UIN Siber Cirebon (Kesenden) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 131 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melanjutkan program edukasi lingkungan di SDN Kesenden, Kota Cirebon, pada Selasa (4/8/2026). Memasuki hari kedua, kegiatan difokuskan pada praktik pemilahan sampah anorganik, khususnya sampah botol plastik, sebagai tindak lanjut dari edukasi pemilahan sampah yang telah diberikan sehari sebelumnya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN 131 membuat tempat pemilahan khusus menjadi tiga jenis, yaitu tempat untuk tutup botol, botol plastik, dan label botol. Ketiga jenis sampah tersebut dipisahkan karena memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali menjadi berbagai kerajinan. Tutup botol dapat diolah menjadi gantungan kunci, botol plastik dapat dimanfaatkan sebagai pot tanaman, sedangkan label botol dapat digunakan sebagai bahan pembuatan eco brick.
Mahasiswa kemudian mengajak siswa mempraktikkan secara langsung proses pemilahan sampah berdasarkan jenisnya. Siswa diarahkan untuk mengenali bagian-bagian botol plastik sebelum memasukkannya ke tempat yang telah disediakan. Kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan konsep pemanfaatan kembali sampah agar tidak langsung menjadi limbah yang berakhir di tempat pembuangan.
Salah satu mahasiswa KKN Kelompok 131, Tiara Izdihar Ramadhina, mengatakan bahwa praktik tersebut menjadi kelanjutan dari edukasi yang diberikan sebelumnya. Menurutnya, pemahaman mengenai pemilahan sampah akan lebih mudah diterapkan apabila siswa mendapatkan pengalaman secara langsung.
“Kegiatan pemilahan ini merupakan praktik secara langsung dari edukasi yang sudah kami berikan sebelumnya. Jadi, kami tidak ingin siswa hanya memahami materi secara teori, tetapi juga dapat mempraktikkan bagaimana cara memilah dan memanfaatkan sampah anorganik menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna,” ujar Tiara Izdihar Ramadhina.
Kepala SDN Kesenden, Herlina, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN 131. Ia menilai kegiatan pemilahan sekaligus pengenalan kerajinan dari sampah memberikan pengalaman positif bagi siswa dan dapat menumbuhkan kreativitas serta kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN 131. Anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang sampah, tetapi juga diajak langsung untuk memilah dan mengetahui bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak berguna ternyata masih bisa dimanfaatkan menjadi berbagai kerajinan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus membangun kebiasaan anak-anak untuk peduli terhadap kebersihan dan lingkungan,” ujar Herlina.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan siswa dalam proses pemilahan dan pengenalan berbagai potensi pemanfaatan sampah. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN 131 berupaya mengubah cara pandang siswa terhadap sampah, dari sesuatu yang harus dibuang menjadi material yang masih dapat dimanfaatkan kembali.
Praktik pemilahan sampah anorganik ini menjadi bagian dari program kerja Pelestarian Lingkungan KKN Kelompok 131. Melalui kegiatan berkelanjutan selama dua hari, mahasiswa berharap siswa SDN Kesenden dapat membangun kebiasaan memilah sampah sejak dini sekaligus memahami bahwa sampah plastik dapat memiliki nilai guna apabila dikelola dengan tepat.


