Sinergi Evaluasi dan Penilaian Kinerja Jadi Langkah Strategis Bangun ORMAWA Adaptif di Era Digital
UIN Siber Cirebon — Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sukses menyelenggarakan kegiatan Triwulan I bertema “Sinergi Evaluasi dan Penilaian Kinerja: Mengukur Progres, Memantapkan Langkah Baru ORMAWA FUA” pada Jumat (08/05/2026) di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Kegiatan ini menjadi forum strategis evaluasi dan refleksi organisasi mahasiswa dalam meninjau progres kinerja seluruh Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) selama tiga bulan pertama masa kepengurusan secara sistematis, terukur, dan berorientasi pada penguatan tata kelola kelembagaan mahasiswa yang profesional.
Triwulan I juga menjadi langkah penting dalam membangun budaya organisasi yang tidak hanya aktif dalam program kerja, tetapi kuat dalam aspek evaluasi, koordinasi, transparansi, dan akuntabilitas organisasi.
Forum Evaluasi ORMAWA FUA Perkuat Budaya Organisasi Profesional
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran:
- Badan Pengurus Harian (BPH),
- Pengawas Administrasi Organisasi (PAO),
- Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA),
- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ),
- serta seluruh anggota Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Adab.
Melalui forum ini, setiap organisasi mahasiswa diarahkan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian program kerja, efektivitas kepengurusan, serta berbagai tantangan kelembagaan yang dihadapi selama periode awal kepengurusan.
Empat Komisi Bahas Administrasi, Advokasi, Keuangan hingga Media Digital
Pelaksanaan Triwulan I dibagi ke dalam empat komisi utama yang membahas berbagai aspek penting organisasi mahasiswa.
Komisi A Fokus Administrasi dan Tata Kelola Organisasi
Komisi A membahas bidang legislatif dan administratif dengan fokus evaluasi:
- kelengkapan administrasi,
- tata persuratan,
- legalitas program kerja,
- hingga sistem kelembagaan organisasi.
Pembahasan ini menjadi fondasi penting dalam membangun ketertiban dan profesionalisme administrasi ORMAWA di lingkungan FUA.
Komisi B Bahas Advokasi dan Respons Aspirasi Mahasiswa
Komisi B berfokus pada bidang advokasi dan pengawasan organisasi, meliputi:
- efektivitas program advokasi,
- respons terhadap aspirasi mahasiswa,
- fungsi pengawasan,
- hingga kontribusi ORMAWA terhadap program organisasi lainnya.
Forum ini menjadi ruang refleksi terhadap peran organisasi mahasiswa sebagai wadah pelayanan dan pengawalan kepentingan mahasiswa.
Komisi C Evaluasi Transparansi Keuangan Organisasi
Pada bidang controlling dan budgeting, Komisi C melakukan evaluasi terhadap:
- transparansi penggunaan anggaran,
- ketepatan laporan keuangan,
- efektivitas pengelolaan dana organisasi,
- serta sistem administrasi perbendaharaan.
- Penguatan budaya organisasi yang akuntabel dan profesional menjadi fokus utama dalam pembahasan ini.
Komisi D Dorong Penguatan Media dan Digitalisasi ORMAWA
Sementara itu, Komisi D membahas penguatan media, komunikasi, dan informasi organisasi, meliputi:
- pengelolaan media sosial,
- publikasi kegiatan,
- dokumentasi organisasi,
- hingga pola komunikasi antar-ORMAWA.
Bidang ini dinilai penting dalam membangun citra organisasi mahasiswa yang aktif, informatif, modern, dan adaptif terhadap perkembangan digitalisasi kampus.
Ketua SEMA FUA: Evaluasi Adalah Langkah Memperkuat Organisasi
Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Adab, Didin Kamaludin, menegaskan bahwa kegiatan Triwulan I bukan sekadar agenda formal evaluasi, tetapi bagian dari proses membangun budaya organisasi yang progresif dan berkelanjutan.
“Evaluasi bukan hanya tentang menilai apa yang telah berjalan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperbaiki, memperkuat, dan menyusun langkah baru organisasi ke depan. Kami berharap seluruh ORMAWA mampu membangun sinergi yang lebih baik serta meningkatkan kualitas kinerja organisasi secara profesional,” ujarnya.
Dekan FUA Dorong ORMAWA Adaptif terhadap Digitalisasi dan Internasionalisasi
Dalam opening ceremony, pimpinan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut memberikan arahan terkait pentingnya penguatan organisasi mahasiswa di era transformasi digital dan globalisasi pendidikan.
Dekan menegaskan bahwa ORMAWA saat ini tidak cukup hanya aktif menjalankan program kerja, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tantangan internasionalisasi.
“Pemanfaatan media digital, sistem administrasi yang terintegrasi, serta penguatan publikasi organisasi menjadi langkah penting dalam membangun citra ORMAWA yang modern, profesional, dan kompetitif. Mahasiswa juga harus mulai membangun wawasan global dan aktif mengikuti berbagai perlombaan di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Bangun ORMAWA Profesional, Transparan, dan Berintegritas
Melalui kegiatan Triwulan I ini, Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Adab berharap seluruh organisasi mahasiswa mampu:
- meningkatkan kualitas tata kelola organisasi,
- memperkuat koordinasi antarbidang,
- membangun budaya evaluasi berkala,
- serta menciptakan organisasi mahasiswa yang lebih disiplin, transparan, adaptif, dan berintegritas.
Kegiatan ini menjadi penanda bahwa penguatan organisasi mahasiswa tidak hanya dibangun melalui program kerja semata, tetapi juga melalui evaluasi, sinergi, dan komitmen bersama dalam membangun ORMAWA yang progresif dan profesional di lingkungan kampus.




