Berita Kegiatan KKN | Pengabdian Masyarakat SDGs
Home » Pos » Berita » KKN 61 UIN Siber Cirebon Dorong Masyarakat Gegesik Kidul Cerdas Finansial melalui Seminar Inklusi Keuangan

KKN 61 UIN Siber Cirebon Dorong Masyarakat Gegesik Kidul Cerdas Finansial melalui Seminar Inklusi Keuangan

Seminar inklusi keuangan KKN 61 UIN Siber Cirebon bersama OJK di Desa Gegesik Kidul

UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 61 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Seminar Inklusi Keuangan bertema “Literasi Keuangan untuk Mewujudkan Desa Gegesik Kidul yang Mandiri dan Sejahtera” pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Gegesik Kidul, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, tersebut menjadi upaya mahasiswa dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya literasi dan inklusi keuangan sebagai fondasi kemandirian ekonomi.

Seminar menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon, khususnya dari divisi Staf Edukasi dan Perlindungan Konsumen. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan keuangan pribadi dan keluarga, pemanfaatan produk serta layanan jasa keuangan yang legal dan aman, pengenalan investasi yang sehat, hingga kewaspadaan terhadap pinjaman online ilegal, investasi bodong, dan berbagai bentuk kejahatan keuangan digital.

Bekali Masyarakat dengan Kecakapan Finansial

Kegiatan diikuti oleh berbagai unsur masyarakat Desa Gegesik Kidul, mulai dari perangkat desa, pelaku UMKM, pemuda Karang Taruna, ibu rumah tangga, kader PKK, tokoh masyarakat, guru dari berbagai sekolah dan madrasah, hingga mahasiswa KKN. Keberagaman peserta menjadi peluang untuk memperluas pemahaman mengenai pengelolaan keuangan di berbagai kelompok masyarakat.

Melalui materi yang disampaikan, peserta diajak memahami bahwa kemampuan mengelola keuangan tidak hanya berkaitan dengan jumlah pendapatan, tetapi juga bagaimana seseorang merencanakan pengeluaran, menentukan prioritas kebutuhan, memilih produk keuangan, serta mengenali risiko dalam mengambil keputusan finansial.

Narasumber OJK, Fardyansyah, memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya menggunakan produk dan layanan jasa keuangan yang legal serta berada dalam pengawasan otoritas yang berwenang. Sementara itu, Anggun Khairunnisa Putri turut memberikan edukasi mengenai pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko keuangan, termasuk pinjaman online ilegal dan investasi yang tidak memiliki legalitas jelas.

“Dari Topi, Slayer, Buku Catatan hingga PIN, DEMA UIN Siber Cirebon Siapkan Atribut Keren untuk Maba PBAK 2026”

Waspada Pinjaman Online Ilegal dan Investasi Bodong

Salah satu perhatian utama dalam seminar adalah pentingnya masyarakat mengenali ciri-ciri layanan keuangan yang aman. Di tengah perkembangan teknologi digital, masyarakat semakin mudah memperoleh berbagai tawaran pinjaman maupun investasi melalui platform digital.

Karena itu, peserta didorong untuk tidak mudah tergiur oleh iming-iming keuntungan besar atau proses pinjaman yang terlalu mudah. Pemahaman mengenai legalitas penyedia jasa keuangan, risiko produk, serta kemampuan membedakan layanan legal dan ilegal menjadi bagian penting dari perlindungan konsumen.

Seminar juga menekankan bahwa literasi keuangan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat tidak hanya diharapkan mengetahui istilah atau produk keuangan, tetapi mampu menggunakan pengetahuan tersebut untuk mengambil keputusan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

“Literasi keuangan bukan hanya tentang memahami produk dan layanan keuangan, tetapi juga tentang membentuk kebiasaan mengelola keuangan secara bijak. Masyarakat yang memiliki literasi keuangan yang baik akan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi dan mampu mewujudkan kesejahteraan keluarga maupun desa.”

Diskusi Interaktif Bersama Masyarakat

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan prakata dari Ketua Kelompok KKN 61 sebagai penyelenggara. Kegiatan selanjutnya diisi dengan sambutan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Alfian Febriyanto, M.Ant, serta Kepala Desa Gegesik Kidul yang sekaligus membuka seminar secara resmi.

Mantapkan PBAK 2026, UIN Siber Cirebon Perkuat Koordinasi Panitia dan Mahasiswa

Setelah pemaparan materi dari narasumber OJK, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan maupun persoalan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan, layanan jasa keuangan, investasi, serta berbagai risiko transaksi digital.

Interaksi tersebut membuat seminar tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi menjadi ruang bertukar pengetahuan antara narasumber dan masyarakat. Peserta dapat menghubungkan materi yang disampaikan dengan persoalan keuangan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada narasumber, sesi foto bersama, dan dokumentasi.

Sinergi Membangun Masyarakat yang Mandiri dan Sejahtera

Seminar Inklusi Keuangan menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN 61, Pemerintah Desa Gegesik Kidul, dan OJK dalam memperkuat kapasitas masyarakat. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar edukasi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Bagi pelaku UMKM, pemahaman mengenai layanan keuangan yang legal dan aman dapat mendukung pengelolaan usaha yang lebih baik. Sementara bagi keluarga dan masyarakat umum, literasi keuangan dapat membantu membangun kebiasaan menyusun prioritas, mengelola pemasukan dan pengeluaran, serta mempersiapkan kebutuhan finansial di masa mendatang.

Mahasiswa BSA UIN Siber Cirebon Perkuat Pembelajaran Bahasa Arab di Maahad Al Iman Li Ulumil Quran Malaysia

KKN Kelompok 61 berharap pengetahuan yang diperoleh melalui seminar dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Gegesik Kidul. Meningkatnya kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mendukung terwujudnya desa yang lebih mandiri dan sejahtera.

Mendukung SDGs melalui Literasi dan Inklusi Keuangan

Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam bidang literasi keuangan. Kegiatan ini juga berkaitan dengan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, terutama dalam mendorong masyarakat dan pelaku UMKM agar memiliki kemampuan finansial yang lebih baik untuk mendukung aktivitas ekonomi.

Selain itu, penguatan pemahaman masyarakat mengenai layanan keuangan yang aman dan legal turut mendukung terciptanya masyarakat yang lebih tangguh dalam menghadapi risiko ekonomi serta mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.

Berita Populer

01

Pengumuman Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026

02

UIN Siber Cirebon Jadi Tuan Rumah CBT Beasiswa S1 Kerajaan Maroko 2026, Perkuat Jejaring Internasional Pendidikan Islam

03

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

04

Pendaftaran Beasiswa BI 2026 UIN Siber Cirebon Semester I

05

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Archives

Pos Terbaru