UIN Siber Cirebon (Banjarwangunan( — Edukasi menjaga lingkungan tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan besar. Mahasiswa KKN Kelompok 126 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memilih cara sederhana dan menarik untuk mengajak masyarakat Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, lebih peduli terhadap sampah.
Pada Selasa (11/8/2026), mahasiswa KKN 126 memasang dua papan informasi waktu penguraian sampah di Jalan Merkurius RW 04 dan kawasan dekat jembatan RW 03 Desa Banjarwangunan.
Papan informasi tersebut berisi edukasi mengenai perkiraan waktu yang dibutuhkan berbagai jenis sampah untuk terurai. Informasi ini diharapkan dapat membantu warga memahami bahwa sampah yang dibuang sembarangan tidak serta-merta hilang, tetapi dapat bertahan dalam lingkungan dalam waktu yang panjang.
Edukasi Lingkungan di Ruang Publik
Pemilihan papan informasi sebagai media edukasi menjadi strategi mahasiswa KKN untuk menyampaikan pesan lingkungan secara sederhana dan mudah dijangkau masyarakat.
Warga yang melintas dapat membaca informasi tersebut secara langsung tanpa harus mengikuti kegiatan khusus.
Dengan cara ini, edukasi tentang sampah dapat hadir di tengah aktivitas masyarakat sehari-hari.
Pesan yang ingin disampaikan juga sederhana: semakin lama sampah terurai, semakin penting bagi kita untuk mengurangi, menggunakan kembali, dan membuangnya dengan benar.
Papan informasi tersebut sekaligus menjadi pengingat agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan barang sekali pakai dan tidak membuang sampah sembarangan.
Dari Informasi Menjadi Kebiasaan
Bagi mahasiswa KKN 126, edukasi lingkungan tidak cukup hanya memberikan informasi. Pengetahuan tersebut perlu diterjemahkan menjadi kebiasaan.
Karena itu, keberadaan papan informasi diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mulai melakukan tindakan sederhana, seperti membawa wadah atau botol minum yang dapat digunakan kembali, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membuang sampah pada tempatnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 126 sebagai bagian dari penguatan program pelestarian lingkungan di Desa Banjarwangunan.
Pesan yang Tetap Tinggal Setelah KKN Selesai
Salah satu harapan utama dari program ini adalah agar pesan edukasi tetap dapat diterima masyarakat meskipun kegiatan KKN telah berakhir.
Berbeda dengan kegiatan yang berlangsung hanya dalam satu waktu, papan informasi dapat terus menjadi media pengingat bagi warga dan pengguna jalan yang melintas.
Dengan demikian, program KKN tidak hanya meninggalkan fasilitas, tetapi juga meninggalkan pesan dan kebiasaan baik.
KKN 126 UIN Siber Cirebon percaya bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil.
Satu informasi dapat membuka kesadaran. Satu kebiasaan dapat menciptakan perubahan.
Melalui dua papan informasi sederhana di Banjarwangunan, mahasiswa KKN 126 mengajak masyarakat untuk melihat sampah dengan cara yang berbeda: bukan sekadar sesuatu yang harus dibuang, tetapi persoalan lingkungan yang membutuhkan kesadaran dan tanggung jawab bersama.


