UIN Siber Cirebon (Surabaya) – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kali ini, mahasiswa Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA), M. Wildan Al-Ma’ruf, sukses mengharumkan nama almamater dengan memborong dua gelar juara pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI) 2026 yang berlangsung di Mall City of Tomorrow (CITO), Surabaya, pada 3–5 Juli 2026.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan pengembangan akademik, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas, daya saing, serta karakter tangguh melalui berbagai ajang kompetisi nasional.
Dalam kejuaraan yang diikuti sekitar 300 atlet terbaik dari berbagai perguruan kungfu anggota AKTI di seluruh Indonesia tersebut, Wildan tampil impresif di tengah persaingan yang berlangsung ketat. Berkat penguasaan teknik, kedisiplinan, dan ketenangan saat bertanding, ia berhasil meraih Juara I Nomor Senjata Pendek Perguruan Senior Usia 19–25 Tahun. Tidak berhenti di situ, Wildan juga berhasil mengamankan Juara III Nomor Tangan Kosong Perguruan Senior Usia 19–25 Tahun, melengkapi pencapaiannya dengan dua medali dalam satu kejuaraan nasional.
Keberhasilan tersebut menjadi hasil dari proses latihan yang panjang, disiplin yang konsisten, serta komitmen tinggi dalam mengembangkan potensi diri. Di balik prestasi itu, Wildan juga mampu menjaga keseimbangan antara aktivitas akademik sebagai mahasiswa dengan pembinaan kemampuan di bidang olahraga bela diri.
Bela Diri Menjadi Ruang Pembentukan Mental dan Pengendalian Diri
Ketua Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Debi Fajrin Habibi, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian yang diraih Wildan. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa Tasawuf dan Psikoterapi mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang dipelajari selama perkuliahan dalam kehidupan nyata, termasuk melalui olahraga bela diri.
“Prestasi yang diraih M. Wildan Al-Ma’ruf merupakan kebanggaan bagi Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi serta Fakultas Ushuluddin dan Adab. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berkompetisi secara sehat, dan mengharumkan nama kampus di berbagai bidang,” ujar Dr. Debi.
Ia menjelaskan bahwa olahraga bela diri memiliki keterkaitan erat dengan nilai-nilai yang dikembangkan dalam disiplin ilmu Tasawuf dan Psikoterapi. Bela diri bukan hanya mengajarkan kemampuan teknis untuk bertanding, tetapi juga melatih pengendalian diri, kesabaran, konsentrasi, kedisiplinan, ketangguhan mental, serta kemampuan mengelola emosi.
“Nilai-nilai tersebut merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter mahasiswa. Tasawuf mengajarkan pengendalian diri dan penyucian jiwa, sedangkan psikoterapi menekankan pentingnya kesehatan mental serta kemampuan mengelola emosi. Dalam olahraga bela diri, seluruh nilai tersebut dipraktikkan secara nyata melalui latihan yang berkesinambungan,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan Wildan menjadi contoh bahwa prestasi nonakademik dapat berjalan beriringan dengan pencapaian akademik apabila mahasiswa mampu mengelola waktu, memiliki komitmen, dan terus menjaga semangat belajar.
Dekan FUA: Prestasi Mahasiswa Mencerminkan Pendidikan yang Holistik
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Anwar Sanusi, M.Ag., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi yang diraih Wildan menjadi cerminan keberhasilan pendidikan tinggi dalam membentuk lulusan yang unggul secara intelektual sekaligus memiliki karakter kuat.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menciptakan ekosistem yang mampu mengembangkan seluruh potensi mahasiswa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Fakultas Ushuluddin dan Adab. Kami terus mendorong mahasiswa agar tidak hanya berprestasi di ruang kuliah, tetapi juga mampu menunjukkan kapasitasnya di tingkat regional, nasional, bahkan internasional. Kampus akan selalu memberikan dukungan terhadap setiap potensi positif yang dimiliki mahasiswa,” ungkapnya.
Dr. Anwar menambahkan bahwa keberhasilan Wildan menjadi bukti bahwa pembinaan karakter yang selama ini dikembangkan di lingkungan fakultas mampu melahirkan mahasiswa yang disiplin, berintegritas, memiliki daya juang tinggi, serta mampu menjadi representasi positif institusi di tengah masyarakat.
Komitmen UIN Siber Cirebon Melahirkan Generasi Berprestasi dan Berdaya Saing Global
Prestasi yang diraih M. Wildan Al-Ma’ruf semakin memperkuat komitmen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mengembangkan mahasiswa secara holistik. Sebagai perguruan tinggi yang terus bertransformasi menjadi Cyber Islamic University, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tidak hanya menekankan keunggulan akademik, tetapi juga memberikan ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat, minat, kepemimpinan, olahraga, seni, inovasi, riset, hingga kompetisi nasional maupun internasional.
Pengembangan tersebut sejalan dengan visi universitas untuk melahirkan lulusan yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kedalaman spiritual, kematangan emosional, kepedulian sosial, dan daya saing global.
Keberhasilan Wildan menjadi inspirasi bahwa prestasi besar lahir dari proses yang panjang, kerja keras, konsistensi, serta keberanian untuk terus berkembang. Lebih dari sekadar membawa pulang dua medali, ia telah membuktikan bahwa mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mampu menjadi duta prestasi yang membawa nama baik almamater di tingkat nasional.
Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, mengembangkan potensi diri, serta berkontribusi melalui berbagai prestasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia pendidikan Indonesia.




