Rektor UIN Siber Cirebon Tekankan Pentingnya Validasi Data Kepegawaian di Era Digital
UIN Siber Cirebon – Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui layanan kepegawaian menggelar kegiatan Update Mandiri Anomali Database Pegawai pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium LPM Lantai 3 tersebut menjadi langkah strategis kampus dalam memperkuat tata kelola data kepegawaian yang akurat, terintegrasi, dan berbasis digital.
Kegiatan ini diikuti oleh pegawai dari berbagai unit kerja di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan penuh antusias. Acara dipandu oleh Najib Fitriadi, S.Ag., yang mengarahkan jalannya kegiatan mulai dari sesi pembukaan hingga praktik pembaruan data secara mandiri.
Dalam arahannya sekaligus membuka acara, Rektor Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., menegaskan bahwa validasi dan pembaruan data pegawai merupakan bagian penting dalam mendukung transformasi digital dan tata kelola perguruan tinggi yang modern, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, database pegawai bukan sekadar administrasi, melainkan fondasi utama dalam pengambilan kebijakan kelembagaan, pengembangan SDM, hingga pelayanan kepegawaian yang profesional.
“Update mandiri anomali database pegawai ini sangat penting agar seluruh data ASN maupun pegawai di lingkungan kampus benar-benar valid, sinkron, dan sesuai dengan kondisi riil. Di era digital, kualitas data menentukan kualitas pelayanan dan kebijakan institusi,” ungkap Prof. Aan Jaelani.
Tak hanya memberikan arahan, Prof. Aan juga melakukan praktik langsung dengan mensimulasikan tata cara pembaruan data secara mandiri di hadapan peserta. Simulasi tersebut menjadi bentuk edukasi sekaligus motivasi agar seluruh pegawai mampu memahami proses digitalisasi layanan kepegawaian secara praktis dan mandiri.
Penguatan Sistem Digital dan Ketelitian Data Pegawai
Pada sesi teknis, Mohamad Fikri Misbah, S.M., memaparkan secara detail tata cara melakukan pembaruan mandiri terhadap anomali database pegawai. Ia menjelaskan berbagai tahapan verifikasi data, sinkronisasi identitas, pembaruan dokumen pendukung, hingga langkah antisipasi terhadap kesalahan data yang berpotensi menghambat layanan administrasi kepegawaian.
Menurutnya, ketelitian dalam pembaruan data menjadi aspek krusial karena berkaitan langsung dengan sistem pelayanan berbasis digital yang kini terus dikembangkan oleh UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai Cyber Islamic University.
“Melalui update mandiri ini, pegawai dapat memastikan seluruh data kepegawaiannya sudah sesuai, baik terkait identitas, riwayat pendidikan, jabatan, maupun dokumen administrasi lainnya. Ini bagian dari upaya membangun database yang valid dan terintegrasi,” jelasnya.
Diskusi Interaktif dan Komitmen Penguatan Tata Kelola SDM
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber. Para peserta aktif menyampaikan berbagai pertanyaan terkait kendala teknis, sinkronisasi data, hingga mekanisme pembaruan dokumen digital.
Suasana diskusi berlangsung dinamis dan edukatif, mencerminkan tingginya kesadaran pegawai terhadap pentingnya pengelolaan data yang akurat dalam mendukung pelayanan birokrasi modern.
Melalui kegiatan ini, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem layanan kepegawaian berbasis digital, meningkatkan kualitas tata kelola sumber daya manusia, serta mendukung transformasi menuju kampus siber yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi informasi.





