UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 19 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan Panggung Dongeng Ceria sebagai upaya memperkuat literasi sekaligus meningkatkan minat baca anak-anak di Desa Japura Bakti. Kegiatan yang mengusung konsep mendongeng dengan tema penguatan literasi ini dilaksanakan pada Sabtu (8/8/2026) pukul 15.00–16.45 WIB di halaman depan Balai Desa Japura Bakti dan diikuti oleh 102 anak berusia 4–10 tahun.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak melalui pendekatan cerita dan dongeng. Selain menumbuhkan ketertarikan terhadap aktivitas membaca, dongeng dipilih sebagai media untuk mengembangkan imajinasi, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta memperkenalkan nilai-nilai positif melalui cerita yang dekat dengan dunia anak.
Kolaborasi KKN 19 dan Kampung Dongeng Cirebon
Pelaksanaan Panggung Dongeng Ceria diawali dengan koordinasi mahasiswa KKN Kelompok 19 bersama Kampung Dongeng Cirebon. Setelah konsep kegiatan disepakati, mahasiswa melakukan survei untuk menentukan lokasi yang mudah dijangkau oleh anak-anak dan masyarakat sekitar.
Halaman depan Balai Desa Japura Bakti dipilih karena lokasinya berada di tengah lingkungan masyarakat sehingga dapat menjadi ruang berkumpul yang strategis. Mahasiswa kemudian melakukan koordinasi dan perizinan dengan Kepala Desa, RT, RW, serta perangkat desa setempat.
Setelah memperoleh persetujuan, koordinasi dilanjutkan dengan Kampung Dongeng Cirebon untuk memastikan waktu, tempat, konsep, serta kebutuhan teknis kegiatan. Mahasiswa KKN juga melakukan pembagian tugas dan menyiapkan rundown serta berbagai perlengkapan yang diperlukan.
Dongeng Jadi Media Belajar yang Menyenangkan
Kegiatan dimulai dengan ice breaking yang dipandu oleh Master of Ceremony (MC). Aktivitas tersebut dilakukan untuk menciptakan suasana yang menyenangkan sekaligus membantu anak-anak lebih tertib dan fokus sebelum memasuki kegiatan utama.
Selanjutnya, kegiatan diserahkan kepada pemateri dari Kampung Dongeng Cirebon, Sri Rahayu Sulastri, S.Pd.I. Anak-anak diajak mengikuti cerita secara interaktif sehingga mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga terlibat dalam suasana dongeng.
Antusiasme anak-anak terlihat sepanjang kegiatan. Sebanyak 102 peserta mengikuti Panggung Dongeng Ceria dengan respons positif. Kegiatan yang dikemas melalui cerita membuat proses penguatan literasi terasa lebih ringan dan menyenangkan bagi anak-anak.
Melalui dongeng, anak-anak diajak mengenal dunia cerita sekaligus membangun kemampuan untuk membayangkan, memahami alur, mengenali pesan, dan merespons cerita. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan literasi sejak usia dini.
Bangun Minat Baca dan Imajinasi Anak
Panggung Dongeng Ceria memiliki beberapa tujuan utama, yaitu menguatkan literasi melalui dongeng, meningkatkan minat baca, mengembangkan imajinasi, serta mengajak anak-anak berpikir kritis.
Bagi anak-anak usia dini, pengalaman literasi tidak selalu harus dimulai dari aktivitas membaca buku secara formal. Cerita dan dongeng dapat menjadi pintu masuk untuk membangun ketertarikan terhadap buku dan berbagai sumber pengetahuan.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong anak-anak untuk semakin berani bertanya, menyampaikan pendapat, serta mengembangkan daya imajinasi melalui cerita yang mereka dengarkan.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 19, Dr. Ratna Puspitasari, M.Pd., turut mendukung pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari kontribusi mahasiswa dalam penguatan pendidikan dan literasi di tengah masyarakat.
Selain Sri Rahayu Sulastri, S.Pd.I., kegiatan ini juga melibatkan Haerudin, M.S.I. dan Muhammad Nur Imanudin dalam rangka mendukung pelaksanaan program KKN Kelompok 19.
Dorong Anak Gemar Membaca Sejak Dini
Melalui Panggung Dongeng Ceria, KKN Kelompok 19 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap pengalaman belajar melalui dongeng dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kebiasaan membaca di kalangan anak-anak Desa Japura Bakti.
Pesan sederhana yang ingin ditanamkan kepada peserta adalah:
“Anak-anak, ayo gemar membaca buku karena dengan membaca kita bisa membuka wawasan pengetahuan baru.”
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk pengabdian mahasiswa dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif, inklusif, dan sesuai dengan karakter anak. Kolaborasi dengan Kampung Dongeng Cirebon serta dukungan pemerintah dan masyarakat Desa Japura Bakti menunjukkan bahwa penguatan literasi dapat tumbuh melalui kerja sama berbagai pihak.
Selaras dengan SDGs
Panggung Dongeng Ceria turut mendukung beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
- SDGs 4 – Pendidikan Berkualitas: memperkuat kemampuan literasi dan menyediakan pengalaman belajar yang kreatif serta menyenangkan bagi anak-anak.
- SDGs 10 – Berkurangnya Kesenjangan: memberikan ruang belajar dan akses kegiatan literasi yang dapat diikuti anak-anak dari lingkungan masyarakat secara bersama-sama.
- SDGs 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan: membangun kolaborasi antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Kampung Dongeng Cirebon, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak.
Dengan menghadirkan dongeng sebagai media literasi, KKN Kelompok 19 berupaya menjadikan kegiatan membaca dan belajar sebagai pengalaman yang menyenangkan. Dari sebuah cerita, anak-anak diajak berimajinasi, berpikir, bertanya, dan mengenal pengetahuan baru.


