pemahaman yang sama agar mampu memberikan informasi secara tepat dan mudah dipahami mahasiswa baru.
Digitalisasi Bukan Sekadar Mengubah Kertas Menjadi Elektronik
Dalam pembekalan, digitalisasi akademik dipahami lebih luas daripada sekadar mengubah dokumen kertas menjadi dokumen elektronik.
Digitalisasi diarahkan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, administrasi akademik, komunikasi, pengelolaan data mahasiswa, evaluasi pembelajaran, pelayanan mahasiswa, hingga pengelolaan dokumen akademik.
Tujuan akhirnya adalah menciptakan academic experience yang lebih cepat, mudah, transparan, dan terintegrasi.
Tiga Hal Penting bagi Mahasiswa Aktif
Tutor juga mendapatkan pemahaman mengenai tiga aspek penting yang berkaitan dengan status dan aktivitas mahasiswa, yaitu administrasi keuangan, administrasi akademik, dan proses pembelajaran.
Pertama, mahasiswa perlu memenuhi kewajiban administrasi keuangan, termasuk pembayaran UKT. Kedua, mahasiswa harus menjalankan administrasi akademik, salah satunya melalui pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). Ketiga, mahasiswa wajib mengikuti proses pembelajaran dan berbagai aktivitas akademik.
Ketiga aspek tersebut saling berkaitan sehingga perlu dipahami sejak awal oleh mahasiswa baru.
PUSTIKOM Kenalkan Layanan Digital Kampus
Pembekalan kemudian dilanjutkan dengan materi dari Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PUSTIKOM). Para tutor diperkenalkan dengan budaya akademik serta berbagai layanan digital yang akan digunakan mahasiswa selama menjalani perkuliahan.
Materi mencakup istilah akademik seperti KRS, KHS, SKS, IPS, dan IPK. Tutor juga diarahkan untuk membantu mahasiswa memahami penggunaan portal akademik dan berbagai layanan digital kampus.
Salah satu hal yang ditekankan adalah pentingnya mahasiswa melakukan pembaruan biodata. Data yang akurat dibutuhkan untuk mendukung pengelolaan administrasi akademik, termasuk pendataan mahasiswa pada PDDIKTI.
AI Jadi Bagian dari Smart Learning
Menariknya, pembekalan juga membahas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam kegiatan perkuliahan.
Mahasiswa didorong untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi dan memanfaatkan AI sebagai alat bantu belajar. Namun, penggunaan AI tetap membutuhkan batasan etis agar teknologi tidak menggantikan proses berpikir dan belajar mahasiswa.
Dengan demikian, teknologi diharapkan menjadi alat untuk memperkuat pembelajaran, bukan jalan pintas yang mengurangi kualitas akademik.
Tutor Jadi Jembatan bagi Mahasiswa Baru
Melalui kegiatan Refreshment dan Penyamaan Persepsi ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memperkuat kesiapan tutor sebagai pendamping mahasiswa baru.
Penyamaan persepsi menjadi penting agar informasi yang diberikan kepada mahasiswa konsisten, akurat, dan mudah dipahami.
Dengan tutor yang siap dan sistem digital yang semakin terintegrasi, Smart Learning PBAK 2026 diharapkan menjadi pintu masuk yang positif bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan akademik UIN Siber.
Lebih dari sekadar mengenalkan teknologi, kegiatan ini menjadi langkah awal membangun budaya akademik yang adaptif, cerdas, bertanggung jawab, dan siap menghadapi era digital.


