UIN Siber Cirebon – Upaya menumbuhkan kemampuan literasi anak sejak usia dini dilakukan mahasiswa KKN Kelompok 21 UIN Syekh Nurjati Cirebon melalui program BINTANG (Bimbingan Literasi Anak Gemilang). Kegiatan pendampingan literasi ini dilaksanakan pada Selasa, 28 Juli 2026, di Masjid Al-Hidayah, Desa Buntet, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon.
Program BINTANG menyasar anak-anak Desa Buntet dengan memberikan pendampingan dalam kemampuan membaca, mengenal huruf, memahami kata, menyimak, serta berkomunikasi. Kegiatan dikemas melalui pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif agar anak-anak dapat belajar dalam suasana yang nyaman sekaligus meningkatkan semangat mereka untuk terus berkembang.
BINTANG Hadir untuk Menguatkan Literasi Anak
Program BINTANG merupakan bentuk kepedulian mahasiswa KKN Kelompok 21 terhadap pentingnya penguatan kemampuan literasi anak. Kemampuan membaca dan berkomunikasi menjadi bagian penting dalam mendukung proses belajar anak, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program ini, mahasiswa KKN tidak hanya memberikan materi, tetapi juga mendampingi anak secara langsung sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka. Pendekatan yang digunakan dibuat ramah, komunikatif, dan interaktif sehingga anak-anak dapat lebih leluasa mengikuti kegiatan.
Kegiatan pendampingan juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun kedekatan dengan anak-anak dan masyarakat Desa Buntet. Interaksi tersebut diharapkan menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan sekaligus mendorong anak untuk berani berkomunikasi dan mengekspresikan dirinya.
Belajar Literasi dengan Cara yang Menyenangkan
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Kelompok 21 mengajak anak-anak mengikuti berbagai aktivitas literasi yang disesuaikan dengan karakteristik mereka. Pembelajaran tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca, tetapi juga mengenalkan huruf, memahami kata, menyimak informasi, dan melatih kemampuan berkomunikasi.
Pendampingan secara langsung membuat mahasiswa dapat memberikan perhatian lebih kepada anak-anak selama proses belajar. Anak-anak juga memperoleh kesempatan untuk berinteraksi dan belajar tanpa suasana yang terlalu formal.
Semangat tersebut sejalan dengan gagasan pendidikan Ki Hajar Dewantara bahwa anak perlu dituntun agar dapat berkembang sesuai dengan potensinya. Melalui BINTANG, mahasiswa berupaya menjadi pendamping yang membantu anak-anak menemukan dan mengembangkan kemampuan literasi mereka secara bertahap.
Menuntun Anak untuk Terus Bertumbuh
Program BINTANG tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan membaca anak, tetapi juga membangun kebiasaan belajar dan rasa percaya diri sejak dini. Mahasiswa KKN berusaha menciptakan lingkungan belajar yang memungkinkan anak merasa dihargai, didengar, dan didampingi.
Dalam kegiatan tersebut, semangat pendidikan juga tercermin melalui pesan yang menjadi landasan pendampingan, bahwa anak-anak memiliki potensi yang perlu dirawat dan dituntun dalam proses pertumbuhannya.
“Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu,” menjadi pesan yang relevan dengan semangat Program BINTANG dalam mendampingi perkembangan anak.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 21, Dr. Nida Nurjunaedah, M.A., turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program pendampingan literasi tersebut. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung perkembangan kemampuan literasi anak-anak Desa Buntet.
Dari Buntet, Menyalakan Bintang Literasi
Melalui Program BINTANG, mahasiswa KKN Kelompok 21 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap kemampuan literasi anak-anak Desa Buntet dapat berkembang secara bertahap. Lebih dari sekadar kegiatan belajar, program ini menjadi ruang untuk menumbuhkan rasa percaya diri, semangat belajar, dan kebiasaan berkomunikasi yang positif.
Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa penguatan literasi dapat dilakukan melalui pendekatan sederhana, dekat dengan anak, dan melibatkan lingkungan masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat menjadi bagian penting agar pendampingan yang diberikan dapat memberikan dampak yang lebih luas.
Program BINTANG diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menumbuhkan generasi anak-anak yang gemar belajar, mampu berkomunikasi dengan baik, serta memiliki kemampuan literasi yang semakin kuat. Dari Desa Buntet, semangat literasi diharapkan terus tumbuh dan menjadi bekal bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui upaya penguatan kemampuan literasi dan penciptaan kesempatan belajar yang inklusif bagi anak-anak. Program ini juga sejalan dengan SDG 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan, melalui pendampingan belajar yang membantu anak memperoleh dukungan dalam mengembangkan kemampuan dasarnya.


