UIN Siber Cirebon — Mahasiswa KKN Kelompok 51 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan kegiatan Edukasi Karakter dan Akhlak melalui Gerakan Stop Bullying kepada siswa di SD Negeri 1 Panguragan Lor dan SD Negeri 2 Panguragan Lor. Kegiatan yang dilaksanakan pada 7 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam menanamkan karakter positif, akhlak mulia, serta kesadaran tentang pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.
Kegiatan ini dilatarbelakangi pentingnya memberikan pemahaman mengenai perilaku perundungan sejak usia sekolah dasar. Melalui edukasi yang diberikan, siswa diajak memahami bahwa setiap orang berhak mendapatkan perlakuan yang baik, dihargai, dan dihormati dalam kehidupan sehari-hari.
Mengenalkan Bentuk dan Dampak Bullying kepada Siswa
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai berbagai bentuk bullying yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun dalam pergaulan sehari-hari. Siswa diperkenalkan pada perundungan secara verbal, fisik, maupun sosial, sekaligus diberikan pemahaman mengenai dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban maupun lingkungan sekolah.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui penjelasan, diskusi, serta contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan siswa. Pendekatan tersebut digunakan agar siswa lebih mudah memahami perbedaan antara bercanda dan tindakan yang dapat menyakiti, merendahkan, atau membuat orang lain merasa tidak nyaman.
Mahasiswa juga mengajak siswa untuk membangun kebiasaan positif dalam berinteraksi dengan teman. Sikap saling menyayangi, membantu, menghormati, menjaga tutur kata, serta menghargai perasaan orang lain menjadi bagian penting dari pendidikan karakter yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Berani Menolak dan Melaporkan Perundungan
Selain mengenali bentuk bullying, siswa diberikan pemahaman mengenai tindakan yang dapat dilakukan ketika mengalami maupun menyaksikan perundungan. Mahasiswa mengajak siswa untuk tidak ikut-ikutan melakukan bullying, berani mengatakan bahwa tindakan tersebut tidak baik, serta melaporkannya kepada guru atau orang dewasa yang dapat dipercaya apabila membutuhkan bantuan.
Gerakan Stop Bullying diharapkan dapat membangun keberanian siswa untuk menciptakan lingkungan pertemanan yang sehat. Siswa tidak hanya diarahkan untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap teman yang mungkin mengalami tindakan perundungan.
Pendidikan Karakter untuk Sekolah yang Ramah Anak
Kegiatan Edukasi Karakter dan Akhlak melalui Gerakan Stop Bullying menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Kelompok 51 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang ramah anak.
Melalui edukasi tersebut, siswa diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari, baik ketika berada di sekolah maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat. Kebiasaan sederhana seperti menjaga ucapan, menghormati teman, membantu sesama, dan tidak melakukan tindakan yang menyakiti orang lain menjadi langkah penting dalam membangun karakter positif sejak dini.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Yu Vinlandari Wahyudi, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 51.
Mona Roszihantika, anggota KKN Kelompok 51 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menyampaikan bahwa edukasi tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran siswa mengenai pentingnya memperlakukan orang lain dengan baik.
“Melalui kegiatan edukasi karakter dan akhlak ini, kami ingin mengajak anak-anak untuk memahami bahwa setiap orang berhak mendapatkan perlakuan yang baik dan penuh penghargaan. Bullying bukanlah hal yang dapat dianggap sebagai candaan, karena dapat memberikan dampak bagi perasaan dan kepercayaan diri anak. Kami berharap siswa dapat berani mengatakan tidak terhadap bullying, saling menghargai, menjaga ucapan dan tindakan, serta menjadi teman yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi sesama.”
Melalui Gerakan Stop Bullying, KKN Kelompok 51 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap nilai-nilai karakter dan akhlak yang disampaikan dapat terus diterapkan oleh siswa. Edukasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, ramah anak, serta bebas dari perundungan.
Selaras dengan SDGs
Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan pendidikan karakter dan penciptaan lingkungan belajar yang aman serta inklusif. Kegiatan ini juga sejalan dengan SDGs 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, melalui upaya membangun budaya damai, saling menghormati, dan menolak kekerasan sejak usia dini.
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkomitmen berkelanjutan dalam mendorong pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak, peduli terhadap sesama, dan mampu menciptakan lingkungan yang inklusif.


