UIN Siber Cirebon – Mahasiswa KKN Kelompok 12 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan kegiatan Edukasi Antibullying dan Aksi Berteman Ramah di MI Wathoniyah I Kanci pada 7–8 Agustus 2026. Kegiatan ini menyasar siswa kelas IV, V, dan VI sebagai bagian dari program kerja KKN 12 untuk meningkatkan pemahaman mengenai bullying sekaligus membangun pertemanan yang positif dan saling menghargai.
Kenali Bentuk dan Dampak Bullying
Edukasi dilaksanakan dalam beberapa sesi sesuai pembagian kelas. Pada 7 Agustus, kegiatan untuk siswa kelas IV berlangsung pukul 08.00–09.00 WIB dengan Nazifah Muwaffaqoh sebagai pemateri dan Rizki Nurmaulida sebagai moderator. Sementara pada 8 Agustus, sesi kelas V dilaksanakan pukul 08.00–09.00 WIB dengan Robiatul Adawiyah sebagai pemateri dan Paizah Siti Zahro sebagai moderator. Sesi kelas VI berlangsung pukul 10.00–11.00 WIB dengan Rizki Nurmaulida sebagai pemateri dan Sayyidah Alfiaturahmah sebagai moderator.
Materi yang diberikan mencakup pengertian bullying serta berbagai bentuknya, mulai dari bullying fisik, verbal, sosial, hingga bullying melalui media sosial. Penyampaian dilakukan secara interaktif melalui tanya jawab, pemutaran video, dan diskusi.
Siswa juga diajak memahami dampak bullying terhadap korban, pelaku, maupun orang yang menyaksikannya. Mahasiswa KKN memberikan langkah sederhana dalam menghadapi bullying, seperti berani mengatakan “berhenti”, menjauh dari situasi yang tidak aman, mencari dukungan, tidak membalas dengan kekerasan, serta melaporkan tindakan bullying kepada guru.
Bangun Pertemanan yang Ramah
Kegiatan tidak hanya berfokus pada pengenalan bullying, tetapi juga mendorong siswa untuk membangun hubungan pertemanan yang sehat. Siswa diajak memahami pentingnya menghargai, menghormati, dan memperlakukan teman dengan baik.
Ketua KKN Kelompok 12, Muhammad Abdul Adim, menyampaikan bahwa edukasi tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran siswa sejak dini.
“Edukasi ini juga berguna untuk menumbuhkan kesadaran siswa sejak dini mengenai pentingnya saling menghargai, menghormati, dan memperlakukan teman dengan baik. Harapannya, siswa tidak hanya memahami apa itu bullying, tetapi juga mampu mencegah dan berani mengambil sikap ketika melihat adanya tindakan bullying di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Ditutup dengan “Janji Kita”
Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti “Janji Kita”, yaitu komitmen bersama untuk menjadi teman yang baik, tidak melakukan bullying, serta berani membantu teman yang mengalami perundungan.
Melalui kegiatan ini, KKN Kelompok 12 berharap MI Wathoniyah I Kanci dapat terus menjadi lingkungan belajar yang aman, nyaman, ramah, dan penuh sikap saling menghargai. Kegiatan ini turut didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pendidikan karakter serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih positif dan bebas dari perundungan.
Kaitan dengan SDGs
- SDG 4 – Pendidikan Berkualitas: mendukung pendidikan yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan karakter peserta didik.
- SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera: mendorong lingkungan sekolah yang lebih aman serta mendukung kesejahteraan sosial dan emosional anak.
- SDG 16 – Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh: menanamkan nilai anti-kekerasan, saling menghargai, dan penyelesaian masalah tanpa kekerasan.


