UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 89 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memberikan edukasi dan praktik wudhu serta salat kepada siswa sekolah dasar pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam memberikan pendampingan keagamaan sekaligus membantu siswa memahami tata cara bersuci dan beribadah sesuai tuntunan Islam.
Kegiatan edukasi dilaksanakan di lingkungan sekolah/musala dan diikuti oleh siswa dengan didampingi mahasiswa KKN sebagai pemateri sekaligus pendamping praktik. Program ini dilaksanakan karena masih terdapat siswa yang membutuhkan penguatan pemahaman mengenai tata cara wudhu dan salat, baik terkait urutan gerakan maupun ketepatan dalam pelaksanaannya.
Belajar Wudhu dan Salat melalui Praktik Langsung
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian, tujuan, serta pentingnya wudhu sebelum melaksanakan salat. Mahasiswa KKN kemudian menjelaskan tata cara wudhu secara berurutan, mulai dari niat hingga tahapan membasuh anggota wudhu.
Setelah materi wudhu disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan gerakan salat secara tertib. Mahasiswa KKN memberikan contoh praktik secara langsung agar siswa dapat melihat dan memahami setiap tahapan yang dilakukan.
Pendekatan praktik dipilih agar materi lebih mudah dipahami dan diingat oleh siswa. Selain menyaksikan demonstrasi, siswa juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan menjawab pertanyaan sederhana berkaitan dengan materi yang telah disampaikan.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Siswa tidak hanya menerima penjelasan, tetapi juga diajak memahami bahwa wudhu dan salat merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari yang perlu dilakukan dengan baik dan benar.
Menanamkan Kebiasaan Bersih dan Tertib dalam Beribadah
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN 89 juga berupaya menanamkan pemahaman bahwa menjaga kebersihan dan kesucian merupakan bagian penting sebelum melaksanakan ibadah. Pemahaman tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan edukasi, tetapi dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi sejak usia sekolah dasar juga menjadi langkah penting dalam membangun kebiasaan beribadah. Dengan memperoleh pemahaman dan contoh praktik secara langsung, siswa diharapkan semakin percaya diri dalam melaksanakan wudhu dan salat secara tertib.
Mahasiswa KKN Hadir sebagai Pendamping Pembelajaran Keagamaan
Dalam pelaksanaan kegiatan, sejumlah mahasiswa KKN turut berperan sebagai pemateri dan pendamping, yakni Aidil Fadilul Walad selaku Ketua Kelompok KKN, Dina Sri Wulandari, Fikih Fatikhaturrochmah, serta Septama Rizkya Agung Suwarno Putra.
Kegiatan tersebut juga mendapat pendampingan dari Abdu Zikrillah, M.Ds., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Kehadiran mahasiswa melalui program edukasi keagamaan ini menjadi bagian dari kontribusi KKN dalam mendukung proses pendidikan dan pembentukan karakter anak di tengah masyarakat.
Sejalan dengan Pendidikan Berkualitas
Kegiatan edukasi praktik wudhu dan salat ini turut memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Melalui pembelajaran yang dilakukan secara langsung, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa, program ini mendukung proses pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pembentukan keterampilan dan karakter.
Melalui kegiatan tersebut, KKN 89 berharap siswa dapat memahami pentingnya wudhu dan salat sebagai bagian dari ibadah sehari-hari, mengetahui tata cara wudhu dan salat dengan benar, serta mampu menerapkannya secara konsisten.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa dapat hadir melalui berbagai bentuk pembelajaran sederhana yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, edukasi keagamaan diharapkan dapat membantu membentuk generasi yang memiliki pengetahuan, keterampilan, serta karakter positif dalam kehidupan sehari-hari.


