UIN Siber Cirebon – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 45 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan kegiatan mengajar di Madrasah Diniyah Desa Mayung pada Selasa (29/7/2026). Program pengabdian ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an para santri, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan anak-anak dengan mendampingi mereka menyeberang jalan setelah kegiatan belajar selesai.
Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–15.30 WIB tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pendidikan keagamaan di masyarakat. Melalui pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, mahasiswa berupaya menumbuhkan semangat belajar agama sekaligus membangun kedekatan dengan para santri.
Pendampingan Belajar Al-Qur’an yang Interaktif
Selama proses pembelajaran, mahasiswa KKN mendampingi santri sesuai tingkat kemampuan masing-masing. Materi yang diberikan meliputi membaca Al-Qur’an dan Iqra, memperbaiki makhraj dan tajwid, menghafalkan doa-doa harian serta surat-surat pendek, hingga memberikan motivasi agar anak-anak semakin mencintai Al-Qur’an.
Metode pembelajaran dilakukan melalui pendampingan bergantian, latihan membaca, diskusi, tanya jawab, dan pemberian apresiasi kepada santri yang menunjukkan perkembangan. Pendekatan tersebut membuat suasana belajar berlangsung lebih aktif dan menyenangkan sehingga para santri terlihat antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 45, Dr. H. Aguslani Mushlih, M.Ag., mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari implementasi pengabdian mahasiswa dalam memperkuat pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
Kepedulian Mahasiswa hingga Mengantar Santri Pulang dengan Aman
Usai kegiatan belajar mengajar, mahasiswa KKN melanjutkan pengabdian dengan membantu menyeberangkan anak-anak di sekitar area madrasah. Pendampingan dilakukan dengan mengatur giliran santri saat menyeberang, memperhatikan kondisi lalu lintas, serta memastikan seluruh anak tiba di sisi jalan dengan aman.
Aksi sederhana tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap keselamatan santri, mengingat banyak anak pulang secara bersamaan dan harus melintasi jalan yang cukup ramai. Kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan rasa aman bagi anak-anak, tetapi juga mendapat sambutan positif dari pihak madrasah dan masyarakat sekitar.
“Mengajar di Madrasah Diniyah bukan hanya tentang menyampaikan materi, tetapi juga membangun kedekatan dengan para santri dan menumbuhkan semangat mereka untuk terus belajar Al-Qur’an. Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menjadi bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat,” ujar perwakilan mahasiswa KKN.
Kegiatan ini melibatkan Bayu Euro Pamungkas Putra selaku Seksi Acara dan Yusuf Alim Romadon dari bidang Publikasi, Dokumentasi, dan Desain (PDD) KKN Kelompok 45.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 45 berharap mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan, baik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an maupun menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan anak-anak sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
Mendukung Pencapaian SDGs
Kegiatan ini mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
- SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, melalui pendampingan belajar Al-Qur’an dan penguatan pendidikan keagamaan bagi anak-anak.
- SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui upaya menjaga keselamatan santri saat pulang dari madrasah.
- SDG 11 – Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, dengan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.
- SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, Madrasah Diniyah, tokoh masyarakat, dan warga Desa Mayung.


