UIN Siber Cirebon – Mahasiswa KKN Kelompok 100 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan “Edukasi Memilih Jajan Halal, Sehat, dan Aman” bagi siswa di tiga satuan pendidikan di Desa Sutawinangun. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, yakni Selasa, 11 Agustus 2026 di SDN 1 Sutawinangun, Rabu, 12 Agustus 2026 di SDN 2 Sutawinangun, dan Kamis, 13 Agustus 2026 di MI Ma’arif Sutawinangun.
Kegiatan edukasi ini menyasar siswa kelas 4, 5, dan 6 yang mulai memiliki kemampuan untuk menentukan pilihan makanan dan minuman secara mandiri. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pemahaman mengenai pentingnya memilih jajanan yang tidak hanya enak, tetapi juga memenuhi aspek kehalalan, kesehatan, kebersihan, dan keamanan.
Membekali Siswa agar Lebih Cermat Memilih Jajanan
Kebiasaan membeli jajanan menjadi bagian dari keseharian anak-anak, baik di kantin sekolah, warung, maupun tempat penjualan lainnya. Karena itu, kemampuan mengenali makanan dan minuman yang layak dikonsumsi perlu ditanamkan sejak dini.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 100 berperan sebagai edukator dengan menyampaikan materi secara langsung dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami siswa. Para siswa diajak mengenali berbagai hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli jajanan, mulai dari kondisi kemasan hingga kebersihan makanan dan tempat penjualannya.
Mahasiswa juga mengingatkan siswa bahwa makanan yang terlihat menarik dan memiliki rasa yang enak belum tentu aman atau sesuai dengan ketentuan halal. Karena itu, siswa perlu membiasakan diri untuk memeriksa informasi pada produk sebelum memutuskan untuk membelinya.
“Semua makanan enak belum tentu halal.”
Pesan tersebut menjadi salah satu pengingat utama dalam kegiatan edukasi agar siswa lebih berhati-hati dan tidak hanya mempertimbangkan rasa atau tampilan makanan.
Kenalkan “5 Cek” Sebelum Membeli Jajanan
Untuk memudahkan siswa menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari, mahasiswa KKN Kelompok 100 mengenalkan “5 Cek Sebelum Membeli”. Lima langkah sederhana tersebut meliputi cek kemasan, cek tanggal kedaluwarsa, cek label halal, cek kebersihan, serta cek warna dan bau makanan.
Pertama, siswa diajak mengecek kemasan untuk memastikan kemasan masih dalam kondisi baik dan tidak rusak. Kedua, siswa perlu memeriksa tanggal kedaluwarsa agar tidak mengonsumsi produk yang sudah melewati batas aman konsumsi.
Selanjutnya, siswa juga diajarkan untuk mengecek label halal sebagai bagian dari penerapan nilai-nilai keislaman dalam memilih makanan. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan dengan mengecek kebersihan, baik kondisi makanan maupun lingkungan tempat jajanan dijual.
Terakhir, siswa perlu mengecek warna dan bau makanan. Perubahan warna atau bau yang tidak wajar dapat menjadi tanda bahwa makanan sudah tidak layak dikonsumsi.
Kelima langkah tersebut diharapkan menjadi kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan siswa setiap kali membeli makanan atau minuman.
Membangun Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini
Edukasi memilih jajanan halal, sehat, dan aman tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan mengenai makanan, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan kebiasaan hidup sehat dan bertanggung jawab. Dengan memahami cara memilih jajanan, siswa diharapkan mampu melindungi dirinya dari makanan yang berpotensi membahayakan kesehatan.
Selain aspek kesehatan, pemahaman mengenai label halal juga menjadi bagian penting dalam membentuk kesadaran siswa untuk menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, edukasi ini mengintegrasikan nilai kesehatan, kebersihan, keamanan pangan, dan nilai keagamaan dalam satu pembelajaran yang dekat dengan aktivitas sehari-hari anak.
Kolaborasi Mahasiswa dan Sekolah untuk Edukasi Anak
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara langsung oleh mahasiswa KKN Kelompok 100 tanpa menghadirkan narasumber utama dari pihak eksternal. Mahasiswa menyusun dan menyampaikan materi edukasi kepada siswa sesuai dengan tingkat pemahaman mereka.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Ubaidillah, S.Ag., M.H.I. turut mendukung pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
Kegiatan di tiga sekolah tersebut diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan, bukan hanya selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dalam kebiasaan siswa ketika memilih makanan setelah kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.
Melalui edukasi yang sederhana dan aplikatif, KKN Kelompok 100 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berupaya menanamkan kesadaran bahwa memilih jajanan merupakan bagian dari menjaga kesehatan sekaligus menjalankan nilai-nilai keagamaan. Kebiasaan kecil seperti memeriksa kemasan, tanggal kedaluwarsa, label halal, kebersihan, serta warna dan bau diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi generasi yang lebih sehat, cerdas, dan bijak dalam menentukan pilihan konsumsi.
Mendukung SDGs: Kesehatan dan Pendidikan Berkualitas
Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui edukasi mengenai pemilihan makanan yang sehat dan aman, serta SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pemberian pengetahuan praktis kepada siswa yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


