Berita Kegiatan KKN | Pengabdian Masyarakat SDGs
Home » Pos » Berita » Mahasiswa KKN Kelompok 97 UIN Siber Cirebon Gelar Seminar Literasi Keuangan dan Transaksi Nontunai QRIS di Desa Kedungjaya

Mahasiswa KKN Kelompok 97 UIN Siber Cirebon Gelar Seminar Literasi Keuangan dan Transaksi Nontunai QRIS di Desa Kedungjaya

Seminar literasi keuangan QRIS KKN 97 UIN Siber Cirebon di Desa Kedungjaya

UIN Siber Cirebon — Mahasiswa KKN Kelompok 97 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar Seminar Literasi Keuangan dengan fokus pada edukasi transaksi nontunai melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di GOR Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perkembangan transaksi digital yang aman, praktis, dan bertanggung jawab.

Seminar yang dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026 tersebut diikuti oleh jajaran Pemerintah Desa (Pemdes), ibu-ibu PKK, serta masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Kedawung. Kegiatan menghadirkan Tim Pelindungan Konsumen Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon sebagai narasumber utama untuk memberikan pemahaman mengenai penggunaan QRIS sekaligus aspek keamanan dalam melakukan transaksi digital.

Selain materi dari Bank Indonesia, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai investasi emas dan pengenalan aplikasi Tring dari pihak Pegadaian. Rangkaian materi tersebut dihadirkan untuk memperluas wawasan peserta mengenai pengelolaan keuangan sekaligus perkembangan layanan keuangan digital.

Mengenal Kemudahan dan Keamanan Transaksi QRIS

Kegiatan diawali dengan sambutan dari ketua pelaksana seminar, Kepala Desa Kedungjaya, dan Camat Kedawung. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi aplikasi Tring dari Pegadaian dan materi utama mengenai transaksi digital oleh Bank Indonesia Cirebon.

Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan pada manfaat QRIS sebagai salah satu instrumen pembayaran nontunai yang dapat digunakan masyarakat dalam berbagai aktivitas transaksi. Edukasi juga diarahkan pada pentingnya memahami perkembangan ekosistem pembayaran digital di Indonesia.

“Dari Topi, Slayer, Buku Catatan hingga PIN, DEMA UIN Siber Cirebon Siapkan Atribut Keren untuk Maba PBAK 2026”

Perkembangan digitalisasi pembayaran terus menghadirkan berbagai inovasi. Selain pemanfaatan QRIS, masyarakat juga diperkenalkan dengan perkembangan fitur pembayaran seperti QRIS TAP berbasis NFC, layanan QRIS Cross-Border, serta penggunaan BI-FAST sebagai salah satu infrastruktur pembayaran yang mendukung transaksi secara cepat dan efisien.

Melalui pemahaman tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya mampu menggunakan layanan pembayaran digital, tetapi juga memahami perkembangan teknologi yang menyertainya.

Waspada Modus Penipuan dalam Transaksi Digital

Selain kemudahan transaksi, aspek keamanan menjadi salah satu materi penting dalam seminar. Peserta diingatkan agar meningkatkan kesadaran terhadap keamanan data pribadi dan finansial ketika menggunakan layanan digital.

Kebiasaan sederhana seperti menjaga kerahasiaan PIN, password, dan kode OTP, tidak sembarangan membuka tautan, serta mewaspadai file berformat APK yang berasal dari sumber tidak dikenal menjadi bagian dari edukasi yang disampaikan kepada peserta.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan transaksi penting menggunakan jaringan Wi-Fi publik yang tidak terjamin keamanannya. Langkah tersebut menjadi bagian dari penerapan cyber hygiene untuk mengurangi risiko pencurian data maupun modus social engineering.

Mantapkan PBAK 2026, UIN Siber Cirebon Perkuat Koordinasi Panitia dan Mahasiswa

Tim Pelindungan Konsumen Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon menekankan bahwa percepatan digitalisasi transaksi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keamanan digital.

“Akselerasi transaksi digital seperti QRIS dan BI-FAST harus dibarengi dengan kesadaran kebersihan siber (cyber hygiene) yang tinggi dari masyarakat. Jangan pernah memberikan PIN, Password, maupun kode OTP kepada siapapun untuk menjaga keamanan data finansial kita.”

Perkuat Kesadaran Konsumen Digital

Seminar juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya pelindungan konsumen dalam ekosistem keuangan digital. Masyarakat didorong untuk mengenali kanal pengaduan resmi apabila mengalami kendala maupun menjadi korban kejahatan dalam transaksi digital.

Bank Indonesia mengimbau masyarakat untuk segera menggunakan kanal pengaduan resmi, termasuk BI BICARA 131, apabila menemukan permasalahan terkait transaksi maupun layanan sistem pembayaran.

Materi tersebut mendapat perhatian peserta yang kemudian aktif mengikuti sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan disampaikan untuk memperjelas penggunaan QRIS, keamanan transaksi, hingga langkah yang perlu dilakukan ketika menghadapi kendala dalam transaksi digital.

Mahasiswa BSA UIN Siber Cirebon Perkuat Pembelajaran Bahasa Arab di Maahad Al Iman Li Ulumil Quran Malaysia

KKN Kelompok 97 Dorong Literasi Keuangan Masyarakat

Bagi mahasiswa KKN Kelompok 97 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, seminar tersebut menjadi bagian dari kontribusi dalam meningkatkan literasi masyarakat di tengah perkembangan transformasi digital.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 97, Nining Wahyuningsih, SE, MM, turut mendukung pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai cara menggunakan QRIS, tetapi juga membangun kesadaran bahwa kemampuan menggunakan teknologi keuangan perlu disertai pemahaman mengenai keamanan dan pelindungan data.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 97 berharap masyarakat Desa Kedungjaya dan wilayah Kecamatan Kedawung semakin siap menghadapi perkembangan ekonomi digital. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan berbagai layanan keuangan digital secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

Seminar literasi keuangan ini sekaligus menunjukkan peran mahasiswa dalam menghadirkan edukasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus mendorong pengabdian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat literasi digital dan ekonomi masyarakat.

Kontribusi terhadap SDGs

Kegiatan ini relevan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan pengetahuan dan literasi keuangan masyarakat, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan pemahaman masyarakat terhadap ekosistem ekonomi dan transaksi digital.

Dari Edukasi QRIS hingga Keamanan Transaksi Digital

Seminar KKN Kelompok 97 menekankan bahwa transformasi digital tidak hanya berbicara mengenai kemudahan. Masyarakat juga perlu memiliki kemampuan untuk mengenali risiko, melindungi data pribadi, memahami hak sebagai konsumen, serta mengetahui kanal pengaduan ketika menghadapi permasalahan.

Dengan demikian, literasi keuangan digital diharapkan tidak berhenti pada kemampuan melakukan transaksi nontunai, tetapi berkembang menjadi kecakapan menggunakan teknologi keuangan secara aman, cerdas, dan bertanggung jawab.

Berita Populer

01

Pengumuman Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026

02

UIN Siber Cirebon Jadi Tuan Rumah CBT Beasiswa S1 Kerajaan Maroko 2026, Perkuat Jejaring Internasional Pendidikan Islam

03

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

04

Pendaftaran Beasiswa BI 2026 UIN Siber Cirebon Semester I

05

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Archives

Pos Terbaru