UIN Siber Cirebon — Mahasiswa KKN Kelompok 90 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan kegiatan Literasi Edukasi Digital dan Anti-Bullying di SDN Pesisir, Kelurahan Panjunan, Kota Cirebon, pada 3 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa untuk membekali siswa dengan pemahaman mengenai penggunaan teknologi dan internet secara bijak, aman, dan bertanggung jawab sekaligus menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya menciptakan lingkungan pertemanan yang saling menghargai dan bebas dari perundungan.
Perkembangan teknologi digital yang semakin dekat dengan kehidupan anak-anak membuat kemampuan menggunakan teknologi secara tepat menjadi semakin penting. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 90 mengajak siswa memahami bahwa internet dan perangkat digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan berkomunikasi, tetapi juga memiliki berbagai risiko apabila digunakan tanpa pengetahuan dan pendampingan yang memadai.
Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, serta pemberian contoh situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Pendekatan interaktif tersebut dilakukan agar materi lebih mudah dipahami sekaligus memberikan ruang kepada siswa untuk menyampaikan pengalaman, pertanyaan, maupun pendapat mereka.
Mengenal Keamanan dan Etika di Ruang Digital
Salah satu materi utama yang diberikan adalah pentingnya menjaga privasi dan keamanan data pribadi. Siswa dikenalkan dengan berbagai informasi pribadi yang perlu dijaga, seperti nama lengkap, alamat, nomor telepon, kata sandi, hingga informasi lainnya yang dapat disalahgunakan apabila dibagikan secara sembarangan.
Mahasiswa juga mengajak siswa untuk lebih berhati-hati ketika menggunakan media sosial maupun berbagai platform digital. Siswa didorong untuk membiasakan diri berpikir terlebih dahulu sebelum mengunggah, memberikan informasi, memberikan komentar, maupun membagikan konten kepada orang lain.
Literasi digital dalam kegiatan ini tidak hanya diarahkan pada kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga pada pembentukan sikap dan etika dalam berinteraksi di ruang digital. Siswa diajak memahami bahwa setiap tindakan di internet dapat memberikan dampak kepada diri sendiri maupun orang lain.
Kenali Bullying dan Cyberbullying
Selain literasi digital, mahasiswa KKN Kelompok 90 memberikan edukasi mengenai bullying dan cyberbullying. Siswa dikenalkan dengan berbagai bentuk perundungan, dampak yang dapat ditimbulkan, serta langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan menghadapi tindakan tersebut.
Mahasiswa mengajak siswa memahami bahwa tindakan mengejek, menghina, mempermalukan, mengucilkan, maupun menyebarkan sesuatu yang dapat menyakiti orang lain bukanlah bentuk candaan yang seharusnya dianggap biasa. Perundungan dapat memberikan dampak terhadap kondisi psikologis, rasa percaya diri, hubungan sosial, hingga kenyamanan seseorang dalam mengikuti kegiatan belajar.
Pemahaman tersebut juga diperluas ke lingkungan digital melalui pengenalan cyberbullying. Siswa diingatkan bahwa perilaku menyakiti atau mempermalukan orang lain melalui pesan, komentar, unggahan, maupun penyebaran konten di internet juga termasuk bentuk perundungan yang perlu dihindari.
Menjadi Teman Baik di Sekolah dan Dunia Digital
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya diarahkan untuk menghindari bullying, tetapi juga diajak menjadi bagian dari solusi dengan membangun budaya saling menghargai dan menghormati.
Sikap tersebut dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menjaga perkataan, menghargai perbedaan, tidak ikut mengejek teman, membantu teman yang mengalami kesulitan, serta berani mengatakan tidak terhadap tindakan perundungan. Sikap saling menghargai juga perlu diterapkan ketika siswa berinteraksi melalui media digital.
Mahasiswa turut memberikan pemahaman bahwa siswa yang melihat atau mengalami bullying tidak perlu menghadapinya seorang diri. Mereka dapat menceritakan kejadian tersebut kepada guru, orang tua, atau orang dewasa yang dipercaya agar dapat memperoleh bantuan dan perlindungan.
Membangun Generasi Digital yang Cerdas dan Beretika
Kegiatan Literasi Edukasi Digital dan Anti-Bullying menjadi salah satu upaya KKN Kelompok 90 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam menjawab kebutuhan edukasi anak di tengah perkembangan teknologi digital. Siswa dibekali pemahaman untuk menggunakan teknologi secara cerdas, aman, positif, dan bertanggung jawab, sekaligus membangun karakter yang mampu menghargai orang lain.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap pengetahuan yang diperoleh siswa tidak berhenti pada pemahaman selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik ketika berada di lingkungan sekolah, rumah, maupun saat menggunakan ruang digital.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen pengabdian mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Kolaborasi dalam Edukasi Digital dan Anti-Bullying
Kegiatan ini melibatkan sejumlah pihak, di antaranya Dr. Evi Roviati, S.Si., M.Pd., Komalawati, S.IP., Ahmad Kurtubi Zaelani, serta Ibu Imas Ida Farida, S.Pd. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan penguatan edukasi kepada siswa mengenai literasi digital, keamanan diri di ruang digital, serta pencegahan bullying dan cyberbullying.
Relevansi dengan SDGs
Kegiatan Literasi Edukasi Digital dan Anti-Bullying mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui penguatan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi serta upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan inklusif.
Kegiatan ini juga sejalan dengan SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, terutama melalui upaya membangun budaya saling menghormati, mencegah kekerasan dan perundungan, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman bagi anak.


