UIN Siber Cirebon – UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) menggelar Workshop Jurnal Prophetic bertema “Optimizing OJS 3 for Journal Excellence: Strategi Pengelolaan dan Peningkatan Kualitas Jurnal Prophetic” pada 25–26 Mei 2026 di Ruang Smart Class R.302 FDKI.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Jurusan BKI dalam memperkuat kualitas pengelolaan jurnal ilmiah berbasis digital melalui optimalisasi penggunaan Open Journal Systems (OJS) versi 3.
Workshop diikuti oleh unsur pimpinan fakultas, pengelola jurnal, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa di lingkungan FDKI. Peserta yang hadir di antaranya Wakil Dekan I dan II, Ketua dan Sekretaris Jurusan BKI, pengelola Jurnal Prophetic, pengelola jurnal jurusan lain, serta mahasiswa BKI.
Optimalisasi OJS 3 Perkuat Tata Kelola Jurnal Ilmiah
Kegiatan workshop berlangsung interaktif dengan pembahasan mengenai pengelolaan editorial jurnal, optimalisasi fitur OJS 3, tata kelola artikel ilmiah, hingga strategi peningkatan kualitas jurnal menuju pengelolaan yang profesional, kredibel, dan berkelanjutan.
Selain membahas optimalisasi sistem digital jurnal, workshop juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam pengelolaan artikel ilmiah sebagai salah satu indikator penting dalam proses akreditasi jurnal.
Penguatan tata kelola jurnal berbasis OJS 3 dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital publikasi ilmiah di perguruan tinggi. Pengelolaan editorial yang tertata, sistem penerbitan yang profesional, serta kualitas artikel ilmiah menjadi fokus utama agar jurnal mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan tersebut juga membahas pentingnya pemetaan auditor dan reviewer dari berbagai wilayah Indonesia, baik kawasan timur maupun barat, sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring akademik dan meningkatkan kualitas penerbitan artikel ilmiah.
FDKI Dorong Penguatan Kualitas Akademik dan Publikasi Ilmiah
Dekan FDKI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang diwakili oleh Wakil Dekan II, Dr. Jaja Suteja menegaskan bahwa penguatan jurnal ilmiah menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas akademik perguruan tinggi.
“Jurnal ilmiah merupakan representasi kualitas akademik sebuah institusi. Karena itu, pengelolaannya harus terus diperkuat agar mampu berkembang dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan I FDKI, Dr. Arief Rachman menilai bahwa optimalisasi OJS 3 menjadi langkah strategis dalam membangun tata kelola jurnal yang lebih profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
“Transformasi digital dalam pengelolaan jurnal sudah menjadi kebutuhan. Workshop ini menjadi ruang penguatan kapasitas agar pengelolaan jurnal semakin sistematis dan sesuai standar akademik,” ungkapnya.
Jurusan BKI Perkuat Profesionalisme Jurnal Prophetic
Ketua Jurusan BKI sekaligus Editor in Chief Jurnal Prophetic, Bambang Setiawan menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bentuk komitmen Jurusan BKI dalam meningkatkan mutu publikasi ilmiah di lingkungan akademik.
Hal senada disampaikan Sekretaris Jurusan BKI, Rina Kurnia yang menegaskan bahwa penguatan pengelolaan jurnal perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu mengikuti perkembangan dunia akademik dan teknologi informasi.
“Melalui workshop ini, Jurusan BKI ingin memperkuat kualitas pengelolaan Jurnal Prophetic agar semakin profesional, adaptif, dan mampu mendukung pengembangan publikasi ilmiah di lingkungan akademik,” ujarnya.
Menurutnya, optimalisasi OJS 3 bukan hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga tentang membangun tata kelola jurnal yang profesional, transparan, dan berkualitas agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Jurnal ilmiah yang profesional lahir dari proses editorial yang tertata, kolaborasi tim yang solid, dan pemanfaatan teknologi yang optimal,” tambahnya.
UIN Siber Cirebon Komitmen Bangun Budaya Akademik Berkualitas

Melalui workshop ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang kuat sekaligus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas pengelola jurnal, meningkatkan kualitas tata kelola publikasi ilmiah, serta mendorong lahirnya jurnal-jurnal akademik yang unggul, profesional, dan berdaya saing global.


