UIN Siber Cirebon – Mahasiswa KKN Kelompok 34 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan kegiatan Edukasi Pilah Sampah Terpadu (PST) di SDN 1 Adidharma pada 8 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam mengenalkan pentingnya pengelolaan sampah sekaligus membangun kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan sejak usia dini.
Kegiatan diikuti oleh siswa-siswi kelas 1 hingga kelas 6 SDN 1 Adidharma dan dilaksanakan di lapangan sekolah. Selain penyampaian materi, kegiatan dikemas secara interaktif melalui ice breaking, praktik memilah sampah, serta aktivitas kreatif yang disesuaikan dengan tingkat kelas siswa.
Mengenal Jenis Sampah dan Cara Memilahnya
Kegiatan diawali dengan pengarahan siswa sesuai kelas masing-masing, dilanjutkan pembukaan, foto bersama, dan ice breaking. Mahasiswa KKN kemudian memberikan sejumlah pertanyaan awal untuk mengetahui pemahaman siswa mengenai sampah.
Materi dilanjutkan dengan pengenalan pengertian sampah serta jenis-jenis sampah yang perlu diketahui siswa, yaitu sampah organik, anorganik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3).
Mahasiswa KKN juga memberikan contoh sampah kepada siswa untuk membantu mereka memahami perbedaan setiap jenis sampah. Beberapa siswa kemudian diajak mempraktikkan secara langsung cara mengklasifikasikan sampah berdasarkan jenisnya.
Pendekatan praktik tersebut membuat siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga memiliki pengalaman langsung dalam memilah sampah dengan benar.
Belajar Memilah Sampah melalui Praktik Kelompok
Setelah memperoleh materi, siswa mengikuti kegiatan praktik secara berkelompok. Setiap kelas dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan jenis sampah, yaitu kelompok organik, anorganik, dan B3.
Untuk siswa kelas 1 hingga kelas 3, kegiatan difokuskan pada kemampuan mengklasifikasikan sampah. Siswa diajak mengenali contoh sampah dan menentukan kelompok yang sesuai.
Sementara itu, siswa kelas 4 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan yang lebih kreatif dengan membuat poster bertemakan sampah menggunakan bahan yang telah disediakan. Aktivitas ini menjadi sarana bagi siswa untuk menuangkan pemahaman mereka mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah.
Hasil karya siswa kemudian ditempelkan pada Mading Kreatif sebagai bentuk apresiasi sekaligus media edukasi bagi warga sekolah.
Edukasi Sampah Dikemas Kreatif dan Interaktif
Sie Acara KKN Kelompok 34, Rohana, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dirancang agar edukasi mengenai sampah dapat diterima siswa dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan usia mereka.
“Edukasi sampah tidak cukup hanya disampaikan melalui materi. Anak-anak perlu diajak mengenali dan mempraktikkan langsung cara memilah sampah agar mereka lebih mudah memahami jenis dan pengelolaannya,” ujar Rohana.
Menurutnya, kegiatan klasifikasi sampah dan pembuatan poster juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar sambil bermain dan berkarya.
Kegiatan yang berlangsung secara interaktif tersebut diharapkan dapat membuat siswa semakin memahami bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari kebiasaan sederhana.
Menanamkan Kebiasaan Peduli Lingkungan Sejak Dini
Melalui Edukasi Pilah Sampah Terpadu, KKN Kelompok 34 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berupaya menanamkan kebiasaan memilah sampah sejak usia sekolah dasar.
Pemahaman mengenai jenis sampah dan cara memilahnya diharapkan dapat diterapkan siswa tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, Mading Kreatif yang menampilkan hasil karya siswa dapat menjadi pengingat sekaligus media pembelajaran bagi warga sekolah mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Nur Atikoh, M.Pd. turut mendampingi pelaksanaan program KKN Kelompok 34.
Melalui edukasi yang dilakukan secara langsung, kreatif, dan partisipatif, kegiatan ini diharapkan dapat membangun kesadaran siswa untuk lebih peduli terhadap sampah serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman.
Kaitan dengan SDGs
Kegiatan Edukasi Pilah Sampah Terpadu memiliki keterkaitan dengan beberapa Sustainable Development Goals (SDGs):
- SDG 4 – Pendidikan Berkualitas: memberikan edukasi lingkungan melalui pembelajaran interaktif dan praktik langsung kepada siswa.
- SDG 11 – Kota dan Komunitas Berkelanjutan: mendorong terbentuknya kebiasaan menjaga kebersihan dan lingkungan sejak tingkat komunitas sekolah.
- SDG 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab: mengenalkan pemilahan sampah organik, anorganik, dan B3 sebagai bagian dari pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
- SDG 13 – Penanganan Perubahan Iklim: edukasi mengenai pengelolaan sampah dapat menjadi bagian dari upaya membangun perilaku yang lebih peduli terhadap lingkungan.


