UIN Siber Cirebon (Kuningan) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 129 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mengajak masyarakat Desa Singkup, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, untuk meningkatkan kesadaran dalam mengelola sampah rumah tangga. Edukasi yang dilaksanakan pada 6–7 Agustus 2026 tersebut menyasar masyarakat dari RT 01 hingga RT 07 sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN dalam memberikan pemahaman praktis mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari lingkungan rumah tangga. Masyarakat diberikan edukasi mengenai pemilahan sampah berdasarkan jenisnya serta pentingnya memanfaatkan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang telah disediakan oleh Pemerintah Desa Singkup.
Dorong Warga Pilah Sampah dan Manfaatkan TPS
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN 129 menjelaskan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat. Pemilahan sejak dari sumber menjadi langkah penting agar sampah dapat dikelola dengan lebih tepat dan fasilitas TPS dapat dimanfaatkan secara optimal.
Mahasiswa juga mengingatkan bahwa kebersihan TPS sangat dipengaruhi oleh perilaku masyarakat dalam membuang dan mengelola sampah. Karena itu, warga didorong untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta menjaga kebersihan fasilitas tersebut secara bersama-sama.
Edukasi dilakukan dengan pendekatan dialogis sehingga masyarakat tidak hanya menerima informasi, tetapi juga dapat menyampaikan berbagai kondisi yang mereka hadapi dalam pengelolaan sampah sehari-hari.
Tampung Aspirasi dan Permasalahan Warga
Selain memberikan edukasi, kegiatan KKN 129 menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mendengarkan aspirasi, keluhan, dan saran masyarakat mengenai persoalan sampah rumah tangga di Desa Singkup.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan bahwa keberadaan pengelola sampah menjadi salah satu kebutuhan yang dirasakan masyarakat. Sebagian warga masih melakukan pembakaran sampah sebagai alternatif pengelolaan sampah rumah tangga. Kebiasaan tersebut berpotensi menimbulkan polusi udara dan dapat berdampak terhadap kualitas lingkungan.
Menanggapi kondisi tersebut, mahasiswa KKN 129 mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan TPS yang telah tersedia sebagai salah satu alternatif pengelolaan sampah. Upaya tersebut perlu didukung dengan kebiasaan memilah sampah serta kesadaran bersama untuk menjaga fasilitas lingkungan.
Bangun Kesadaran Lingkungan secara Berkelanjutan
Ketua KKN Kelompok 129, M. Alfari, bersama mahasiswa KKN berupaya menjadikan edukasi ini sebagai langkah awal untuk membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih baik di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut juga dilaksanakan dengan pendampingan Drs. Jalaludin, M.Si. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan dukungan Agus Sugiharto selaku Kuwu Desa Singkup.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat semakin memahami bahwa persoalan sampah membutuhkan solusi yang dilakukan secara bersama-sama, mulai dari rumah tangga hingga lingkungan desa. Pemilahan sampah, pemanfaatan TPS, serta menjaga kebersihan lingkungan menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan secara konsisten.
Kegiatan ini selaras dengan SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, khususnya dalam mendorong lingkungan permukiman yang bersih, aman, dan berkelanjutan. Selain itu, edukasi mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah juga mendukung SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui upaya mengurangi dampak sampah dan meningkatkan praktik pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab.
KKN 129 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap edukasi yang telah dilakukan dapat mendorong partisipasi masyarakat Desa Singkup dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih tertib, sehat, dan berkelanjutan.


